Kaskus

News

rinaldikarzaAvatar border
TS
rinaldikarza
Menurut Pakar UI Penutupan Kali Item Justru Menghambat Proses Kimiawi, Ini Sebabnya
Menurut Pakar UI Penutupan Kali Item Justru Menghambat Proses Kimiawi, Ini Sebabnya
Kali Item dekat wisma atlet Kemayoran.(Foto: Tirto)

Jakarta – Instruksi Gubernur DKI Anies Baswedan memasang waring (jaring) di Kali Item dekat wisma atlet Kemayoran dikritik. Pemasangan waring dinilai bukan solusi tepat bila bertujuan mengurangi bau tak sedap Kali Item.

Pakar kimia Universitas Indonesia (UI) Sunardi Miskal menyatakan bahwa solusi air sungai atau kali yang bau, seperti di Kali Item, bukan dengan ditutupi.


“Kalau ditutup yang terjadi justru kekurangan oksigen dan bau semakin kuat,” kata Sunardi kepada Tempo Kamis, (26/7).


Sunardi mengatakan air kali berwarna hitam dan berbau busuk diakibatkan tingginya pencemar organik dan tidak adanya oksigen yang terlarut. Ketika air kali mengalir, secara alamiah oksigen yang ada di udara dapat terlarut dalam air.


“Oksigen ini akan membantu kehidupan mahkluk mikro untuk mengurai zat-zat pencemar,” paparnya.


Kalau istilah ilmiahnya, kata Sunardi, yakni oksidasi aerob yang mengurai zat organik menjadi air dan gas karbon dioksida. Seharusnya air kali bisa mengalir dengan baik.

“Maka air kali tidak akan berbau” tuturnya.

Sunardi menambahkan langkah yang harus dilakukan dengan air kali dialirkan atau diaerasi. Proses diaerasi atau pengaliran udara untuk membantu kelarutan oksigen dalam air kali.

“Pelan tapi pasti, air kali akan jernih dan baunya hilang,” tuturnya.

Waring Pada Kali Item Buang-buang Anggaran

Sementara itu, Ketua Fraksi NasDem DPRD DKI Jakarta Bestari Barus menyindir waring yang menutupi Kali Item dekat wisma atlet Kemayoran bukan solusi mengatasi bau. Bestari menyinggung Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) yang seharusnya memberikan solusi mengatasi bau Kali Item agar tidak mengganggu atlet Asian Games.

“TGUPP itu kan ahli semua isinya. Ya, (TGUPP) harusnya bisa menemukan orang, ataupun lembaga, ataupun badan yang memang konsentrasi ke situ (menghilangkan bau dari kali),” kata Bestari.

Dia menyebut pemasangan waring bukan solusi untuk masalah bau tak sedap dari Kali Item, yang airnya mengalir ke Kali Sunter. Menurutnya, waring hanya menghambat bau naik ke atas.

“Jadi, kalau menurut pandangan saya, itu hanya solusi-solusian, ya. Dibilang solusi sementara juga bukan. Jadi, kalau ditutup oleh waring, itu kan hanya menghambat bau yang akan naik ke atas, tuh,” terang Bestari.

Selain itu, kritik juga disampaikan Sekretaris Fraksi Hanura DPRD DKI Veri Yonnevil. Pemasangan waring dinilai tidak menyelesaikan pangkal persoalan.

“Sebenarnya nggak perlu yang begitu. Ya, kali bau itu penyebabnya apa? Berarti kan dari hulunya dibersihkan. Itu buang-buang anggaran saja,” tuturnya.

Menurut Veri, pemasangan waring di Kali Item tidak akan menyelesaikan persoalan bau dari kali.

Seperti diketahui, sekitar dua pekan lalu, pemerintah provinsi DKI Jakarta memutuskan menutupi sungai dengan waring—jaring hitam berbahan nilon yang biasa digunakan untuk tambak ikan—di tengah kekhawatiran pemandangan Kali Item akan merusak pemandangan dan terlalu bau bagi atlet asing selama Asian Games 2018.

Anies mengatakan pemasangan jaring untuk mengurangi penguapan dari Kali Item. Anies berharap pemasangan tersebut akan mengurangi bau tak sedap.

“Di lokasi kita kurangi pencahayaan (dengan waring) sehingga mengurangi evaporasi, harapannya tidak tercium (bau tak sedap). Bukan hanya menutup, tapi juga aroma,” kata Anies, Jumat (20/7/2018).

Sumber

0
2.1K
22
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
Berita dan Politik
KASKUS Official
696.2KThread•59.5KAnggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.