alexa-tracking
Entertainment
Batal
KATEGORI
link has been copied
285
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b3fa1a6d44f9f8e768b4567/orang-kantor-boleh-berbangga-orang-usaha-boleh-berbahagia
Siapa sih yang tidak ingin kerja di kantoran. Pakaian selalu rapih, bersih, klimis, gaji tetap, full ac, wangi, di lingkungan yang terjamin, keberadaannya tentu membuat setiap orang ingin bekerja di kantor. Orang kantoran boleh berbangga karena bekerja terjadwal dan terstruktur, tapi orang yang punya usaha sendiri lebih berbahagia, kok bisa?
Lapor Hansip
07-07-2018 00:06

Orang Kantor Boleh Berbangga, Orang Usaha Boleh Berbahagia

Past Hot Thread
Orang Kantor Boleh Berbangga, Orang Usaha Boleh Berbahagia

[ HT# 346 ]
emoticon-I Love Kaskus

Siapa sih yang tidak ingin kerja di kantoran. Pakaian selalu rapih, bersih, klimis, gaji tetap, full ac, wangi, di lingkungan yang terjamin, keberadaannya tentu membuat setiap orang ingin bekerja di kantor. Orang kantoran boleh berbangga karena bekerja terjadwal dan terstruktur, tapi orang yang punya usaha sendiri lebih berbahagia, kok bisa?

Begini, sebenarnya ini adalah curcol pengalaman saya sendiri setelah sekitar 15 tahunan kerja kantoran tapi kini lebih memilih usaha sendiri, tapi untuk urusan yang berhubungan dengan kerjaan kantor akhirnya saya lebih memilih jadi freelancer sebagai profesi ke dua sambilan saya.

Orang Kantor Boleh Berbangga, Orang Usaha Boleh Berbahagia


Kantoran Vs Usahawan

Yup, awalnya saya juga sebagai seorang karyawan kantoran, dulunya saya sangat berbangga hati dan yakin dengan masa depan saya, tapi seiring perjalanan waktu dan tantangan yang saya hadapi di kantoran sepertinya tenaga, fikiran, waktu berharga ini habis di kantor-di tempat orang lain, kerja keras untuk orang lain, dan habis umur saya untuk mengukur jalan, bermacet-macet lara, ketemu keluarga udah gak semangat, stress, yang pada akhirnya orang rumah yang kena pelampiasan. Uff, kebahagiaan semu sepertinya.

Ketika usia mengabdi saya di kantoran menginjak sekitar 10 tahunan, dan pernah pengalaman berpindah dibeberapa jenis kantor dan karakter di dalamnya saya mulai berfikir, akankah saya harus seperti ini, terus bekerja dengan orang lain? dibawah telunjuk orang lain? dimana kebahagiaan hakiki yang harusnya saya dapatkan? Saya sangat menyadari ketika usia ini tidak lagi muda, ketika usia ini tidak lagi dianggap produktif oleh atasan maka cepat atau lambat saya akan di depak keluar! Hanya tinggal menunggu waktu saja. Sedihnya lagi seperti teman saya yang dikeluarkan tanpa ada penghargaan sama sekali, padahal dulunya dia cukup berprestasi di departemennya.

Dari situ saya mulai berfikir keras dan memutar otak, sebelum nasib saya seperti teman saya tadi maka pada akhirnya jalan keluar satu-satunya adalah saya harus menciptakan lapangan kerja sendiri. Sebuah pilihan tepat rupanya, disini saya benar-benar bisa menikmati hidup, tak diatur atasan, hidup sekarang bukan di bawah telunjuk orang lain lagi yang notabene bukanlah saudara dan terkadang sering meremehkan, belum lagi persaingan antar karyawan yang tidak sehat didepan mata membuat kepala ini jadi pening karena masih harus memikirkan detlen yang kadang tak masuk akal.

Senangnya punya usaha sendiri dan bisa mengatur pendapatan dan pencapaian target, itu semua saya sendirilah yang mengatur dan menentukannya, kerja di rumah, bisa ketemu keluarga, pergi-pulang sesuka saya, makan-senang-senang dimanapun dan kapanpun suka, meeting bisa dimana saja, ibadah lebih teratur dan lebih baik, liburan..ahh, kapanpun saya bisa...bukankah ini yang diimpikan setiap orang?


Karena awalnya saya adalah seorang pekerja kantoran tapi saya tidak melupakan dunia kerja yang kaku tersebut, yup, saya lebih memilih untuk menjadi seorang freelancer di kantor terakhir saya dan beruntung atasan tidak keberatan. Sebagai usahawan kini profesi saya semakin lengkap karena profesi sebagai freelancer tetap saya jalani untuk menambah pundi-pundi pemasukkan dikala usaha saya sepi, termasuk membuat tulisan di beberapa blog dan di forum tercinta ini, Kaskus sebagai penyalur hobi yang menghasilkan. Jadi keduanya bisa sama-sama berjalan dan melengkapi, iyes!


Enak kerja kantoran apa usaha sendiri?

Orang Kantor Boleh Berbangga, Orang Usaha Boleh Berbahagia

Kalau disuruh memilih enak mana bekerja di kantor atau usaha sendiri, maka seiring perjalanan waktu saya saat ini tentu saja saya memilih bekerja dengan usaha sendiri. Bukan cuma 'enak' tapi lebih dari itu, saya 'lebih bahagia', 'lebih bebas'. Yup, seperti yang saya jalani sekarang ini. Tapi jujur semua itu selalu ada tantangan dan resikonya, ada kurang dan lebihnya juga apalagi di awal membangun usaha, saya sendiri perlu tiga tahun bersabar agar usaha saya stabil dan mulai menunjukkan hasil yang signifikan. Pernah saya alami sehari hanya ada pemasukan Rp 50.000 itupun kotor, mendapat uang palsu dikala usaha sepi, tapi saya tetap bersyukur dan berfikir positif dan atas buah kesabaran kini omset saya kini sehari minimal 1-2 juta, bisa dikatakan stabil, bahkan kalau sedang ramai sehari bisa mencapai 9-10 juta (maaf bukan untuk pamer tapi sekedar share dan inspirasi buat teman-teman disini).

Kalau bicara tantangan dan peluang menurut saya semua tergantung bagaimana jenis usaha kita, memenuhi kebutuhan pasar dengan melihat trend, fokus, dan tentukan dengan jelas target impian apa yang ingin dicapai. Itulah yang menimbulkan semangat saya untuk terus berkerja dan berkarya.

Kalau bicara arus kas usaha, harus benar-benar jelas dan terperinci serta bertanggung jawab. Laporan keuangan harian, bulanan dan akhir tahun lengkap tertulis dalam buku besar. Tahun-tahun awal keuntungan saya jadikan modal usaha lagi agar lebih lengkap dan menarik konsumen. Tips dari saya jika salah satu produk dagangan datang dari sales jika ada uang lebih lebih baik cash keras saja, selain harga lebih murah sales biasanya akan rajin menawarkan produk lainnya dan perlu diingat jadikan sales sebagai mitra usaha, ini akan membangun sebuah hubungan usaha yang kuat dimasa depan.



Kalau kita ngantor

Bekerja di kantor memang menyenangkan, hidup serasa teratur dengan gaji tetap dan pembukuan keuangan rumah tangga yang tidak terlalu rumit sampai dengan akhir bulan, kalau ada lebih ya, Alhamdulillah. Sayangnya keteraturan di dunia perkantoran membuat hidup saya seperti robot, datar, di zona nyaman yang semu. Lama-lama menjenuhkan. Yup, setinggi apapun prestasi, semewah apapun bangunan kantormu, dan seluas apapun pergaulan di kantor tetap kita berada di bawah 'perintah' atasan, dibawah telunjuk atasan! Padahal itu semua bukan milik kita, jadi apa yang harus dibanggakan? Bagi saya yang bekerja di bidang kreatif ini membuat hidup saya lama-kelamaan merasa jenuh, karya saya seraya sangat dibatasi, dan kaku.

Saya sangat menyadari mungkin tidak semua sependapat dengan pemikiran saya, dan saya amini. Ada yang memang hidupnya benar-benar nyaman dengan keteraturan yang ada, bangga menjadi karyawan tetap atau kontrak dan memang itu hak dan pilihan. Saya tidak bisa memaksa. Tapi penting untuk disadari dan diingat adalah sebaik dan senyaman apapun seorang karyawan punya masa 'ekspired' karena kompetisi di dunia kerja sangat kejam.


Bagaimana dengan usaha sendiri?

Orang Kantor Boleh Berbangga, Orang Usaha Boleh Berbahagia

Lalu bagaimana dengan dunia wirausaha sendiri? Saya sadar tulisan ini memang bersifat subyektif, ini berdasarkan pengalaman saya sendiri. Sebagai seorang 'mantan' karyawan yang taat pada atasan akhirnya saya mengambil keputusan besar, hijrah di dunia wirausaha.

Seperti diawal penjelasan diatas tadi awalnya saya sama sekali tak pernah membayangkan menjadi seorang wirausaha itu seperti apa. Dengan bermodalkan ilmu sekolah, kantor, dan ikut forum dan komunitas saya tidak lagi meraba-raba, usaha saya bentuk dan kemas sedemikian rupa sesuai dengan keinginan saya.

Dengan sombongnya saya pernah 'menolak' tawaran kerja sebagai PNS, padahal saya dulu pernah bekerja juga di sebuah instansi pendidikan dan ada peluang untuk diterima, dimana status saya jika masuk PNS saat itu rasanya sudah cukup lumayan, tapi apa mau dikata panggilan jiwa tidak mengarah kesana, dan akhirnya bisa ditebak, saya dengan bangga mendeklarasikan diri sebagai seorang wirausaha.

Dunia wirausaha sebetulnya tidak begitu beda dengan kerja kantoran. Hal yang paling membedakan dan paling terlihat adalah saya tidak lagi berada di gedung tinggi dan mewah, kerja tidak diatur orang lain, tapi semenjak saya menjadi wirausahawan hidup saya jadi lebih bebas untuk menentukan waktu kerja, saya sendiri yang menentukan arah usaha, dan menentukan seberapa besar keuntungan yang ingin saya capai, pilihan ada ditangan saya, usaha ini ada ditangan saya, dan saya sendirilah bos yang merangkap karyawan, otomatis gajipun jadi dobel, hehe. Besar atau kecil sebuah usaha tapi saya tetap berada dipucuk pimpinan, sayalah bosss bagi diri sendiri, iyes!

