Kaskus

News

majestixed7araAvatar border
TS
majestixed7ara
Erdogan: AS Terbitkan Tenggat Waktu Pembebasan Pendeta
Lavinda, CNN Indonesia
Senin, 13/08/2018 03:12


Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Turki Tayyip Erdogan mengungkapkan Pemerintah Amerika Serikat memberi tenggat kepada negaranya hingga Rabu (15/8) depan, untuk membebaskan seorang pendeta Amerika Serikat yang disidangkan oleh Pengadilan Turki.

Kedua negara memang tengah berselisih tentang berbagai isu, mulai dari berbagai kepentingan di Suriah, ambisi Turki membeli sistem pertahanan Rusia, hingga kasus pendeta bernama Andrew Brunson yang diadili di Turki atas tuduhan terorisme.

Andrew Brunson, Kepala Gereja Protestan di Kota Izmir, dikenai tahanan rumah setelah dua tahun dipenjara atas dakwaan mata-mata dan mendukung kelompok terorisme.
Lihat juga: Kurs Lira Anjlok 18 Persen, Erdogan Bantah Turki Alami Krisis

Kasus sang pendeta menjadi salah satu rangkaian pertikaian yang menjadi sumber kerenggangan hubungan antara kedua negara anggota Pakta Perhimpunan Atlantik Utara (NATO) tersebut.


Seperti dikutip Reuters, Minggu (12/8), ketika berbicara kepada para pendukungnya di kota pesisir Laut Hitam, Trabzon, Erdogan mengungkapkan rincian perundingan yang berlangsung pekan lalu antara kedua negara.

Ia mengatakan Washington mengancam akan menjatuhkan sanksi jika Turki menolak membebaskan Brunson.
Lihat juga: Bambang Brodjonegoro Doyan Nonton Film dan Gemari Avengers

Pengadilan Turki telah memindahkan Brunson ke tahanan rumah setelah hampir 20 bulan pendeta Amerika itu mendekam di penjara.

Washington yang merasa kesal karena Brunson masih ditahan, mengeluarkan sanksi terhadap dua menteri Turki. Tak hanya selesai di sana, AS juga merespons kasus tersebut melalui kebijakan ekonomi yang keras yakni, penerapan tarif ganda terhadap impor baja dan aluminium asal Turki.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan bahwa sanksi terhadap Turki memperlihatkan Washington 'sangat serius' agar pendeta asal negara itu dibebaskan.

Langkah pihak berwenang Turki ini menyebabkan krisis diplomatik antara kedua negara.
Lihat juga: Kolombia Jadi Negara ke-137 PBB yang Akui Palestina Merdeka

Washington kemudian menjatuhkan sanksi kepada dua pejabat tinggi Turki sebagai reaksi dan Ankara pun mengancam akan mengambil aksi sebagai balasan. (Reuters)

internasional/20180813014356-134-321693/erdogan-as-terbitkan-tenggat-waktu-pembebasan


bermusuhan dengan U.S bukan pilihan yang tepat dibawah merosotnya nilai Tukar uang Turki.

disisi lain ane paham bahwa turki ingin menunjukan taringnya. tapi balik lagi. turki belum mandiri dalam bidang pembangunan dan ekonomi.

mengambil kebijakan ke blok timur juga bukan kebijakan yang bagus. mengingat turki masih bergantung dengan dunia barat dalam banyak bidang politik, alutista dan kebijakan.


dunia barat memandng turki seperti teman yang suka mengarahkan pisau ke leher mereka. di bawah pimpinan trump, turki hanya mengalami jalan buntu. semakin keras mengecam amerika (dibawah merosotnya ekonomi mereka) semakin sengsara rakyatnya.

ujung2nya agama lagi yang dijadikan "pil" andalan untuk menenangkan masyarakatnya

berkaca lah pada kemungkinan terburuk
coba tanyakan sama venezuela bagaimana indahnya menghadapi masa kritis
Erdogan: AS Terbitkan Tenggat Waktu Pembebasan Pendeta
Diubah oleh majestixed7ara 13-08-2018 14:21
anasabilaAvatar border
anasabila memberi reputasi
1
686
3
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita Luar Negeri
Berita Luar Negeri
KASKUS Official
82.2KThread•21.2KAnggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.