- Beranda
- Berita dan Politik
Ini Langkah Strategis untuk Industri Bukan Prioritas
...
TS
rinaldikarza
Ini Langkah Strategis untuk Industri Bukan Prioritas

Ilustrasi Industri 4.0Keuangan.co
Jakarta – Dalam peta jalan Mewujudkan Indonesia 4.0, memang sudah ditetapkan lima sektor industri prioritas. Namun Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menekankan bahwa sektor industri bukan prioritas juga tetap diarahkan ke tujuan yang sama.
Seperti dikatakan Airlangga di Innofest ID 2018, di Jakarta, Selasa (24/7), ia pun memberikan rumusan langkah strategis untuk industri di luar prioritas. Ia memastikan bahwa industri tersebut tetap menerapkan skema sistem industri 4.0.
“Adanya pemilihan sektor prioritas bukan berarti sektor lain dikesampingkan dalam penerapan industri 4.0. Kami berkomitmen memajukan seluruh sektor industri,” kata Airlangga, dalam acara bertajuk Building Innovation Ecosystem For Making Indonesia 4.0 itu.
Menurutnya, untuk sektor lain tersebut disiapkan inisiatif strategis persiapan dan penerapan industri 4.0 yang sifatnya lintas sektoral.
Adapun beberapa langkah strategis tersebut misalnya reoptimalisasi rantai pasok dan membangun infrastruktur digital secara nasional.
Ada lagi langkah lainnya yakni meningkatkan kemampuan SDM industri khususnya bidang kompetansi digital dan kewirausahaan. Serta memicu peningkatan inovasi melalui insentif, dan mengoptimalkan regulasi di sektor industri. Lima langkah strategis itu, menurut Menperin, sudah disiapkan.
Sementara untuk lima industri yang jadi prioritas menerapkan skema industri 4.0 seperti makanan dan minuman, otomotif, elektronik, kimia, serta tekstil akan dioptimalkan. Sektor-sektor ini dinilai sudah memiliki kesiapan dan potensi paling besar.
Seperti diketahui, fenomena industri 4.0 dinilai Presiden Joko Widodo akan memberikan peluang untuk merevitalisasi sektor manufaktur. Menurutnya, skema ini mempercepat upaya dalam mencapai aspirasi besar, yakni Indonesia menjadi kekuatan ekonomi besar dunia pada 2030.
Selain itu, bisa juga mengembalikan posisi ekspor neto dan mendorong peningkatan kontribusi manufaktur terhadap PDB.
Laju Pertumbuhan Industri Bukan Prioritas Menunjukkan Kinerja Baik
Meminjam laporan Kementerian Perindustrian, saat ini perekonomian Indonesia masih menunjukkan kinerja yang baik. Lihat saja laju pertumbuhan ekonomi pada triwulan I 2018 yang mencapai 5,96 persen.
Dikatakan pertumbuhan ekonomi tersebut ditopang oleh sektor industri yang pertumbuhannya mencapai 5,03 persen pada periode tersebut. Hal ini pun lebih baik dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya yang sebesar 4,80 persen.
Pada kesempatan yang sama, Menteri Perhubungan Rudiantara mengatakan revolusi industri generasi keempat atau industri 4.0 ini menuntut adanya ketersediaan informasi secara cepat dan tepat. Maka dari itu, konektivitas data menjadi kunci.
Ia menambahkan pemerintah saat ini bukan hanya bertindak sebagai regulator dalam mendorong tercapainya target revolusi industri 4.0. Tapi juga sebagai fasilitator dan akselerator terhadap dunia usaha di dalam negeri.
“Pada saat memasuki era baru industri 4.0, maka konektivitas menjadi sesuatu yang tidak terpisahkan. Tugas saya untuk memastikan konektivitas itu ada,” kata Rudiantara, di acara yang sama.
Sumber
0
801
2
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
696.1KThread•59.4KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya