News
Batal
KATEGORI
link has been copied
51
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bd06f78c1d770bd338b4573/pgi-keberatan-ruu-pesantren-atur-syarat-sekolah-minggu-dan-katekisasi
Jakarta, (Tagar 24/10/2018) - DPR telah menyetujui Rancangan Undang-Undang (RUU) Pesantren dan Pendidikan Keagamaan sebagai usul inisiatif DPR RI dan segera menjadi pembahasan dalam proses legislasi nasional. Ternyata, RUU Pesantren dan Pendidikan Keagamaan tersebut juga mengatur pendidikan agama di luar Islam. Dalam pasal yang mengatur pendidikan agama Kristen, Persekutuan Gereja-Gereja di Indone
Lapor Hansip
24-10-2018 20:11

PGI Keberatan RUU Pesantren Atur Syarat Sekolah Minggu dan Katekisasi

PGI Keberatan RUU Pesantren Atur Syarat Sekolah Minggu dan Katekisasi

Jakarta, (Tagar 24/10/2018) - DPR telah menyetujui Rancangan Undang-Undang (RUU) Pesantren dan Pendidikan Keagamaan sebagai usul inisiatif DPR RI dan segera menjadi pembahasan dalam proses legislasi nasional.

Ternyata, RUU Pesantren dan Pendidikan Keagamaan tersebut juga mengatur pendidikan agama di luar Islam. Dalam pasal yang mengatur pendidikan agama Kristen, Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) mengajukan keberatan dengan dua pasal yang ada.

Kedua pasal tersebut mengatur bahwa sekolah minggu dan katekisasi dianggap sebagai pendidikan non formal yang terpisah dari peribadahan. Akibatnya, sekolah minggu dan katekisasi di setiap gereja dalam RUU tersebut memasukkan syarat peserta didik paling sedikit 15 orang serta mendapat izin dari Kanwil Kementerian Agama tingkat kabupaten/kota.

Dalam siaran pers yang dikeluarkan PGI yang dapat dibaca di website pgi.or.id, PGI menyebut DPR melalui RUU ini tidak memahami konsep pendidikan keagamaan Kristen dimana ada pendidikan formal melalui sekolah-sekolah yang didirikan oleh gereja-gereja dan ada pendidikan nonformal melalui kegiatan pelayanan di gereja. 

"Pendidikan sekolah minggu dan katekisasi, yang juga hendak diatur dalam RUU ini pada pasal 69-70, sesungguhnya adalah proses interaksi edukatif yang dilakukan oleh gereja-gereja di Indonesia, yang merupakan pendidikan nonformal dan masuk dalam kategori pelayanan ibadah bagi anak-anak dan remaja," demikian salah satu poin dalam pernyataan resmi PGI. 

PGI juga menyorot soal syarat pendirian pendidikan keagamaan yaitu memasukkan syarat peserta didik paling sedikit 15 orang serta mendapat izin dari Kanwil Kementerian Agama tingkat kabupaten/kota.

Aturan ini dinilai tak sesuai dengan model pendidikan anak dan remaja gereja di Indonesia. PGI menyatakan model pendidikan Sekolah Minggu dan Katekisasi tak bisa disetarakan dengan pesantren.

"Sejatinya, Pendidikan Sekolah Minggu dan Katekisasi merupakan bagian hakiki dari peribadahan gereja, yang tidak dapat dibatasi oleh jumlah peserta, serta mestinya tidak membutuhkan ijin karena merupakan bentuk peribadahan," kata PGI.

Berikut 2 pasal yang dikritik PGI:

Pasal 69

(1) Pendidikan Keagamaan Kristen jalur pendidikan nonformal sebagaimana dimaksud dalam Pasal 56 diselenggarakan dalam bentuk Sekolah Minggu, Sekolah Alkitab, Remaja Gereja, Pemuda Gereja, Katekisasi, atau bentuk lain yang sejenis.
(2) Pendidikan Keagamaan Kristen nonformal sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diselenggarakan oleh gereja, organisasi kemasyarakatan Kristen, dan lembaga sosial keagamaan Kristen lainnya dapat berbentuk satuan pendidikan atau program.
(3) Pendidikan Keagamaan Kristen nonformal sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diselenggarakan dalam bentuk program yang memiliki peserta paling sedikit 15 (lima belas) orang peserta didik.
(4) Pendidikan Keagamaan Kristen nonformal yang diselenggarakan dalam bentuk satuan pendidikan atau yang berkembang menjadi satuan pendidikan wajib mendapatkan izin dari kantor Kementerian Agama kabupaten/kota setelah memenuhi ketentuan tentang persyaratan pendirian satuan pendidikan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 19 ayat (2).

