Kaskus

News

ariawijaya12Avatar border
TS
ariawijaya12
NEWS! Perang Dagang AS - Cina Berpotensi Dorong Ekspor Buah & Baja Dari Indonesia
NEWS! Perang Dagang AS - Cina Berpotensi Dorong Ekspor Buah & Baja Dari Indonesia



Kementerian Perdagangan memperkirakan ekspor komoditas baja hingga buah-buahan Indonesia bisa meningkat ke Amerika Serikat (AS) dan China kalau perang dagang antar kedua negara terus berlangsung.

Kepala Badan Pengkajian dan Pengembangan Perdagangan (BPPP) Kemendag Kasan mengatakan perang dagang akan membuat kedua negara terus berbalas tarif bea masuk impor. Hal itu pada akhirnya akan membuat AS dan China saling mencari sumber impor baru demi kelangsungan industri di dalam negeri masing-masing.

"Indonesia bisa mengambil posisi untuk memanfaatkan peluang barang-barang yang saling terhambat untuk masuk ke masing-masing negara," terang Kasan di kantornya, Selasa (18/9).

Terkait komoditas, Kasan bilang Indonesia bisa meningkatkan ekspor baja dan aluminium ke AS. Selama ini, AS memasok kebutuhan dua komoditas itu dari China. Namun, belum lama, Presiden AS Donald Trump justru mengenakan tarif impor baru untuk dua komoditi tersebut.

"Apalagi belum lama ini, Indonesia mendapat pengecualian kenaikan tarif komoditas ini (dari AS)," katanya.

Sedangkan ke China, Indonesia bisa meningkatkan ekspor komoditas pertanian, misalnya buah-buahan, karena selama ini Negeri Tirai Bambu justru banyak menutup kebutuhan komoditas ini dari AS.

Namun, yang perlu diingat adalah celah mengisi kekosongan pasokan suatu komoditas bagi masing-masing negara tak hanya bisa dinikmati Indonesia.

Tapi juga negara-negara lain, misalnya Thailand, Malaysia, Vietnam, Bangladesh, dan lainnya.
Untuk itu penting bagi Indonesia untuk meningkatkan daya saing pada komoditas-komoditas yang akan disodorkan ke pasar dua negara tersebut. "Kalau tidak nanti potensi Indonesia bisa berkurang," imbuhnya.

Selain itu, hubungan perdagangan sejatinya tak bisa hanya menguntungkan satu negara saja. Artinya, ketika Indonesia ingin mencari untung dengan menjual produk yang dimiliki, maka harus siap pula menerima serbuan produk impor dari negara yang bersangkutan dan produk yang diterima harus dipastikan benar-benar dibutuhkan pula oleh Tanah Air.

"Misalnya dengan AS, mereka pemasok makanan ternak, pakan, kapas, hingga kedelai. Ini sebenarnya bisa dimanfaatkan dalam hubungan bilateral," jelas Kasan.

Tak ketinggalan, Indonesia juga perlu memperkuat posisi tawar melalui hubungan bilateral dengan kedua negara. Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kemendag Iman Pambagyo mengatakan hal ini sejatinya sudah terus dilakukan pemerintah.




Spoiler for Sumber:

nona212Avatar border
nona212 memberi reputasi
1
1.2K
6
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
Berita dan Politik
KASKUS Official
695.1KThread58.9KAnggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.