Kaskus

News

ekohanyAvatar border
TS
ekohany
Kirim Pasukan Tambahan, TNI-Polri Berantas Kelompok Sparatis
Berbagai upaya terus dilakukan semua pihak keamanan baik TNI maupun Polri dalam memerangi kelompok-kelompok yang terus merongrong kondisi keamanan di negara kita tercinta. Upaya memerangi kelompok separatis dilakukan aparat setelah terjadinya penyerangan yang dilakukan kelompok tersebut pada Selasa, 26 Juni 2018.

Penyerangan tersebut terjadi satu hari Jelang digelarnya Pilkada 2018, dengan cara mereka melakukan teror ke tujuh wilayah di Papua, seperti di Nduga, Kabupaten Puncak.

Merespon kondisi yang tidak aman di Papua, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyatakan pihaknya langsung mengirim pasukan Kostrad guna mengamankan dan menjaga kondisi keamanan khususnya di objek vital seperti Bandara Ilaga, Puncak. Pengerahan aparat keamanan dilakukan bertahap. Pada awalnya Panglima telah mengirim satu satuan setingkat kompi (SSK). Pengerahan tersebut dilakukan karena belakangan ini sering terjadi penembakan di lokasi tersebut.

"Untuk melakukan pengamanan wilayah sekitar bandara yang biasanya rawan terjadi penembakan pesawat," kata Hadi, Selasa (26/6/2018).

Tugas pengaman sejumlah pasukan TNI tersebut dilaksanakan bersama aparat kepolisian, yang sebelumnya sudah ditugaskan dalam rangka pengamanan pilkada serentak di Papua.

Dalam keterangannya, Mabes Polri juga menambah pasukan pengamanan pilkada di Papua mengingat situsasi yang kian meresahkan warga. Wakapolri Komjen Syafruddin menyatakan, pasukan tambahan itu ditugaskan untuk mengatasi serangan KKSB. Pasukan tambahan yang sudah dikerahkan ke Papua, mencapai 18 ribu personel atau hampir setara dengan dua batalyon.

"Personel tambahan sekitar 18 ribu, lebih besar dan ditambah dibanding tahun lalu," kata dia seusai rapat koordinasi persiapan Asian Games di Istana Wakil Presiden kemarin. Berdasar data dari kepolisian, Papua masuk dalam zona VII.

Selain untuk mengamankan Papua, Polri juga sebelumnya sudah menyiapkan pasukan Korps Brimob dari Maluku Utara sebanyak 614 personel. Sedangkan di Maluku ada 1.591 personel yang siap siaga. Total kekuatan personel Korps Brimob yang disiapkan dalam pengamanan pilkada serentak tahun ini mencapai 41.333 orang.

Syafruddin mennambahkan, Papua memang salah satu wilayah yang menjadi atensi polisi sejak awal karena merupakan wilayah rawan. Menurut Bawaslu, wilayah Papua menduduki salah satu wilayah yang perlu mendapat perhatian dalam segi keamanan sehingga dari segi personil juga perlu sekali ditambahkan agar tidak terjadi hal yang tak diinginkan.

Pengamanan yang dilakukan di Papua bukan hanya saat pemungutan suara, tapi juga pasca pencoblosan. Yakni pada saat kotak suara dipindahkan dari TPS menuju kelurahan dan kecamatan.

Sumber Link : https://www.liputan6.com/news/read/3...sukan-tambahan
0
992
14
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
Berita dan Politik
KASKUS Official
695.6KThread59.2KAnggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.