Pasal 70

(1) Pendidikan Keagamaan Kristen nonformal bertujuan untuk melengkapi pendidikan agama Kristen yang diperoleh di Sekolah Dasar/ Sekolah Dasar Teologi Kristen, Sekolah Menengah Pertama/ Sekolah Menengah Pertama Teologi Kristen, Sekolah Menengah Atas/ Sekolah Menengah Teologi Kristen/Sekolah Menengah Agama Kristen atau di pendidikan tinggi dalam rangka peningkatan keimanan dan ketakwaan peserta didik kepada Tuhan.
(2) Penyelenggaraan Pendidikan Keagamaan Kristen nonformal dapat dilaksanakan secara berjenjang atau tidak berjenjang.


Berikut tanggapan resmi dari PGI mengenai dua pasal tersebut yang dikutip dari website resmi PGI: 

1. PGI menilai bahwa pendidikan keagamaan formal seperti pesantren, madrasah, sekolah teologi dan sejenisnya sebagai bagian dari pendidikan nasional telah memiliki kontribusi besar dalam membentuk karakter bangsa. PGI juga menilai bahwa selama ini pengembangan institusi pendidikan berbasis agama tersebut kurang mendapat dukungan dari negara. Hal ini merupakan bentuk ketidakadilan di dunia pendidikan di mana pendidikan formal lainnya mendapat dukungan penuh dari negara. Olehnya PGI memahami perlunya UU yang menjadi payung hukum bagi negara dalam memberikan perhatian dan dukungan kepada pesantren dan pendidikan keagamaan lain yang formal.

2. Namun kami melihat, ketika membahas tentang pendidikan dan pembinaan di kalangan umat Kristen, nampaknya RUU ini tidak memahami konsep pendidikan keagamaan Kristen di mana ada pendidikan formal melalui sekolah-sekolah yang didirikan oleh gereja-gereja dan ada pendidikan nonformal melalui kegiatan pelayanan di gereja. Pendidikan Sekolah Minggu dan Katekisasi, yang juga hendak diatur dalam RUU ini pada pasal 69 – 70, sesungguhnya adalah proses interaksi edukatif yang dilakukan oleh gereja-gereja di Indonesia, yang merupakan pendidikan nonformal dan masuk dalam kategori pelayanan ibadah bagi anak-anak dan remaja.

3. Dengan melihat syarat pendirian pendidikan keagamaan dengan memasukkan syarat peserta didik paling sedikit 15 (lima belas) orang serta harus mendapat ijin dari Kanwil Kementerian Agama Kabupaten/Kota maka hal tersebut tidak sesuai dengan model pendidikan anak dan remaja gereja-gereja di Indonesia, sebagaimana kandungan RUU yang hendak menyetarakan Sekolah Minggu dan Katekisasi dengan model pendidikan pesantren. Sejatinya, Pendidikan Sekolah Minggu dan Katekisasi merupakan bagian hakiki dari peribadahan gereja, yang tidak dapat dibatasi oleh jumlah peserta, serta mestinya tidak membutuhkan ijin karena merupakan bentuk peribadahan.

4. Penyusunan RUU Pesantren dan Pendidikan Keagamaan adalah kecenderungan membirokrasikan pendidikan nonformal khususnya bagi pelayanan anak-anak dan remaja yang sudah dilakukan sejak lama oleh gereja-gereja di Indonesia. Kecenderungan ini dikhwatirkan beralih pada model intervensi negara pada agama.

5. PGI mendukung Rancangan Undang-Undang Pesantren dan Pendidikan Keagamaan ini menjadi undang-undang sejauh hanya mengatur kepentingan Pendidikan formal dan tidak memasukkan pengaturan model pelayanan pendidikan nonformal gereja-gereja di Indonesia seperti pelayanan kategorial anak dan remaja menjadi bagian dari RUU tersebut. []


https://www.tagar.id/pgi-keberatan-r...dan-katekisasi


Apa gak bisa bedain kalo sekolah Minggu itu pelayanan? emoticon-Bingung

Atau ganti nama aja jadi ibadah anak? emoticon-Bingung
Diubah oleh kaum.berfikir..
2
Tampilkan isi Thread
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 2 dari 3
PGI Keberatan RUU Pesantren Atur Syarat Sekolah Minggu dan Katekisasi
24-10-2018 21:15
Mau bikin RUU Pesantren silakan saja, tapi leave the hell of other religions out of it !