Ternyata memang inilah kehidupan yang saya idam-idamkan, hidup lebih fleksibel, bebas bergerak, dengan pakaian yang non formil membuat ide-ide kreatif saya justeru semakin tumbuh dan dinamis, tidak dikotak-kotakkan. Dan tanpa meninggalkan pekerjaan kantoran saya pun mengambil posisi sebagai freelancer.


Menjadi usahawan bukan juga tanpa resiko, kerja di kantor pun beresiko, tapi berwirausaha lebih bahagia karena saya yang mengontrol dan mengatur hidup saya sendiri, bukan orang lain.

Kalau kita ingin jadi usahawan ubahlah mindset kita dulu agar harus bisa sukses, perilaku, fikiran, pergaulan harus dalam lingkungan yang mendukung dan saling support. Jadilah usahawan yang cerdas, suka menambah teman baru, dan update teknologi. Saya sendiri menggunakan rumus piramida untuk membangun usaha saya agar kuat. Melebar dibawah yang artinya menjalin hubungan bisnis yang kuat untuk menuju hasil pada satu titik kesuksesan pada pucuk piramida.

Tapi jika seorang karyawan, saya melihat mereka menggunakan rumus terbalik, piramida yang menghadap terbalik, ini sangatlah rawan dan mudah goyah, tapi itulah kenyataannya, semoga disini maksud saya bisa dipahami.


Tulisan ini bukan untuk mengajak teman-teman untuk keluar dari dunia kerja kantoran, tapi ini sekedar 'curcol' saya berdasarkan pengalaman setelah pernah bekerja dan beralih untuk fokus mendirikan usaha. Bagaimana dengan anda, apa pengalaman hidup anda selama ini di dunia kerja?

"Orang kantor boleh berbangga dengan penampilan dan lingkungannya, tapi orang punya usaha sendiri paling bahagia dalam hidupnya." - iskrim

"Sebagai orang yang bertanggung jawab, saya harus menjadi seseorang yang berarti, sekecil, seperti dan menjadi apapun itu." - iskrim



Sebuah renungan sebelum saya menutup tulisan kali ini yang saya cuplik dari quote nya oom Bob Sadino:

"Orang pintar belajar keras untuk melamar pekerjaan. Orang goblok berjuang keras untuk sukses biar bisa bayar para pelamar kerja."


... dan oom Chandra Putra Negara:

“hidup anda sekarang ditentukan oleh masa lalu anda. hidup anda di masa depan ditentukan oleh anda sekarang!!“


Orang Kantor Boleh Berbangga, Orang Usaha Boleh Berbahagia

emoticon-Hai

BACAAN KEREN ISKRIM LAINNYA NIH, GAN

[ HT# 240 ]

Orang Kantor Boleh Berbangga, Orang Usaha Boleh Berbahagia

Lelah, Sebuah Berkah yang Jarang Kita Sadari
(Nikmati Selagi Bisa)


[ HT# 340 ]

Orang Kantor Boleh Berbangga, Orang Usaha Boleh Berbahagia

Menguji Kesetiaan Sebuah Hubungan, Sampai Kapan Setiamu?

Orang Kantor Boleh Berbangga, Orang Usaha Boleh Berbahagia

Orang Kantor Boleh Berbangga, Orang Usaha Boleh Berbahagia

guk

Orang Kantor Boleh Berbangga, Orang Usaha Boleh Berbahagia

MAMPIR GAN, DI STUDIONYA ISKRIM
Web Blog: iskrim.com
Web WP: dulandroid.com
FB: Facebook/iskrim
Instagram: iskrimkaskus
Line: Iskrimkaskus

█║▌│█│║▌║││█║▌│║▌║█║║▌║││█║▌││█
ISKRIM .com - BERITA JADI CERITA
Copyright © 2017 - 2018 www. iskrim. com | All Rights Reserved
Member of Thread Creator Gen. 1 - KASKUS


Orang Kantor Boleh Berbangga, Orang Usaha Boleh Berbahagia

sumur : iskrim. com | sotoshop : iskrim



KOMENTAR NTAPS KASKUSER Part 1

Quote:Original Posted By slowreply
setuju gan emang pelajarannya yang bisa diambil adalah selagi jadi karyawan harus pinter-pinter ambil kesempatan apabila ada dengan membangun aset yang banyak untuk masa depan.. jangan terlena dengan gaji yang besar dengan melakukan pemborosan dan pamer barang yang gak guna..

ada satu pepatah bagus yang ane pernah baca buat temen-temen karyawan yaitu "cintailah pekerjaanya, bukan perusahaannya" karena suatu saat perusahaan itu uda gak cinta sama agan, dia akan mencari pengganti agan dengan segera emoticon-Big Grin


Quote:Original Posted By yantri.syafran
gak usah saling ngiri lah
gak semua orang punya bakat jadi pengusaha
orang macem gitu emang cocoknya jadi orang kantoran aja
jadi pengusaha itu gak gampang, semua ilmu kuliahan yg kamu dapatkan, gak berarti apa apa begitu kamu nyemplung ke dunia usaha
kudu mental baja, ngelebihin mental orang kantoran malahan
orang kantoran itu serba pasti, gaji pasti dapat di akhir bulan, mau berprestasi kek, gaji buta kek, pasti dapat gaji
pengusaha jangan harap semudah itu, meleng dikit, minus dompet ente adanya, terlalu semangat malah tajir, gak enak sama sodara yg hidup kekurangan emoticon-Wakaka


Quote:Original Posted By slowreply


setuju gan emang pelajarannya yang bisa diambil adalah selagi jadi karyawan harus pinter-pinter ambil kesempatan apabila ada dengan membangun aset yang banyak untuk masa depan.. jangan terlena dengan gaji yang besar dengan melakukan pemborosan dan pamer barang yang gak guna..

ada satu pepatah bagus yang ane pernah baca buat temen-temen karyawan yaitu "cintailah pekerjaanya, bukan perusahaannya" karena suatu saat perusahaan itu uda gak cinta sama agan, dia akan mencari pengganti agan dengan segera emoticon-Big Grin


Quote:Original Posted By gembelurban
Ini jujur nih tadinya ane mikir orang2 yg kerja kantoran kaya yg ts deskripsiin secara bokap juga pensiunan pns kaya begitu.

Tapi ternyata gak semua yg kerja di kantoran kaya yg ts deskripsiin, abang ane dalam seminggu paling keren 3 hari ngantor sisanya ngeremote dari rumah emoticon-Cape d... . Nah klo case kaya gini apa kagak enak namanya, kata abang ane di eropa sono udah biasa model kerja kaya doi emoticon-Bingung


Quote:Original Posted By damianus0809
Gini, pertama perlu diketahui dulu klo tiap orang itu tentu beda-beda. Ada tipe orang yang teratur dan suka main aman/stabil dan ada tipe orang yang bebas dan lebih suka tantangan. Tapi satu hal yang kita setujui, namanya kebahagiaan itu berasal dari kebebasan, bebas nentuin apa aja yang kita mau, bebas mau bekerja kapan, bebas mau ngerjain apaan, bebas merintah/nyuruh apaan, bebas berinteraksi dengan siapa aja, bebas mau kemana aja kapan aja, dll. Dan ga bisa dipungkiri walaupun di kantor kebebasan itu ada, namun tentu saja terbatas. Berbeda dengan dunia usaha dimana kebebasan itu bener-bener bebas sebebas-bebasnya hanya dibatasi aturan UU. Jadi otomatis dunia usaha akan memberi kebahagiaan lebih karena faktor tadi dari kebebasan waktu, kebebasan berekspresi/mencipta, kebebasan bepergian, dll dapat terpenuhi.

Jika dibandingkan dengan level yang setara, misal kerja kantoran perusahaan biasa dengan gaji 10juta sebulan dibandingkan wirausahan profit 10jt sebulan, boleh saya bilang kerjaan wirausaha akan lebih mudah. Meskipun wirausaha itu berat dan banyak saingan serta harus kreatif, cukup mudah untuk mendapat profit 10juta sebulan bahkan jualan online aja bisa lebih dari itu. Sedangkan jika kerja kantoran di perusahaan biasa, mungkin perlu 2-3 tahun untuk mendapatkan income segitu, belum lagi pressure dari atasan, jam kerja yang pergi subuh pulang larut tidur bentar, gitu terus.

Benar, di kantor kita bisa bebas berekspresi/mencipta sesuai passion kita misal kerja desain di kantor desain. Tapi tentu saja pada akhirnya tetap harus mengikuti perintah bos atau standar perusahaan. Sedangkan jika misal wirausaha/freelance, kita dapat mengekspresikan karya kita dengan bebas ke klien dan dapat menjelaskan konsep kita dengan lebih terbuka. Bukankah itu lebih bebas? Belum lagi kalau kita dapat mempekerjakan orang lain, bayangkan satu orang yang kita pekerjakan dapat menghidupi 3 orang lainnya (standar keluarga 2 anak), berapa besar coba pahala yang kita dapat?

Perihal ada yang ngomong orang-orang punya rejeki sendiri, ada yang emang pengusaha ada yang emang karyawan. Menurut gue ga sepenuhnya benar. Semua orang bisa jadi pengusaha kalau emang ada niat dan ada aksi. Cuma ya balik lagi pada faktanya ga semua orang punya niat dan orang yang punya niat pun ga semua mau beraksi akhirnya berakhir jadi karyawan.

Sebenarnya topik ini, berusaha seobjektif apapun tetap hasilnya akan lebih baik menjadi wirausaha jika dibandingkan dalam level yang setara.


Quote:Original Posted By superaymond
Sekecil apapun usahamu, kamu adalah bos, setinggi apapun jabatanmu di perusahaan, kamu adalah karyawan...

Satu lagi nih gan, supaya gak terlalu pusing perbandingannya ya, ini fakta, yang namanya negara maju, salah satu indikasinya yg pasti adalah banyaknya jumlah wirausahawan alias pengusaha di negara tsb, makin banyak jumlah pengusaha, makin maju negaranya, ini fakta sederhana dan gak sulit dimengerti


Quote:Original Posted By jonathan19tan
ane setuju banget dgn sharing Om Iskrim, sembari bekerja mencari modal, ane juga belajar ilmu dari bos langsung dan praktek langsung di kejamnya dunia kerja.... ane yakin ane akan semakin terasah, meskipun kadang tugas diluar Job Desc, tpi ane selalu yakin kalo itu justru menguntungkan ane krn ane secara tidak langsung uda belajar hal baru...


kerja smbilan usaha uda pernah coba, tpi gagal, dan coba lagi trus gagal lagi...
ane ga menyerah, ane akan terus berjuang sampai titik darah penghabisan...


Setinggi2nya pangkatmu, kamu tetaplah karyawan..



emoticon-Hammer2




...
Diubah oleh iskrim
profile-picture
genderwoo memberi reputasi
1
Tampilkan isi Thread
Halaman 6 dari 15
Orang Kantor Boleh Berbangga, Orang Usaha Boleh Berbahagia
10-07-2018 19:48
..... emoticon-Traveller pamit
0 0
0
Orang Kantor Boleh Berbangga, Orang Usaha Boleh Berbahagia
10-07-2018 21:00
dari judulnya bikin pengen melimpir.. emoticon-nyantai
0 0
0
Orang Kantor Boleh Berbangga, Orang Usaha Boleh Berbahagia
10-07-2018 23:18
Quote:Original Posted By amanyama
dari judulnya bikin pengen melimpir.. :nyantai


karena lama tak mampir, kesan dan pesannya dong dimari emoticon-Malu (S)
0 0
0
Orang Kantor Boleh Berbangga, Orang Usaha Boleh Berbahagia
11-07-2018 00:15
Quote:Original Posted By iskrim
karena lama tak mampir, kesan dan pesannya dong dimari emoticon-Malu (S)


Iya om lama tak mampir dan keliling emoticon-Embarrassment

Pesannya ajarin ama bikin trit om biar hate emoticon-Big Grin
Bonus emoticon-Rate 5 Star
Diubah oleh amanyama
0 0
0
Orang Kantor Boleh Berbangga, Orang Usaha Boleh Berbahagia
11-07-2018 01:46
masih kerja kantoran tapi sesuai passion emoticon-Jempol
0 0
0
Orang Kantor Boleh Berbangga, Orang Usaha Boleh Berbahagia
11-07-2018 06:54

mantap gan, 👍

Quote:Original Posted By iskrim
Orang Kantor Boleh Berbangga, Orang Usaha Boleh Berbahagia

Siapa sih yang tidak ingin kerja di kantoran. Pakaian selalu rapih, bersih, klimis, gaji tetap, full ac, wangi, di lingkungan yang terjamin, keberadaannya tentu membuat setiap orang ingin bekerja di kantor. Orang kantoran boleh berbangga karena bekerja terjadwal dan terstruktur, tapi orang yang punya usaha sendiri lebih berbahagia, kok bisa?

Begini, sebenarnya ini adalah curcol pengalaman saya sendiri setelah sekitar 15 tahunan kerja kantoran tapi kini lebih memilih usaha sendiri, tapi untuk urusan yang berhubungan dengan kerjaan kantor akhirnya saya lebih memilih jadi freelancer sebagai profesi ke dua sambilan saya.

Orang Kantor Boleh Berbangga, Orang Usaha Boleh Berbahagia


Kantoran Vs Usahawan

Yup, awalnya saya juga sebagai seorang karyawan kantoran, dulunya saya sangat berbangga hati dan yakin dengan masa depan saya, tapi seiring perjalanan waktu dan tantangan yang saya hadapi di kantoran sepertinya tenaga, fikiran, waktu berharga ini habis di kantor-di tempat orang lain, kerja keras untuk orang lain, dan habis umur saya untuk mengukur jalan, bermacet-macet lara, ketemu keluarga udah gak semangat, stress, yang pada akhirnya orang rumah yang kena pelampiasan. Uff, kebahagiaan semu sepertinya.

Ketika usia mengabdi saya di kantoran menginjak sekitar 10 tahunan, dan pernah pengalaman berpindah dibeberapa jenis kantor dan karakter di dalamnya saya mulai berfikir, akankah saya harus seperti ini, terus bekerja dengan orang lain? dibawah telunjuk orang lain? dimana kebahagiaan hakiki yang harusnya saya dapatkan? Saya sangat menyadari ketika usia ini tidak lagi muda, ketika usia ini tidak lagi dianggap produktif oleh atasan maka cepat atau lambat saya akan di depak keluar! Hanya tinggal menunggu waktu saja. Sedihnya lagi seperti teman saya yang dikeluarkan tanpa ada penghargaan sama sekali, padahal dulunya dia cukup berprestasi di departemennya.

Dari situ saya mulai berfikir keras dan memutar otak, sebelum nasib saya seperti teman saya tadi maka pada akhirnya jalan keluar satu-satunya adalah saya menciptakan lapangan kerja sendiri. Sebuah pilihan tepat rupanya, disini saya benar-benar bisa menikmati hidup, tak diatur atasan, hidup bukan di bawah telunjuk orang lain lagi yang notabene bukan saudara dan sering meremehkan, belum lagi persaingan antar karyawan yang tidak sehat membuat kepala ini jadi pening karena masih harus memikirkan detlen yang kadang tak masuk akal.

Senangnya punya usaha sendiri dan bisa mengatur pendapatan dan pencapaian target, itu semua saya sendirilah yang mengatur dan menentukannya, kerja di rumah, bisa ketemu keluarga, pergi-pulang sesuka saya, makan-senang-senang dimanapun dan kapanpun suka, meeting bisa dimana saja, ibadah lebih teratur dan lebih baik, liburan..ahh, kapanpun saya bisa...bukankah ini yang diimpikan setiap orang?


Karena awalnya saya adalah seorang pekerja kantoran tapi saya tidak melupakan dunia kerja yang kaku tersebut, yup, saya lebih memilih untuk menjadi seorang freelancer di kantor terakhir saya dan beruntung atasan tidak keberatan. Sebagai usahawan kini profesi saya semakin lengkap karena profesi sebagai freelancer tetap saya jalani untuk menambah pundi-pundi pemasukkan dikala usaha saya sepi, termasuk membuat tulisan di beberapa blog dan di forum tercinta ini, Kaskus sebagai penyalur hobi yang menghasilkan. Jadi keduanya bisa sama-sama berjalan dan melengkapi, iyes!


Enak kerja kantoran apa usaha sendiri?

Orang Kantor Boleh Berbangga, Orang Usaha Boleh Berbahagia

Kalau disuruh memilih enak mana bekerja di kantor atau usaha sendiri, maka seiring perjalanan waktu saya saat ini tentu saja saya memilih bekerja dengan usaha sendiri. Bukan cuma 'enak' tapi lebih dari itu, saya 'lebih bahagia', 'lebih bebas'. Yup, seperti yang saya jalani sekarang ini. Tapi jujur semua itu selalu ada tantangan dan resikonya, ada kurang dan lebihnya juga apalagi di awal membangun usaha, saya sendiri perlu tiga tahun bersabar agar usaha saya stabil dan mulai menunjukkan hasil yang signifikan, pernah saya alami sehari hanya ada pemasukan Rp 50.000 kotor, mendapat uang palsu dikala usaha sepi, tapi saya tetap bersyukur dan berfikir positif dan atas buah kesabaran kini omset saya sehari minimal 1-2 juta, bisa dikatakan stabil, bahkan kalau sedang ramai sehari bisa mencapai 9-10 juta (maaf bukan untuk pamer tapi sekedar share dan inspirasi buat teman-teman disini).

Kalau bicara tantangan dan peluang menurut saya semua tergantung bagaimana jenis usaha kita, memenuhi kebutuhan pasar dengan melihat trend, fokus, dan tentukan target impian apa yang ingin dicapai. Itulah yang menimbulkan semangat saya untuk terus berkerja dan berkarya.

Kalau bicara arus kas usaha, harus benar-benar jelas dan terperinci serta bertanggung jawab. Laporan keuangan harian, bulanan dan akhir tahun lengkap tertulis dalam buku besar. Tahun-tahun awal keuntungan saya jadikan modal usaha lagi agar lebih lengkap dan menarik konsumen. Tips dari saya jika salah satu produk dagangan datang dari sales jika ada uang lebih lebih baik cash keras saja, selain harga lebih murah sales biasanya akan rajin menawarkan produk lainnya dan perlu diingat jadikan sales sebagai mitra usaha, ini akan membangun sebuah hubungan usaha yang kuat dimasa depan.



Kalau kita ngantor

Bekerja di kantor memang menyenangkan, hidup serasa teratur dengan gaji tetap dan pembukuan keuangan rumah tangga yang tidak terlalu rumit sampai dengan akhir bulan, kalau ada lebih ya, Alhamdulillah. Sayangnya keteraturan di dunia perkantoran membuat hidup saya seperti robot, datar, di zona nyaman yang semu. Lama-lama menjenuhkan. Yup, setinggi apapun prestasi, semewah apapun bangunan kantormu, dan seluas apapun pergaulan di kantor tetap kita berada di bawah 'perintah' atasan, dibawah telunjuk atasan! Itu semua bukan milik kita jadi apa yang harus dibanggakan? Bagi saya yang bekerja di bidang kreatif ini membuat hidup saya lama-kelamaan merasa jenuh, karya saya seraya sangat dibatasi, dan kaku.

Saya sangat menyadari mungkin tidak semua sependapat dengan pemikiran saya, dan saya amini. Ada yang memang hidupnya benar-benar nyaman dengan keteraturan yang ada, bangga menjadi karyawan tetap atau kontrak dan memang itu hak dan pilihan. Saya tidak bisa memaksa. Tapi penting untuk disadari dan diingat adalah sebaik dan senyaman apapun seorang karyawan punya masa 'ekpired' karena kompetisi di dunia kerja sangat kejam.


Bagaimana dengan usaha sendiri?

Orang Kantor Boleh Berbangga, Orang Usaha Boleh Berbahagia

Lalu bagaimana dengan dunia wirausaha sendiri? Saya sadar tulisan ini memang bersifat subyektif, ini berdasarkan pengalaman saya sendiri. Sebagai seorang 'mantan' karyawan yang taat pada atasan akhirnya saya mengambil keputusan besar, hijrah di dunia wirausaha.

Seperti diawal penjelasan diatas tadi awalnya saya sama sekali tak pernah membayangkan menjadi seorang wirausaha itu seperti apa. Dengan bermodalkan ilmu sekolah, kantor, dan ikut forum dan komunitas saya tidak lagi meraba-raba, usaha saya bentuk dan kemas sedemikian rupa sesuai dengan keinginan saya.

Dengan sombongnya saya pernah 'menolak' tawaran kerja sebagai PNS, padahal saya dulu pernah bekerja juga di sebuah instansi pendidikan dan ada peluang untuk diterima, dimana status saya jika masuk PNS saat itu rasanya sudah cukup lumayan, tapi apa mau dikata panggilan jiwa tidak mengarah kesana, dan akhirnya bisa ditebak, saya dengan bangga mendeklarasikan diri sebagai seorang wirausaha.

Dunia wirausaha sebetulnya tidak begitu beda dengan kerja kantoran. Hal yang paling membedakan dan paling terlihat adalah saya tidak lagi berada di gedung tinggi dan mewah, kerja tidak diatur orang lain, tapi semenjak saya menjadi wirausahawan hidup saya jadi lebih bebas untuk menentukan waktu kerja, saya sendiri yang menentukan arah usaha, dan menentukan seberapa besar keuntungan yang ingin saya capai, pilihan ada ditangan saya, usaha ini ada ditangan saya, dan saya sendirilah bos yang merangkap karyawan, otomatis gajipun jadi dobel, hehe. Besar atau kecil sebuah usaha tapi saya tetap berada dipucuk pimpinan, sayalah bosss bagi diri sendiri, iyes!

Ternyata memang inilah kehidupan yang saya idam-idamkan, hidup lebih fleksibel, bebas bergerak, dengan pakaian yang non formil membuat ide-ide kreatif saya justeru semakin tumbuh dan dinamis, tidak dikotak-kotakkan. Dan tanpa meninggalkan pekerjaan kantoran saya pun mengambil posisi sebagai freelancer.


Menjadi usahawan bukan juga tanpa resiko, kerja di kantor pun beresiko, tapi berwirausaha lebih bahagia karena saya yang mengontrol dan mengatur hidup saya sendiri, bukan orang lain.

Kalau kita ingin jadi usahawan ubahlah mindset kita dulu agar harus bisa sukses, perilaku, fikiran, pergaulan harus dalam lingkungan yang mendukung dan saling support. Jadilah usahawan yang cerdas, suka menambah teman baru, dan update teknologi. Saya sendiri menggunakan rumus piramida untuk membangun usaha saya agar kuat. Melebar dibawah yang artinya menjalin hubungan bisnis yang kuat untuk menuju hasil pada satu titik kesuksesan pada pucuk piramida.

Tapi jika seorang karyawan, saya melihat mereka menggunakan rumus terbalik, piramida yang menghadap terbalik, ini sangatlah rawan dan mudah goyah, tapi itulah kenyataannya, semoga disini maksud saya bisa dipahami.


Tulisan ini bukan untuk mengajak teman-teman untuk keluar dari dunia kerja kantoran, tapi ini sekedar 'curcol' saya berdasarkan pengalaman setelah pernah bekerja dan beralih untuk fokus mendirikan usaha. Bagaimana dengan anda, apa pengalaman hidup anda selama ini di dunia kerja?

"Orang kantor boleh berbangga dengan penampilan dan lingkungannya, tapi orang punya usaha sendiri paling bahagia dalam hidupnya." - iskrim

"Sebagai orang yang bertanggung jawab, saya harus menjadi seseorang yang berarti, sekecil, seperti dan menjadi apapun itu." - iskrim



Sebuah renungan sebelum saya menutup tulisan kali ini yang saya cuplik dari quote nya oom Bod Sadino:

"Orang pintar belajar keras untuk melamar pekerjaan. Orang goblok berjuang keras untuk sukses biar bisa bayar para pelamar kerja."


... dan oom Chandra Putra Negara:

“hidup anda sekarang ditentukan oleh masa lalu anda. hidup anda di masa depan ditentukan oleh anda sekarang!!“


Orang Kantor Boleh Berbangga, Orang Usaha Boleh Berbahagia

emoticon-Hai

BACAAN KEREN ISKRIM LAINNYA NIH, GAN

[ HT# 240 ]

Orang Kantor Boleh Berbangga, Orang Usaha Boleh Berbahagia

Lelah, Sebuah Berkah yang Jarang Kita Sadari
(Nikmati Selagi Bisa)


[ HT# 340 ]

Orang Kantor Boleh Berbangga, Orang Usaha Boleh Berbahagia

Menguji Kesetiaan Sebuah Hubungan, Sampai Kapan Setiamu?

Orang Kantor Boleh Berbangga, Orang Usaha Boleh Berbahagia

Orang Kantor Boleh Berbangga, Orang Usaha Boleh Berbahagia

guk

Orang Kantor Boleh Berbangga, Orang Usaha Boleh Berbahagia

MAMPIR GAN, DI STUDIONYA ISKRIM
Web Blog: iskrim.com
Web WP: dulandroid.com
FB: Facebook/iskrim
Instagram: iskrimkaskus
Line: Iskrimkaskus

█║▌│█│║▌║││█║▌│║▌║█║║▌║││█║▌││█
ISKRIM .com - BERITA JADI CERITA
Copyright © 2017 - 2018 www. iskrim. com | All Rights Reserved
Member of Thread Creator Gen. 1 - KASKUS


Orang Kantor Boleh Berbangga, Orang Usaha Boleh Berbahagia

sumur : iskrim. com | sotoshop : iskrim


0 0
0
Orang Kantor Boleh Berbangga, Orang Usaha Boleh Berbahagia
11-07-2018 06:58
ane sendiri skrng masih kerja, tp pelan2 belajar usaha sendiri bree, meski gaji kerja gede tp ga menjamin kenyamananemoticon-Shakehand2 kerja terus-mati-gaji berhentiemoticon-Cape d... usaha-gagal/sukses urusan yg diatas-mati-uang masih mengaliremoticon-Blue Guy Cendol (L)
0 0
0
Orang Kantor Boleh Berbangga, Orang Usaha Boleh Berbahagia
11-07-2018 06:59
inspiratif sekali om.. jadi pengen bikin usaha sendiri aja emoticon-Malu
0 0
0
Orang Kantor Boleh Berbangga, Orang Usaha Boleh Berbahagia
11-07-2018 06:59
mantabbbb,,patutt dicontoh
0 0
0
Orang Kantor Boleh Berbangga, Orang Usaha Boleh Berbahagia
11-07-2018 07:02
enakan dua2ny, aplg kantornya kantor pemerintah
0 0
0
Orang Kantor Boleh Berbangga, Orang Usaha Boleh Berbahagia
11-07-2018 07:02
Kata orang jawa urip iku sawang sinawang. Kalau kita lihat orang lain pasti akan selalu terasa lebih enak. Tapi memang beda sih, karyawan biasanya punya rasa bangga, meski posisi dan gajinya tidak seberapa Pengusaha lebih rendah hati, tapi anaknya ya sama bangganya emoticon-Big Grin
0 0
0
Orang Kantor Boleh Berbangga, Orang Usaha Boleh Berbahagia
11-07-2018 07:04
Kantoran itu jenuh gan, ane lebih suka freelance apalagi kerjaan di industri kreatif. Kalo di kantor brasa terlalu dikekang sama susah cari ide.
0 0
0
Orang Kantor Boleh Berbangga, Orang Usaha Boleh Berbahagia
11-07-2018 07:10
dari kuliah ane udah kepikiran nih buat wirausaha, tapi ane mikir karna ane belum punya ilmu sama pengalaman jadi ane pending dulu sembari nyari pengalaman sama ilmu dulu emoticon-Big Grin

tapi menurut ane sih gak semua orang punya mental wirausaha soalnya banyak yang punya usaha juga stuck disitu2 aja karena kurang ilmu sama pengalaman nah itu kan harus build dulu ilmu sama pengalamannya, gak bisa baru lulus tiba tiba jadi wirausaha kecuali emang usahanya “warisan” sama punya keturunan wirausha emoticon-Hammer2
Diubah oleh kurang99
0 0
0
Orang Kantor Boleh Berbangga, Orang Usaha Boleh Berbahagia
11-07-2018 07:11
bisnis nya di bidang apa bre?kali aja bisa buat gambaran kita2..
0 0
0
Orang Kantor Boleh Berbangga, Orang Usaha Boleh Berbahagia
11-07-2018 07:16
intinya sm sm mencari sesual nasi bree emoticon-Cool
0 0
0
Orang Kantor Boleh Berbangga, Orang Usaha Boleh Berbahagia
11-07-2018 07:17
Kalau ane lebih suka kerja sendiri, ane tipical yg ga bisa d suruh2
0 0
0
Orang Kantor Boleh Berbangga, Orang Usaha Boleh Berbahagia
11-07-2018 07:18
Ada untung ruginya gan. kerja kantoran terjamin uangnya, maksudnya pasti dpt gaji setiap bulan, freelance / wiraswasta blm tentu dpt laba yg bisa meningkat setiap bulannya.
Kerja kantoran waktunya teratur & konsisten, wiraswasta suka2 kita karna tergantung kerja keras jerih payah kita.

*Btw bagi cendol dong bang iskrim emoticon-Big Grin
0 0
0
Orang Kantor Boleh Berbangga, Orang Usaha Boleh Berbahagia
11-07-2018 07:18
Wiraswasta, freelance & kantoran sama aja capenya bedanya tipis
Kl kantoran cape sama dateline doang atau target aja bagi jd sales
Kl freelance cape sama dateline sama reputasi diri
Kl wiraswasta atau usahawan cape mikirin gimana usaha gue rame tp untung
Enaknya jd ilmuwan + dipekerjain perusahaan gede ga mikirin apa2 emoticon-Big Grin emoticon-Big Grin emoticon-Big Grin
0 0
0
Orang Kantor Boleh Berbangga, Orang Usaha Boleh Berbahagia
11-07-2018 07:21
Quote:Original Posted By kurang99
dari kuliah ane udah kepikiran nih buat wirausaha, tapi ane mikir karna ane belum punya ilmu sama pengalaman jadi ane pending dulu sembari nyari pengalaman sama ilmu dulu emoticon-Big Grin

tapi menurut ane sih gak semua orang punya mental wirausaha soalnya banyak yang punya usaha juga stuck disitu2 aja karena kurang ilmu sama pengalaman nah itu kan harus build dulu ilmu sama pengalamannya, gak bisa baru lulus tiba tiba jadi wirausaha kecuali emang usahanya “warisan” sama punya keturunan wirausha emoticon-Hammer2


Klo kata dosen ane mahh usaha gk perlu diajari gan, mengalir apa adanya, yg penting action dlu, urusan rugi bangkrut belakangan, intinya mahh lebih keras aja promosi ke orang2 biar pasarnya lebih luas. Klo ane lg nabung modal dlu skrang emoticon-Big Grin
profile-picture
ardhian66 memberi reputasi
1 0
1
Orang Kantor Boleh Berbangga, Orang Usaha Boleh Berbahagia
11-07-2018 07:25
pengagguran pro ea
0 0
0
Halaman 6 dari 15
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.