- Beranda
- Berita dan Politik
Pedagang Khawatir Harga Laptop Naik Lagi karena Dolar AS
...
TS
venomwolf
Pedagang Khawatir Harga Laptop Naik Lagi karena Dolar AS
Jakarta - Pedagang laptop di Mangga Dua Mal, Jakarta Utara mengaku pasrah saat berjualan. Hal ini karena penjualan yang sepi akibat penguatan dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah.
Menurut salah satu pedagang, Desi saat ini pihaknya menjual harga laptop sesuai dengan harga yang ditetapkan dari pabrik, sehingga tidak ada angka yang dilebihkan atau dikurangi.
Adapun, untuk mengatasi sepinya penjualan dirinya mengaku pasrah dan tidak menurunkan margin penjualan demi hal tersebut.
"Kita nggak ada tuh nurunin harga. Kita benar-benar netapin harga sesuai sama dari pabriknya segitu," ungkap Desi kepada detikFinance, Rabu (3/10/2018).
Baca juga: Penjualan Laptop Sepi karena Dolar AS Tembus Rp 15.000
"Ngurangin margin juga nggak soalnya kalau ada yang beli ya sudah, kalau nggak juga ya sudah ikuti saja," imbuh wanita yang berjualan sejak 1998 ini.
Lebih lanjut, ia juga mengaku khawatir akan ada lagi kenaikan harga laptop karena nilai tukar dolar AS yang sudah menembus Rp 15.000.
"Ya kita khawatir ada kenaikan harga laptop kembali sih ini, tapi nggak tahu berapa kita ikut saja," jelasnya.
Adapun, harga laptop di tokonya mengalami kenaikan hingga Rp 150.000. Kenaikan tersebut terjadi sejak dua minggu lalu.
Baca juga: Dolar AS Tembus Rp 15.000 Bikin Harga Laptop Naik Rp 200.000
(ara/ara)
https://m.detik.com/finance/berita-ekonomi-bisnis/d-4240188/penjualan-laptop-sepi-karena-dolar-as-tembus-rp-15000
https://m.detik.com/finance/berita-ekonomi-bisnis/d-4240268/pedagang-khawatir-harga-laptop-naik-lagi-karena-dolar-as
Menurut salah satu pedagang, Desi saat ini pihaknya menjual harga laptop sesuai dengan harga yang ditetapkan dari pabrik, sehingga tidak ada angka yang dilebihkan atau dikurangi.
Adapun, untuk mengatasi sepinya penjualan dirinya mengaku pasrah dan tidak menurunkan margin penjualan demi hal tersebut.
"Kita nggak ada tuh nurunin harga. Kita benar-benar netapin harga sesuai sama dari pabriknya segitu," ungkap Desi kepada detikFinance, Rabu (3/10/2018).
Baca juga: Penjualan Laptop Sepi karena Dolar AS Tembus Rp 15.000
"Ngurangin margin juga nggak soalnya kalau ada yang beli ya sudah, kalau nggak juga ya sudah ikuti saja," imbuh wanita yang berjualan sejak 1998 ini.
Lebih lanjut, ia juga mengaku khawatir akan ada lagi kenaikan harga laptop karena nilai tukar dolar AS yang sudah menembus Rp 15.000.
"Ya kita khawatir ada kenaikan harga laptop kembali sih ini, tapi nggak tahu berapa kita ikut saja," jelasnya.
Adapun, harga laptop di tokonya mengalami kenaikan hingga Rp 150.000. Kenaikan tersebut terjadi sejak dua minggu lalu.
Baca juga: Dolar AS Tembus Rp 15.000 Bikin Harga Laptop Naik Rp 200.000
(ara/ara)
https://m.detik.com/finance/berita-ekonomi-bisnis/d-4240188/penjualan-laptop-sepi-karena-dolar-as-tembus-rp-15000
https://m.detik.com/finance/berita-ekonomi-bisnis/d-4240268/pedagang-khawatir-harga-laptop-naik-lagi-karena-dolar-as
0
1.4K
23
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
695.6KThread•59.2KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya