Automotive
Batal
KATEGORI
link has been copied
9888
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/55eebf7294786846588b456a/penggunaan-oli-mobil-pcmo-hdeo-untuk-motor---part-1
Selamat datang di Thread admapower64 Join Facebook Page untuk PCMO dan HDEO user di sini Unduh Daftar Pelumas PCMO / HDEO / MCO di sini Composed and Edited by Dee santi Pada kesempatan kali ini, mari kita diskusi salah satu topik yang paling sering kita pertanyakan selama ini, yaitu, bisakah menggunakan pelumas mobil untuk mesin motor kita? Sebelum ada jawaban ya atau tidak, mari kita definisikan
Lapor Hansip
08-09-2015 17:58

Penggunaan Oli Mobil (PCMO/HDEO) untuk Motor

Selamat datang di Thread admapower64


Penggunaan Oli Mobil (PCMO/HDEO) untuk Motor - Part 1



Composed and Edited by Dee santi


Quote:
Pada kesempatan kali ini, mari kita diskusi salah satu topik yang paling sering kita pertanyakan selama ini, yaitu, bisakah menggunakan pelumas mobil untuk mesin motor kita?

Sebelum ada jawaban ya atau tidak, mari kita definisikan arti pelumas terlebih dahulu. Pelumas adalah zat kimia, yang umumnya adalah cairan, yang diberikan diantara dua benda bergerak untuk mengurangi gaya gesek. Pelumas pada umumnya dibagi ke dalam dua jenis, yaitu mineral dan sintetis. Pelumas mineral berasal dari hasil distilasi minyak bumi, sementara pelumas sintetis berasal dari proses Fischer-Tropsch Process yang menggabungkan Hydrogen dan Carbon. Pelumas Mineral dan Sintetis menurut API atau American Petroleum Institute dibagi ke dalam lima kelompok, diantaranya adalah:
  • API Group I, Base Stock Mineral dengan teknologi proses distilasi fraksi mineral parafin, dengan teknologi tersebut, minyak bumi akan bertambah ketahanan oksidasinya dan juga menyingkirkan zat-zat yang merusak Base Stock tersebut. Proses Distillation dan Solvent Refined tersebut akan meningkatkan VI atau Viscosity Index menjadi 80 – 119, Sulphur > 0.03%, Saturates < 90%.

  • API Group II, Base Stock Mineral dengan teknologi proses sama seperti Group I tetapi ditambahkan dengan Hydrokracked Technology. Dalam hal ini, Base Stock menjadi lebih murni dan lebih mudah untuk ditambahkan additives. Salah satu merek pelumas yang menggunakan Group II Base Stock adalah Shell™ Rotella® dan Pennzoil® PureBase® Perlu diketahui, Royal Dutch Shell adalah pemilik dari Pennzoil dan Quaker State. Dengan teknologi Distillation, Solvent Refined, dan Hydrocraked, maka nilai VI atau Viscosity Index menjadi 80 – 119, Sulphur < 0.03%, Saturates > 90%.

  • API Group III, Base Stock ini digadang-gadangkan menjadi salah satu pelopor pelumas dengan Synthetic Technology yang berasal dari Mineral Oil. Teknologi ini dipakai luas oleh banyak Pabrikan pelumas SuperMajor (British Petroleum, Chevron, ConocoPhillips, ExxonMobil, Royal Dutch Shell, Total), salah satu yang paling terkenal dan fenomenal adalah Base Stock milik Suncor PetroCanada yang menyatakan bahwa pelumas mereka memiliki Base Stock yang murni. Group III sendiri sudah digantikan dengan Group III+ atau VHVI yang merupakan singkatan Very High Enhanced Viscosity Index. Teknologi proses yang digunakan adalah sama dengan Group II tetapi ditambahkan teknologi Hydroisomer, sehingga menjadikan Base Stock dengan 99% Saturasi dan 1% Aromatik. Dengan teknologi Distillation, Solvent Refined, Hyrdokracked, dan Hydroisomer, maka nilai VI atau Viscosity Index menjadi ≥120. Di pasaran dunia, Group III+ dipasarkan dengan nama Fully-Synthetic Lubricant, yang common usernya adalah SuperMajor. Ada perbedaan antara pasaran dunia dan Eropa, pasaran dunia Oli Group III+ dapat disebut sebagai Fully-Synthetic, sementara di Eropa Oli Group III+ hanya boleh disebut Synthetic Technology. Untuk membedakannya, bisa dibuka http://www.total.fr/ dimana oli yang dijual sebagian besar di luar Eropa disebut sebagai Fully-Synthetic, maka di Perancis hanya disebut Lubrifiant technologie de synthèse atau Synthetic Technology Lubricant. Di Eropa hanya Group IV dan Group V yang boleh di label dengan Fully-Synthetic Lubricant.

  • API Group IV, Base Stock ini adalah hasil katalisasi antara Hydrogen dan juga Carbon baik dengan Fischer-Tropsch Process atau proses pembentukan olefin lainnya. Base Stock ini dinamakan PAO atau PolyAlphaOlefin, disebut PAO karena bahan dasarnya adalah Olefin. Pengguna Base Stock ini sangatlah jarang, mereka yang menggunakan Base Stock ini biasanya adalah pelumas dengan kategori Top Tier atau Premium. Salah satu pengguna PAO adalah Amsoil Signature Series, Mobil 1, dan Yacco dengan jajaran pelumas Top Tier Mereka. PAO sangat sulit ditambahkan soluble additives, sehingga additives yang bisa ditambah biasanya adalah logam alkali, alkali tanah, atau logam transisi seperti Molybdenum dan Titanium. Logam alkali ditambahkan adalah supaya menambah retensi pelumas untuk menahan asam yang terbentuk saat pembakaran terjadi. PAO memiliki karakteristik yang paling unik, karena memiliki Titik Beku yang rendah hingga -53 C dan Titik Bakar yang tinggi, hingga 270 C. pelumas ini tidak mengandung sulphur karena dibuat murni dari Hidrogen dan Carbon, dan memiliki Viscosity Index di atas 140.

    PAO ini dikenal sebagai Base Stock ngambekan, alasannya adalah selain pembuatannya sulit, yaitu apabila oli dengan PAO Based akan dibuat maka bahan-bahan seperti additives pack harus dicampur sebelum menjadi oli. Seperti kita membuat cake, apabila kurang atau kelebihan bahan, maka cake tersebut tidak enak dan tidak bisa dimodifikasi. PAO juga sangat rewel apabila bertemu dengan racun sejenis Sulfur dan TEL atau Tetra-Ethyl-Lead, dan dia tidak bisa ditambah dengan post-mixed additives. PAO juga sangat licin apabila ditambahkan additive Boron Nitride sehingga sangat baik untuk mesin-mesin berbahan dasar Aluminum Silicon. Pada BMW disebut Alusil, pada Mercedes Benz disebut SILITEC, atau pada Yamaha disebut DiAsil. PAO dan Boron Nitride akan membentuk lapisan film sangat kuat dan licin, sehingga akan sangat baik untuk menambah performa mesin. Boron Nitride dan PAO tidak akan menyebabkan selip kopling, karena hanya bereaksi dengan logam Aluminum Silicon saja, tidak dengan komposit Kampas Kopling.


  • API Group V, Base Stock ini biasanya diisi oleh Ester, prosesnya sendiri adalah dengan cara katalisasi asam yang dinamakan dibasic Ester, dengan Alkohol atau CH3OH sehingga dibentuklah Ester dari hasil katalisasi tersebut. Ester biasanya digunakan untuk kompetisi karena kemampuannya untuk mempercepat pembakaran dan juga meningkatkan performa mesin, sehingga mesin balap biasanya menggunakan Ester dan atau campuran PAO dan Ester. Ester memiliki ikatan film yang paling kuat, tetapi kelemahannya adalah umur pakainya cukup singkat, sehingga hanya cocok digunakan bagi Anda yang membutuhkan oli kompetisi. Ester juga berguna untuk ditambahkan ke PAO based supaya mudah untuk di campur dengan additives. cara mengetahui adanya Ester dalam pelumas adalah dengan melihat nilai oksidasi dan TAN dari pelumas tersebut. Sifat alami Ester adalah oksidan dan asam, sehingga nilai TAN pasti ada dalam pelumas tersebut. Salah satu yang terkenal antara lain adalah Redline, Motul, dan Maxima



Quote:
Apa perbedaan pelumas untuk mesin mobil dan mesin motor?


Secara fungsi, pelumas memiliki peran yang sama, mesin motor manual memiliki gearbox dan kopling yang menyatu dengan blok mesin, sehingga pelumas untuk mesin motor konvensional harus bisa melumasi mesin tanpa merusak komponen gearbox, terlebih kopling, karena kalau terlalu licin, kopling dapat selip dan mengakibatkan terbakar. Pelumas mobil secara umum tidak dapat melumasi kopling, sehingga sangat tidak cocok digunakan kepada mesin motor konvensional.

Mesin motor matic memiliki gearbox dan kopling terpisah dari blok mesin, sehingga pelumas hanya melumasi mesin saja, tanpa melumasi gearbox dan juga kopling. Hal ini sama dengan karakteristik mesin mobil yang memiliki kopling dan gearbox terpisah.

Perbedaan selanjutnya adalah antar mesin mobil dan mesin motor adalah suhu operasional, putaran mesin operasional, volume mesin dan kapasitas pelumas, serta daya kerja operasional. Secara teoritis, suhu operasional mesin motor lebih tinggi daripada suhu operasional mesin mobil karena absennya pendinginan stabil, atau radiator pada mesin motor, meski beberapa jenis motor sudah mengadopsi radiator, tetapi terkadang hal ini sering dilupakan para pemilik, sehingga fungsinya tidak optimal.

Selanjutnya adalah putaran mesin operasional motor lebih tinggi daripada mobil, tentu saja, mesin mobil memiliki lebih dari 1 silinder dengan kapasitas minimal 250cc per silinder, sehingga untuk menjalankan mobil tidak diperlukan tenaga putaran tinggi. Semakin banyak dan semakin tinggi kapasitas mesin, maka putaran operasionalnya makin rendah. Mobil bisa berjalan 100 Kmh dengan RPM hanya 2,500 RPM, sementara motor membutuhkan lebih dari 5,000 RPM untuk berjalan pada 100 Kmh. Tetapi perlu diperhitungkan, mobil berjalan 2,500 RPM dengan kondisi Long Stroke sementara motor berjalan 5,000 RPM dengan kondisi Short Stroke ingat pelumas bekerja untuk melumasi dinding silinder, piston, crankshaft, dan valve train, meski secara teoritis beban mobil terkesan ringan, tetapi secara volumetrik pelumasan lebih besar mobil berkali-kali lipat. Dan oleh sebab itu bisa dipastikan bahwa oli untuk mobil harus lebih baik daripada oli motor.


Ilustrasi: sebuah mobil dengan kapasitas mesin 3,500cc dan berat 2,200 Kg (1997 BMW E38 735iL) berjalan dengan kecepatan 160 Kmh hanya dengan 4,100 RPM di Tachometer.
Penggunaan Oli Mobil (PCMO/HDEO) untuk Motor - Part 1


Selanjutnya adalah volume mesin dan juga kapasitas pelumas. Dalam mobil berukuran mesin 1,000cc sampai 2,000 cc biasanya menggunakan 4 – 5 liter pelumas, itu berarti untuk dibutuhkan 2.5 mL pelumas untuk setiap cc mesinnya, sementara motor dengan kapasitas 100 cc – 125 cc membutuhkan pelumas 0.8 L, sehingga mesin motor membutuhkan 6.4 mL pelumas untuk setiap cc mesinnya. Hal tersebut tentu saja berpengaruh kepada tingkat retensi terhadap asam yang akan membuat pelumas cepat rusak. Secara rasio, seharusnya oli motor memiliki volumetrik lebih besar, dan itu berarti kerjanya lebih ringan dibandingkan mobil, apabila kita mengabaikan proses pelepasan panas.

Beban kerja sebenarnya tidak relevan apabila kita membandingkan motor dengan mobil, tetapi bisa kita jadikan acuan, bahwa kerja motor tidak seberat yang kita bayangkan.
  • Motor, Beban: 150 Kg | Kapasitas Silinder: 110 cc | Ratio Silinder/Beban = 0.733 (Paling ringan)
  • Mobil, Beban: 2,000 Kg | Kapasitas Silinder: 1,300 cc | Ratio Silinder/Beban = 0.65 (Moderate)
  • Truk, Beban: 20,000 Kg | Kapasitas Silinder: 8,000 cc | Ratio Silinder/Beban = 0.4 (Paling berat)

Asumsi semua kendaraan di atas di hitung termasuk pengemudi dan penumpang penuh, dari hitungan tidak relevan di atas, kita bisa simpulkan truk memiliki ratio paling berat dan motor paling ringan, sementara mobil tidak seberapa berat dibandingkan dengan truk. Ini acuan sederhana saja, sementara hitungan aslinya lebih rumit, tetapi bisa disimpulkan bahwa oli mereka bisa saling digunakan bergantian, ya bisa saling pakai tetapi memiliki limit masing-masing.


Quote:
Bisakah Pelumas Mobil Digunakan untuk Motor?


Secara umum, pelumas mesin mobil akan dapat digunakan untuk mesin motor matic, kalau untuk motor konvensional, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi, karena ada karakteristik pelumas mobil yang sangat dilarang digunakan dalam mesin motor konvensional, hal yang perlu diperhatikan adalah:


Ilustrasi: Total Quartz 9000 Future GF-5 5W-30 pelumas Long Drain pertama yang diuji oleh TS hingga 10,000 Km di Honda Vario 110cc, memiliki sertifikasi yang dilarang untuk digunakan pada Motor Kopling Basah.
Penggunaan Oli Mobil (PCMO/HDEO) untuk Motor - Part 1


  • Mitos Jumlah Molybdenum, banyak yang mengatakan pelumas motor konvensional tidak boleh mengandung friction modifier semisal Molybdenum atau Titanium yang bersifat melincinkan dan meningkatkan nilai fuel efficiency yang salah-salah bisa membakar kopling motor kesayangan Anda. Padahal pada kenyataannya bukan Friction Modifier yang membuat kopling motor Anda selip, tetapi Organic Additives semacam Graphite yang membuat kopling Anda selip. Jika tidak percaya, coba lihat Jumlah Molybdenum pada Motul 300V 4T bahkan jauh lebih tinggi daripada Molybdenum pada PCMO sekalipun, tetapi dari user tidak pernah ada yang mengeluh kopling-nya selip. Perlu diketahui, Molybdenum, Boron, atau Titanium hanya bereaksi dengan Logam saja, tidak dengan komposit organic yang mungkin ada di Kopling.

  • API Resources Conserving atau API Energy Conserving, pelumas dengan API Starburst pasti mengacu kepada fuel efficiency, sehingga pasti pelumas akan sangat licin dan tidak dapat melumasi dan melindungi kopling secara bersamaan. API RC/EC biasanya menuntut oli bisa digunakan dalam jangka waktu yg lama dengan state stay-in-grade, sehingga perlu banyak Organic Additives dan tidak cocok dengan komposit kopling.

  • ILSAC GF-5, tidak disarankan digunakan dalam motor konvensional, karena sifatnya sama seperti API RC/EC menjamin oli dapat digunakan dalam waktu yang lama, dan bisa menghemat bahan bakar.

  • German Approval Oil, ya seperti namanya German Approval, mengacu kepada Manufacturer Jerman, seperti BMW, VW, dan Mercedes Benz. pelumas dengan sertifikasi baru mereka tidak cocok dengan motor kopling basah, karena ditakutkan mengakibatkan selip kopling. Terlebih pelumas dari pabrikan mereka menuntut Sustain Release untuk beberapa additives dan itu bisa berdampak kepada motor dengan kopling basah.


Apabila dahulu PCMO hanya bisa digunakan untuk motor matic saja, sementara pelumas HDEO bisa digunakan di motor matic atau motor manual, kini banyak yang menggunakan pelumas PCMO untuk motor dengan kopling basah, salah satu contohnya adalah ADNOC Voyager Silver 10W-40, Pertamina Fastron Techno 10W-40, dan Pertamina Fastron Fully Synthetic 0W-50. Penggunaan pelumas mobil pada motor akan menyebabkan beberapa dampak yang mungkin positif atau negatif tergantung kepada bagaimana Anda menanganinya. Tetapi, sepengalaman saya, penggunaan pelumas mobil lebih banyak efek positif ketimbang negatif-nya. Dan kita kembali ke rumusan awal, baik PCMO, HDEO, dan MCO adalah sama-sama Hydrocarbon Based, sehingga tidak masalah apabila Anda juga mau menggunakan MCO di mobil Anda, hanya saja limitasinya tambah banyak.


Quote:
Mengapa Harus Pelumas Mobil/Diesel (PCMO/HDEO)?


Apa alasan lebih memilih Pelumas Mobil/Diesel dibandingkan Pelumas Motor (MCO)?
  • Longer Drain Interval.
  • Better Performance.
  • Better Protection.
  • Better Fuel Efficiency.
  • Low Evaporation.


Tetapi tidak menutup kemungkinan Pelumas Motor (MCO) juga melakukan tujuan utama dibuatnya thread ini yaitu Resources Saving by Longer Drain Interval Lubricant. Beberapa contoh oli yang bisa digunakan untuk jangka waktu yang lama adalah, Liqui Moly 4T, Royal Purple 4T, dan Elf Campione.


Quote:
Saya sebagai TS tidak berafiliasi dengan Lubricant Manufacturer manapun, posting saya di sini netral dan tidak mendikreditkan suatu merek dan atau jenis pelumas. Pendapat dan teori saya belum tentu benar, sehingga perlu didiskusikan di sini. Saya mengundang para expert disini untuk berdiskusi bersama mengenai penggunaan PCMO dan HDEO untuk mesin motor, berikut ini rules untuk thread ini:
  • Setiap sanggahan terhadap hal teknis dan juga yang berhubungan dengan kondisi dan atau kualitas suatu pelumas dan umur pakai pelumas, harap disertakan dengan bukti empiris yang kongkret, bukan sekedar katanya atau rasanya. Hal tersebut sudah diluar dari teorema dengan tanpa bukti empiris, sehingga sanggahan tidak akan dilanjutkan.
  • Dilarang Junk, SARA, flaming, ataupun nitip lapak disini, karena disini hanya untuk berdiskusi, mohon hargai Kaskuser lainnya.
  • Do at your own risk, penggunaan pelumas PCMO/HDEO pada mesin motor agan mungkin akan berdampak buruk, sehingga sehingga resiko pemakaian pelumas PCMO/HDEO selanjutnya adalah tanggung jawab user, saya hanya menyarankan yang terbaik dari datasheet dan pengalaman.