Demen bener kaum yang satu ini ngatur2.
1 0
1
Post ini telah dihapus oleh kaskus.support16
Lihat 1 balasan
Memuat data ..
PGI Keberatan RUU Pesantren Atur Syarat Sekolah Minggu dan Katekisasi
24-10-2018 21:21
Gak diatur jg tiap minggu rutin jedak jeduk dalm ruko kok emoticon-Embarrassment
0 1
-1
PGI Keberatan RUU Pesantren Atur Syarat Sekolah Minggu dan Katekisasi
24-10-2018 21:23
wkwkwk.. kocak itu ruu nya
0 0
0
PGI Keberatan RUU Pesantren Atur Syarat Sekolah Minggu dan Katekisasi
24-10-2018 21:24
Makin ga bermutu kualitas pendidikan di indo....emoticon-Gila emoticon-Busa emoticon-thumbdown emoticon-Nohope emoticon-Mad emoticon-Lempar Bata
0 0
0
PGI Keberatan RUU Pesantren Atur Syarat Sekolah Minggu dan Katekisasi
24-10-2018 21:40
Indonesia masih kurang dosis agama ya, ati2 mabuk

Di negara ini agama cuma jadi solusi malas oleh para pemimpin.
  • Malas membangun wilayah, udah kasih aja perda2 bermuatan agama....dan otomatis udah dicap pemimpin bagus
  • Binggung anak2 nakal, moral amburadul...ok, tambah pelajaran agama.
  • Bencana alam? kasih agama, larang maksiat, tutup pakaian cewek
Gak tau di wilayah lain, tapi diwilayah gw pelajaran agama hanya hafal ayat, tata cara ibadah dan paling banyak ceramah, apapun kegiatan agama selalu ceramah, ustad ceramah si anak udah kayak cacing kepanasan pantatnya pegel kelamaan duduk...dengan upaya seminimal ini masih mau mengharapkan karakter anak2 jadi baik?

dan hasilnya seperti yg kita liat sekarang, indonesia masih itu2 aja. Korup tetap, kenakalan remaja tetap dan buruknya ditambah dng intoleransi antar agama. Menurut gw cuma pendidikan moral dan kepastian hukum yg bisa merubah indonesia, negara maju memiliki perangkat hukum yg bagus sehingga masyarakatnya mau tak mau terbawa patuh dan disiplin. Pendidikan moral memastikan anak2 memiliki nilai kebaikan yg sama dimana agama kadang tidak bisa melakukan krn standar baik tiap agama berbeda2,

revolusi mental yg digadang2 malah melempem dan akhirnya kembali pake cara malas dgn milih cawapres yg itu serta jualan agama
6 0
6
Lihat 1 balasan
Memuat data ..
Post ini telah dihapus oleh kaskus.support16
Lihat 1 balasan
Memuat data ..
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 15
Post ini telah dihapus oleh kaskus.support16
Lihat 1 balasan
Memuat data ..
PGI Keberatan RUU Pesantren Atur Syarat Sekolah Minggu dan Katekisasi
24-10-2018 22:03
gara2 si uno nyantri di PL 😄
0 0
0
PGI Keberatan RUU Pesantren Atur Syarat Sekolah Minggu dan Katekisasi
24-10-2018 22:19
takut ada tapir-isasi emoticon-Leh Uga
0 0
0
PGI Keberatan RUU Pesantren Atur Syarat Sekolah Minggu dan Katekisasi
24-10-2018 22:36
di musola yg belajar ngaji bisa diitung jari..

dengan sarat minimal 15 murid. banuak yg gak dapat ijin juga dong mereka
0 0
0
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 15
PGI Keberatan RUU Pesantren Atur Syarat Sekolah Minggu dan Katekisasi
24-10-2018 22:39
Namanya saja sekolah minggu.
0 1
-1
PGI Keberatan RUU Pesantren Atur Syarat Sekolah Minggu dan Katekisasi
24-10-2018 22:46
Pasti ini dari pks partai teroris yg ngusulin
0 0
0
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 15
PGI Keberatan RUU Pesantren Atur Syarat Sekolah Minggu dan Katekisasi
25-10-2018 00:38
siapa yak yg idein awal nya... musim
mo pemilu bikin ga kondusif aja... emoticon-Hammer
0 0
0
PGI Keberatan RUU Pesantren Atur Syarat Sekolah Minggu dan Katekisasi
25-10-2018 00:50
Mereka salah kaprah tu...
Saya setuju sama Ts, ganti jd ibadah anak aja..
0 0
0
PGI Keberatan RUU Pesantren Atur Syarat Sekolah Minggu dan Katekisasi
25-10-2018 00:53
dan disetujui dpr...oh my
0 0
0
PGI Keberatan RUU Pesantren Atur Syarat Sekolah Minggu dan Katekisasi
25-10-2018 01:00
Please deh sih, pesantren itu cara pendidikan muslim dan mnrt saya gak perlu lah UU pesantren ini sampe mengatur umat agama lain, biar agama lain ngatur dirinya sesuai cara dan aturannya Krn jika ikut atur agama lain maka yah sama saja seperti agama lain ikut campur urusan agama lain. Dimana letak kebebasan beragama nya?
0 0
0
Halaman 2 dari 3
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia