Kaskus

News

trendeziaAvatar border
TS
trendezia
Kasus Korupsi yang Sudutkan Golkar Dinilai Sarat Muatan Politik
Kasus Korupsi yang Sudutkan Golkar Dinilai Sarat Muatan Politik

JawaPos.com - Korupsi proyek PLTU Riau-1 dituduh berhubungan dengan Munaslub Golkar. Tuduhan tersebut dinilai sebagai bentuk kampanye hitam terhadap Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto.

Pengamat Politik yang juga Direktur Eksekutif Poldata Indonesia, Fajar Arif Budiman mengatakan, dalam kasus tersebut kental muatan politik. Apalagi, jika dikaitkan posisi Partai Golkar sebagai partai besar dan potensi friksi internal yang terjadi.

Menurut dia, kasus tersebut adalah korupsi dari satu atau dua kader namun diambil momentumnya untuk menjadi sebuah tekanan politik terhadap Airlangga. "Hal ini harus dilihat sebagai situasi riak-riak politik setelah Airlangga tidak dipilih sebagai cawapres oleh Jokowi", kata Fajar, Jumat (31/8).

Menurutnya, sumbangan politik dari pengusaha untuk kegiatan partai, apalagi partai sebesar Golkar, adalah sesuatu yang lazim. Masalahnya tidak semua orang paham secara pasti dari mana asal dana sumbangkan itu.

"Justru di bawah kepemimpinan Airlangga, visi Golkar Bersih terlihat signifikan dan menjadi sebuah pencapaian bagi kepemimpinan Airlangga secara khusus," ujar alumni Universitas Padjajaran.

Pengunduran diri Idrus Marham dari jabatan Menteri Sosial merupakan bukti nyata komitmen Partai Golkar di era Airlangga Hartarto. Bahkan, Idrus yang mengundurkan diri karena berstatus tersangka dilakukan sebelum pengumuman resmi oleh KPK kepada publik.

Sementara itu, Wasekjen DPP Partai Golkar Christina Aryani menyatakan,  di bawah kepemimpinan Airlangga Hartarto, Golkar sepakat untuk berbenah dan membersihkan dirinya. Adanya pemberitaan tentang kasus korupsi dari mantan kader Partai Golkar tersebut, Christina menyatakan hal tersebut sebagai bentuk kesalahan pribadi dan tidak bisa dikaitkan dengan Partai Golkar.

"Semua pengurus DPP di era Airlangga telah diminta menandatangani Pakta Integritas. Jika ternyata tetap ada juga kader yang terlibat korupsi, maka mereka harus mundur dari partai," tambah Christina.

Partai Golkar sendiri secara tegas menolak dikaitkan dengan kasus korupsi  yang menimpa Eny Saragih dan Idrus Marham. Sebelumya, Ketum Airlangga Hartarto tegas menyanggah tuduhan yang diberikan tersangka kasus PLTU Riau-1 terkait adanya hubungan antara dana korupsi dengan penyelenggaraan Munaslub Golkar pada 2017 lalu.

Sumber : https://www.jawapos.com/nasional/huk...muatan-politik

#GolkarBersih #Antikorupsi #Integritas #Partai #Kader
0
1.4K
19
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
Berita dan Politik
KASKUS Official
696.1KThread•59.5KAnggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.