profile-picture
profile-picture
profile-picture
tien212700 dan 13 lainnya memberi reputasi
12
Tampilkan isi Thread
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 451 dari 474
Penggunaan Oli Mobil (PCMO/HDEO) untuk Motor - Part 1
15-12-2018 16:18
Quote:Original Posted By b3rryzx
bagus om , cuman hati hati oli palsu, saya sih menyaran kan oli yg agar om mudah beli nya di pomb bensin terdekat

karena skrng SANGAT banyak beredar Oli palsu


Oh sekarang banyak oli palsu ya? Serius baru tahu ini, berarti mendingan pake PFD atau Meditran SX ya? Weleh jadi ngeri ini, iya deh mendingan ke pom bensin aja deh.

Makasih lho agan @b3rryzx
0 0
0
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 2 balasan
Penggunaan Oli Mobil (PCMO/HDEO) untuk Motor - Part 1
19-12-2018 08:02
Sudah ngetes PCMO buat Matic. Dan emang enaknya kebangeten. Pake M1 0w40, udah mau 6000 km tarikan masih enak aja, cuma penasaran nih kalo semisal pake yang belakangnya 30 atau 20 gmana ya? Apa bikin akselerasi nambah enak alias torsinya agak nambah atau sama aja. Mohon info mastah2
0 0
0
Penggunaan Oli Mobil (PCMO/HDEO) untuk Motor - Part 1
19-12-2018 13:32
OOT
Terios 2018 AT

Bagusnya oli apa ya agan2 sekalian ?
Jarak tempuh max 70KM aja dan di dalam kota, posisi ane di batam
Thanks
0 0
0
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Penggunaan Oli Mobil (PCMO/HDEO) untuk Motor - Part 1
19-12-2018 14:53
Quote:Original Posted By seanman

Quote:Original Posted By deesanti

Quote:Original Posted By KT610-lover

Setelah khatam 450++ page, akhirnya (sedikit) paham jg ttg perolian.
Trm kasih bnyak utk infony bwt sluruh penghuni thread, terutama utk 3 suhu diatas yg postingannya banyak ane bookmark emoticon-Big Grin

Btw post ane skrg agk panjang, mhon maaf ya kalo bacany bikin capek emoticon-Peace emoticon-Ngakak (S)

Sesi Sharing

A. Motor yg dipake: Yahmama R25 Gen. 1 (tahun 2015)
B. Data modif: mesin standar, knalpot standar, modif hanya ganti beberapa part pake fiber spaya tampil beda saja emoticon-Ngakak (S)
C. Perawatan: di lap begitu habis dipake (max. 3 hari skali di lap kalo sdang tdk dipake), perawatan DIY, sesekali ke BeRes.
D. Settingan motor:
-kekencangan rantai diperiksa 1 bulan sekali atau 2000 km (tergantung, mana yg dicapai terlebih dahulu)
-rantai dibersihkan dan dilumasi setiap 3x isi bensin (sekitar ~700-750km)
-jarak main gas diperiksa setiap 1 minggu sekali
-jarak main kopling diperiksa 1 minggu sekali
-tidak pernah pake additif tambahan oli
-carbon cleaner/PEA cuma pake sekali di odo 31114
-coolant pake YamaCoolant
-filter oli diganti tiap 10000 km atau tiap ganti merk oli (kecuali ketika ganti dri evalube pro racing ke fastron techno, mekanikny kelupaan emoticon-Cape d... (S) )
-ganti busi tiap 15000 km sekali, kecuali yang kedua cma 2450, karena d odo 32450 upgrade k iridium (Denso IU 27 doang,bkan IU27A)
E. Riding style:
-rata2 speed 40-70km @5500-6000 RPM
-gas ditarik secara urut
-pemanasan mesin dalam hitungan detik, tdk lebih dri 15 detik atau jk emang udara dingin dan motor tdk dipake >4 hari, dipanaskan hingga sensor IACV berhenti nyala
-tdk pernah idle >7 detik (termasuk di lampu merah)
F. Pemakaian motor:
-s/d Juni 2015: Kota Bandung
-Juni 2015-Agustus 2016: Kota Tasikmalaya
-Agustus 2016-skrg: Daerah istimewa Yogyakarta
G. TIDAK ILMIAH:
-hanya bermaksud share pemakaian biasa aj
-ad part yang diganti ketika selama pemakaian oli, baik untuk maintenance rutin maupun untuk upgrade
-bbm yang dipake tdk tetap, kadang pake pertamax 92, pertamax plus 95 (s/d diskontinyu), atw pertamax turbo 98
-suhu udara tidak tetap, karena domisili pindah2 dan pengaruh cuaca dan musim juga


Oli yang pernah ane pake:
1. Yamalube supersport: pemakaian dari awal beli (pertengahan maret 2015) hingga odometer 27459 (mei 2018).
Positif nya:
-enak
-terbilang long drain jg (drain di 4322-5089 km, tergantung hasil drop tes oli)
-pemakaian >1500 km pun tidak ad ceklak-ceklok perpindahan gigi (tdk ceklak-ceklok/keras utk motor tanpa fitur assist/slipper clutch ya)
-peredaman panas lumayan baik, tdk terasa panas ke kaki kanan, ataupun kiri (standar riding ane: PASTI pake sepatu, PASTI pake celana panjang)
-Penyusutan cukup baik: cma nyusut antara 140-280 ml)
-engine brake lumayan terasa

Negatifnya:
-Kipas radiator cepet bgt nyalanya
-cenderung panas (dipake di jalan macet, bisa sampai 5 bar)
-jika sudah panas, suara mesin lebih terdengar
-cenderung "mati rasa" (mksudny: jk ganti k bbm dgn oktan >92, tdk terasa ad perbedaan)
-cenderung susah dinyalakan (tombol starter mesti ditahan hingga nyala)

2. Evalube Pro Racing 4t. Pemakaian dari odo 27459-32114 (dapet gratisssan emoticon-Ngakak (S) )
Positifnya:
-tarikan lebih responsif daripada yamalube supersport
-kipas jarang nyala
-feel nya licin, ringan, khas oli sintetis gol. IV-V (PAO-Ester)
-dibawa macet tdk panas (mentok di 4 bar)
-panas mesin tdk terasa sampai kaki
-penguapan sangat minim (90 ml pada waktu didrain)
-performa konsisten hingga masa drain
-detergennya kuat (diganti setelah dipake hanya 4655 km, karena hasil droptes oli ny sdah waktunya ganti menurut penilaian ane..padahal daya tahan oli up to 300 engine hours)
-mesin sangat mudah dinyalakan (tombol starter cukup ditekan sbentar saja, tdk prlu ditahan)
Negatifnya:
-(kalo beli sendiri) harganya lumayan @250k/lt (HET menurut pihak evalube ketika pengenalan oli tsb)
-suara mesin lbh terdengar (menurut ane sbnernya ini resiko pake oli lbh encer SAE 10w-30 vs rekomendasi yamaha 10w-40 tpi disebut "negatif" gara2 rata2 biker tdk suka dgn suara mesin lbh terdengar emoticon-Stick Out Tongue )
-susah didapet
-engine brake sedikit lbh nge-loss dripada yamalube Supersport

3. Pertamina Fastron Techno (PFT Ijo API SN): Pemakaian dari odo 32114-35260
Positif nya:
-suara mesin lebih senyap dibandingkan evalube pro racing dan Yamalube supersport
-tarikan rpm bawah (<5500) sdikit di atas yamalube supersport tpi di bwah evalube pro racing
-tarikan rpm atas >8000 RPM hingga 13500 imbang dgn evalube pro racing (mungkin pengaruh ganti busi iridium jg sih emoticon-Ngakak (S) )
-pengendalian panas mesin, cukup baik (mentok di 4 bar)
-performa konsisten hingga masa drain
-mesin mudah dihidupkan, sma spti ketika pake evalube pro racing
-feel nya msh di bawah evalube pro racing, tpi ttep enak: licin, padat, tpi tdk se ringan evalube pro racing atau pertamina enduro sport
-Penguapannya normal2 bae (130 ml ketika di drain
Negatifnya:
-ada masa adaptasi..jadi karakter motor berubah selama masa pemakaian 285 km awal
-jika tdk sengaja over-rev (melebihi limiter mesin @13800 RPM) tercium bau kopling
-karakter pelepasan panasnya bkan utk semua orang, krna panas mesin terasa di kaki (kanan dan kiri)
-karena utamanya oli mesin mobil, tdk semua bengkel mau nerima gantiin.

4. Pertamina Enduro sport. Pemakaian di odo 35260-skrg (msih 36721)
-tarikannya enak banget, konsisten di semua rentang RPM
-feel nya licin, ringan, tpi jg padat
-karakter peredaman panas dan pelepasan panas sangat baik, tidak terasa di kaki juga kipas radiator tidak cepat nyala
-mesin mudah dihidupkan, bahkan jika dibandingkan dgn selama pake evalube pro racing sekalipun (mungkin pengaruh busi iridium jg sih emoticon-Ngakak (S) )
-sejauh ini, temperatur mentok di 3 bar (NOTE: pemakaian baru 1461 km)
-performa sampai sekarang @1461 km pemakaian msh sama spt bru dituang
-pemakaian BBM lbh irit @1: 24,7
Negatifnya:
-resiko turun SAE, mesin lbh kedengaran bunyi nya
-msh butuh pembuktian lbh lanjut mengenai konsistensi ny krna baru pake selama 1461 km
-tidak ada product data sheet, minta lewat e-mail nya pertamina pun tidak diberi karena dianggap "confidential" emoticon-Cape d... (S)

-----------
Sekalian share SSny biar tdk ad hoax diantara kita emoticon-Stick Out Tongue emoticon-Peace
SS oli yang dipake

SS motor


Sesi Pertanyaan
1. Kemungkinan besar ane pindah haluan dr enduro sport, alasannya krg suka aj sma oli yg data sheet ny disembunyikan (padahal datasheet kan umumny emang dipublikasikan) meskipun produkny emg cocok dgn feel ane. Kira2 oli Idemitsu SL/MA2 5w40 termasuk oli long drain bkan ya?oliny yg ini:
idemitsu

Yg pernah ane incar:
A. Mobil1 AFS 5w50: tdk jadi krna di page2 sblumnya Om KT-610 sharing pengalaman (pngalamanny om ekyan ya kalo ga salah?) Gerusan thd kampas kopling ny lmayan parah, trus jg katany ad jg yg ketika di drain glitter2 ny sdikit krg wajar
B. Amsoil AMR 5w50, tdk jdi ane incar krna bikin slip d motor kopbas >150cc (krn boron ny >300 ppm, kalo ga salah)
Prtanyaannya oli long drain alternatif yg bsa dipake apa lgi ya?budget 150 rbu-200 rbu per botol/liter/quartz atw kalo emg ad yg berbasis PAO-Ester bsa dilebihin max 250 rbu per liter/quartz/botol
2. kalo ane mnta file excel oli ny, msh boleh ga om, gan, sist?(kalo msh boleh) nnti ane PM e-mail ane emoticon-Embarrassment
Diubah oleh adoel488
0 0
0
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Penggunaan Oli Mobil (PCMO/HDEO) untuk Motor - Part 1
20-12-2018 11:24
misi gan, oli mobil bensin/diesel yang cocok buat vixion di harga 100rban atau dibawahnya apa ya ?
0 0
0
Penggunaan Oli Mobil (PCMO/HDEO) untuk Motor - Part 1
20-12-2018 13:36
Quote:Original Posted By 1372058
misi gan, oli mobil bensin/diesel yang cocok buat vixion di harga 100rban atau dibawahnya apa ya ?


Fastron pertamina diesel

Beli wajib di pomb bensin pertamina yg kode 31
0 0
0
Penggunaan Oli Mobil (PCMO/HDEO) untuk Motor - Part 1
20-12-2018 13:48
Quote:Original Posted By 1372058
misi gan, oli mobil bensin/diesel yang cocok buat vixion di harga 100rban atau dibawahnya apa ya ?

"mineral"

"semi"
0 0
0
Penggunaan Oli Mobil (PCMO/HDEO) untuk Motor - Part 1
20-12-2018 16:30
Quote:Original Posted By b3rryzx


Fastron pertamina diesel

Beli wajib di pomb bensin pertamina yg kode 31


Quote:Original Posted By wise01new

"mineral"

"semi"


woh nice info gan. thx
0 0
0
Penggunaan Oli Mobil (PCMO/HDEO) untuk Motor - Part 1
24-12-2018 20:14
oli pcmo yg cocok buat motor fino 125 2018 apa ya gan?

km motor udah hampir 8000km rencana pen pindah pake oli mobil, untuk bahan bakar ane pake yg bersubsidi.
0 0
0
Penggunaan Oli Mobil (PCMO/HDEO) untuk Motor - Part 1
24-12-2018 22:03
Yamaha Lexi sehabis diganti Mobil 1 0w-40 bensin jadi boros, betot gas mulu
enak banget rpm rendah sama tinggi ngisi terus powernya
odometer masih 2100an jarang dipakai dan masih service gratis ke 2
semoga kuat sampai service gratisan berikutnya
minggu depan coba di nmax semoga enak dan long drain
0 0
0
Penggunaan Oli Mobil (PCMO/HDEO) untuk Motor - Part 1
25-12-2018 00:00
Quote:Original Posted By deanipin
oli pcmo yg cocok buat motor fino 125 2018 apa ya gan?

km motor udah hampir 8000km rencana pen pindah pake oli mobil, untuk bahan bakar ane pake yg bersubsidi.


Total Quartz 9000 Future GL5
0 0
0
Penggunaan Oli Mobil (PCMO/HDEO) untuk Motor - Part 1
25-12-2018 01:24
Quote:Original Posted By b3rryzx


Total Quartz 9000 Future GL5



Total Quartz 9000 Future GL5 sama Quartz 9000 Future GF-5 5W-30 itu sama apa beda?

alternatif kalo pake Pertamina Fastron Gold gimana kira2?
Diubah oleh deanipin
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Penggunaan Oli Mobil (PCMO/HDEO) untuk Motor - Part 1
25-12-2018 13:35
Quote:Original Posted By dewacabul
kalo pas event harbolnas kadang diskon nya gede kayak kemaren ane beli Mobil 1 0w40 1liter ama Mobil Super 2000 4liter buat gerobag cuman kena 23 rebu, udah termasuk ongkos ganti oli di tempat hehehe. lumayan kan?


Misalnya kita beli yang paket ganti oli di tempat, tapi berhubung udah ganti oli bisa gak minta olinya aja om?
0 0
0
Penggunaan Oli Mobil (PCMO/HDEO) untuk Motor - Part 1
25-12-2018 14:59
Quote:Original Posted By mirhamh


Misalnya kita beli yang paket ganti oli di tempat, tapi berhubung udah ganti oli bisa gak minta olinya aja om?


ama mobil official store dimintain dokumentasi pas ganti oli gan hahaha, mungkin karena lagi diskonan ya? tapi yg mobil 1 0w40 ane minta olinya aja boleh kok. klo yg mobil super 2000 5w30 4 liter digantiin langsung ama teknisi nya digerobag ane
Diubah oleh dewacabul
0 0
0
Penggunaan Oli Mobil (PCMO/HDEO) untuk Motor - Part 1
25-12-2018 15:01
Quote:Original Posted By dewacabul
ama mobil official store dimintain dokumentasi pas ganti oli gan hahaha, tapi yg mobil 1 0w40 ane minta olinya aja boleh kok. klo yg mobil super 2000 5w30 4 liter digantiin langsung ama teknisi nya digerobag ane

Khusus Jabodetabek aja ya gan?
Sayangnya gak nyampe Jogja
0 0
0
Penggunaan Oli Mobil (PCMO/HDEO) untuk Motor - Part 1
25-12-2018 15:09
Quote:Original Posted By mirhamh

Khusus Jabodetabek aja ya gan?
Sayangnya gak nyampe Jogja


pilih yg ga ada tulisan paket ganti oli, bisa kirim itu gan. cuman kalo ga ada diskon mahalnya minta ampun hehehe. tapi udah pasti jaminan original

oli
Diubah oleh dewacabul
0 0
0
Penggunaan Oli Mobil (PCMO/HDEO) untuk Motor - Part 1
25-12-2018 15:11
Quote:Original Posted By dewacabul
pilih yg ga ada tulisan paket ganti oli, bisa kirim itu gan. cuman kalo ga ada diskon mahalnya minta ampun hehehe

oli

Jebol kantong mahasiswa nih gan, ane cuma kuat level pft biru/hijau.
Tapi nunggu 1 tahun lagi nih promo nongol wkwk
1 0
1
Penggunaan Oli Mobil (PCMO/HDEO) untuk Motor - Part 1
25-12-2018 18:26
minta saran dong gaan..

berhubung cari oli total quartz rada hese di daerah ane jadi ane mau pake yg gampang dicari.

diantara Oli Pertamina Fastron Gold dibandingin sama Fastron Techno Ijo kira2 lebih baik yg mana buat Motor Fino 2018 ane ya gan?
0 0
0
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Penggunaan Oli Mobil (PCMO/HDEO) untuk Motor - Part 1
26-12-2018 10:58
Entah ini oot apa ga. Buat rekomendasi oli gardan motor matic pake apa ya?
0 0
0
Penggunaan Oli Mobil (PCMO/HDEO) untuk Motor - Part 1
26-12-2018 17:21
Quote:Original Posted By deanipin



Total Quartz 9000 Future GL5 sama Quartz 9000 Future GF-5 5W-30 itu sama apa beda?

alternatif kalo pake Pertamina Fastron Gold gimana kira2?


mksd saya iya GF5 typo maaf
0 0
0
Halaman 451 dari 474
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia