Jakarta, Puan Maharani adalah Menteri bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK). Banyak kerja dan prestasi yang tertoreh, banyak sumbangsih pada pembangunan nasional.
Keberhasilannya dapat dilihat dari sejumlah indikator, yaitu angka kemiskinan dan pengangguran menurun, tingkat kesejahteraan rakyat meningkat, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat bersama angka ketimpangan sosial yang semakin menurun.
Puan Maharani yang diragukan, dipertanyakan, dan bahkan dinyinyiri mampu membuktikan, bahwa kepemimpinannya sebagai Menteri bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) tidaklah mengecewakan. Banyak kerja dan prestasi Puan Maharani yang memberikan sumbangsih besar pada pembangunan nasional.
Mengedepankan integritas, etos kerja, dan mengutamakan gotong-royong adalah ciri khas kerja Puan Maharani dalam memimpin Kemenko PMK sehingga kerja koordinasi, sinkronisasi, dan pengendalian program atau kebijakan yang menjadi tugas utamanya dapat dilakukan dengan baik.
Angka kemiskinan dan pengangguran menurun. Tingkat kesejahteraan rakyat meningkat. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat bersama angka ketimpangan sosial yang semakin menurun. Kesemuanya menjadi instrumen dalam membentuk kemampuan dan mentalitas Puan Maharani dalam memimpin.
Kerja Puan Maharani untuk kesejahteraan rakyat, pemberdayaan rakyat, dan pembangunan karakter mampu menyasar langsung kebutuhan rakyat pada lapisan bawah sekaligus memberikan pengaruh yang siginifikan terhadap pembangunan.
Yang kedua adalah kemampuannya dalam bidang politik, Puan adalah politisi berpengaruh di PDI-P, tak semua orang mempunyai kemampuan ini. Kemudian keteladanan adalah yang ketiga, Puan Maharani memberikan keteladanan dalam memimpin. Ketika berbicara integritas, ia membuktikan itu dengan perilaku anti-korupsi dan komitmen kerjanya.
Puan Maharani yang bersemangat dan melayani menjadi teladan bagi bawahannya atau Kementerian di bawah koordinasinya untuk ikut bekerja bersama, bergotong royong mengabdi pada negara.
Sejatinya mudah untuk menilai keberhasilan Puan Maharani dalam memimpin Kemenko PMK, yaitu dengan memastikan kerja dan prestasinya. Banyak pencapaian kerja dan prestasi yang dihasilkan oleh Kemenko PMK, sementara secara koordinatif Puan Maharani bersama 8 Kementerian lainnya bekerjasama untuk menyejahterakan dan memberdayakan rakyat serta membangun karakter bangsa.
Semua itu dibuktikan dengan capaian tiga tahun kerja yang luar biasa dalam membangun dan memajukan bangsa. Dirinya mendapatkan apresiasi dan penghargaan dari sejumlah Lembaga, salah satunya adalah BKN dan Situs Pemerintah Paling Progresif.
Puan Maharani juga memberikan keteladanan dalam memimpin, Puan juga memiliki integritas, perilaku anti-korupsi, komitmen kerjanya dan kesederhanaan serta terpenting adalah dedikasi untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.
Quote:
Bataraonline – Sosok kepemimpinan Puan Maharani sebagai Menteri bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) tidaklah mengecewakan. Banyak kerja dan prestasi yang memberikan sumbangsih besar pada pembangunan nasional.
Keberhasilan Menko PMK dapat dilihat dari sejumlah indikator, yaitu angka kemiskinan dan pengangguran menurun, tingkat kesejahteraan rakyat meningkat, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat bersama angka ketimpangan sosial yang semakin menurun.
Pada akhirnya, apa yang dikhawatirkan banyak orang tentang keberadaan Puan Maharani dalam Kabinet Kerja Jokowi-JK mulai menemukan jawaban. Puan Maharani yang diragukan, dipertanyakan, dan bahkan dinyinyiri mampu membuktikan, bahwa kepemimpinannya sebagai Menteri bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) tidaklah mengecewakan. Banyak kerja dan prestasi Puan Maharani yang memberikan sumbangsih besar pada pembangunan nasional. Dulu, untuk menanggapi segala bentuk sinisme dan sikap skeptis yang bermunculan, Puan Maharani hanya berkata, “Berikan saya kesempatan!”.
Kesempatan itu dipergunakan Puan Maharani untuk bekerja, mengabdi pada bangsa dan negara. Mengedepankan integritas, etos kerja, dan mengutamakan gotong-royong adalah ciri khas kerja Puan Maharani dalam memimpin Kemenko PMK sehingga kerja koordinasi, sinkronisasi, dan pengendalian program atau kebijakan yang menjadi tugas utamanya dapat dilakukan dengan baik. Kemampuan inilah yang luput dari bacaan orang-orang yang mengkhawatirkan kinerjanya sehingga menilai Puan Maharani hanya berdasarkan asumsi negatif seperti titipan, pesanan.
Keberhasilan Puan Maharani dalam memimpin Kemenko PMK serta 8 Kementerian yang berada di garis koordinasinya bisa dilihat dari beberapa pencapaian gemilang, setidaknya dalam tiga tahun terakhir ini. Angka kemiskinan dan pengangguran menurun. Tingkat kesejahteraan rakyat meningkat. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat bersama angka ketimpangan sosial yang semakin menurun. Kerja Puan Maharani untuk kesejahteraan rakyat, pemberdayaan rakyat, dan pembangunan karakter mampu menyasar langsung kebutuhan rakyat pada lapisan bawah sekaligus memberikan pengaruh yang siginifikan terhadap pembangunan.
Capaian kerja yang prestatif Puan Maharani untuk kesejahteraan rakyat, pemberdayaan rakyat, dan pembangunan karakter mampu menyasar langsung kebutuhan rakyat pada lapisan bawah sekaligus memberikan pengaruh yang siginifikan terhadap pembangunan.
Lalu, apa yang melatarbelakangi keberhasilan Menko Puan Maharani memimpin Kemenko PMK serta membuktikan capaian yang prestatif?
Pertama, tentu saja kemampuan. Memimpin itu soal kemampuan untuk mengorganisasikan, mengoordinasikan, serta mengorkestrakan segala potensi yang dimiliki. Beberapa kali, Kemenko PMK mendapatkan apresiasi dan penghargaan dari Lembaga, sebut saja seperti BKN dan Situs Pemerintah Paling Progresif. Kemampuan itu tidak diperoleh Puan Maharani secara instan, melainkan melalui tangga-tangga perjuangan yang melelahkan. Ia melakukan proses dan penempaan sebelum akhirnya terjun sebagai politisi. Pengalamannya jelas. Kesemuanya menjadi instrumen dalam membentuk kemampuan dan mentalitas Puan Maharani dalam memimpin.
Kedua, faktor politik. Diakui atau tidak, Puan Maharani adalah politisi berpengaruh di PDIP, penerus “trah” biologis dan ideologis Soekarno, sekaligus putri dari Megawati Soekarno Putri. Realitas itu kemudian membuatnya disegani. Hal itu bahkan disyukuri oleh Puan Maharani, bahwa tak semua orang ditakdirkan memiliki “faktor x” seperti dirinya. Namun tentu saja semuanya bergantung pada faktor yang pertama, yaitu kemampuan; sebagaimana dijelaskan sebelumnya.
Ketiga, keteladanan. Puan Maharani memberikan keteladanan dalam memimpin. Ketika berbicara integritas, ia membuktikan itu dengan perilaku anti-korupsi dan komitmen kerjanya. Namanya bahkan tak pernah disebut-sebut dalam kasus atau skandal koruptif. Ketika berbicara kesederhanaan, ia menunjukkannya dengan cara berpakaian yang sederhana saja (Batik), atau penyuka kuliner lokal (Pempek Belida). Puan Maharani yang enerjik dan melayani menjadi teladan bagi bawahannya atau Kementerian di bawah koordinasinya untuk ikut bekerja bersama, bergotong royong mengabdi pada negara.
Sejatinya mudah untuk menilai keberhasilan Puan Maharani dalam memimpin Kemenko PMK, yaitu dengan memastikan kerja dan prestasinya. Banyak pencapaian kerja dan prestasi yang dihasilkan oleh Kemenko PMK, sementara secara koordinatif Puan Maharani bersama 8 Kementerian lainnya bekerjasama untuk menyejahterakan dan memberdayakan rakyat serta membangun karakter bangsa. Semua itu dibuktikan dengan capaian tiga tahun kerja yang luar biasa dalam membangun dan memajukan bangsa.
Kemenko PMK telah mendapatkan apresiasi dan penghargaan dari sejumlah Lembaga, salah satunya adalah BKN dan Situs Pemerintah Paling Progresif. Puan Maharani juga memberikan keteladanan dalam memimpin, Puan juga memiliki integritas, perilaku anti-korupsi, komitmen kerjanya dan kesederhanaan serta terpenting adalah dedikasi untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.
Sumber Berita :
https://bataraonline.com/indeks-pemb...osial-menurun/