- Beranda
- Berita dan Politik
Bela Negara Dapat Cegah Radikalisme
...
TS
Faizalam
Bela Negara Dapat Cegah Radikalisme
Bersyukur kita pada Rabu (27/6/2018) pilkada berjalan aman, tertib dan lancar. Pelaksanaan pilkada berhasil mulus dan demokrasi berjalan sesuai dengan harapan bangsa.
Jelaslah bangsa Indonesia memiliki semangat dan dapat mencegah radikalisme. Itu pasti. Bela negara telah membuat bangsa Indonesia menjadi bangsa yang kokoh, dan yang pasti bela negara dapat mencegah radikalisme.
Mari sama-sama kita memperkokoh semangat bela negara kita. Pastinya itu akan semakin mengokohkan kita dan pentingnya setiap warga negara untuk melakukan Bela Negara untuk Indonesia yang maju dan lebih baik. Dan Indonesia akan semakin maju dan damai ketika tidak adanya terorisme dan radikalisme.
Karena itulah bila kita melihat perjuangan bangsa memiliki semangat juang yang tinggi untuk melakukan bela negara. Setiap warga negara harus ingat dan meyakini bahwa bela negara adalah solusi bangsa. Dengan bela negara kita akan berjuang untuk berantas narkotika, berantas terorisme dan menghindari prilaku koruptif. Serta kita harus mencegah tindakan radikalisme.
Bila kita belajar sejarah tentu kita akan semakin semangat dalam mengedepankan bela negara.
Sebagaimana dalam konstitusi mengamanatkan bahwa tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara. Amanat konstitusi ini tentu saja tidak lahir dalam ruang kosong, namun berakar dari sejarah perjuangan bangsa.
Republik Indonesia bisa berdiri tegak sebagai negara bangsa yang berdaulat tidak lepas dari perjuangan seluruh kekuatan rakyat, mulai dari petani, pedagang kecil, nelayan, dan elemen rakyat lainnya untuk membela tanah air. Untuk membela Tanah Air tercatat dalam lembaran sejarah ketika 66 tahun yang lalu, tepatnya pada tanggal 19 Desember 1948, atas prakarsa Mr. Sjarifoeddin Prawiranegara, dibentuk Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) di Sumatera Barat.
Langkah tersebut merupakan salah satu upaya untuk menyelamatkan kelangsungan hidup negara sekaligus menunjukkan kepada dunia bahwa Negara Republik Indonesia masih eksis. Peristiwa tersebut menunjukkan kepada kita semua bahwa membela negara tidak hanya dilakukan oleh militer dengan kekuatan senjata, tetapi juga dilakukan oleh setiap warga negara dengan kesadarannya.
Yang harus kita ketahui bahwasanya tantangan besar dalam sejarah adalah bagaimana mempertahankan kelangsungan hidup kita sebagai bangsa yang berdaulat di bidang politik, berdikari di bidang ekonomi sefta berkepribadian dalam bidang kebudayaan. Oleh karena itu, Bela Negara memiliki spektrum yang sangat luas di bebagai bidang kehidupan, mulai dari politik, ekonomi, sosial dan budaya. Bela negara bisa diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari oleh setiap warga negara dari berbagai latar belakang profesi.
Sejarah telah mencatat bahwa Republik Indonesia bisa berdiri tegak sebagai negara-bangsa yang berdaulat tidak lepas dari semangat bela negara dari seluruh kekuatan rakyat, mulai dari prajurit TNI, petani, pedagang kecil, nelayan, ulama, santri, dan elemen rakyat yang lain. Mereka telah berjuang, mengorbankan jiwa raganya untuk membela tanah airnya dari para penjajah. Sejarah juga menunjukkan kepada kita semua bahwa membela negara tidak hanya dilakukan dengan kekuatan senjata, akan tetapi juga dilakukan oleh setiap warga negara dengan kesadarannya untuk membela negara, melakukan upaya-upaya politik maupun diplomasi.
Jelaslah bangsa Indonesia memiliki semangat dan dapat mencegah radikalisme. Itu pasti. Bela negara telah membuat bangsa Indonesia menjadi bangsa yang kokoh, dan yang pasti bela negara dapat mencegah radikalisme.
Mari sama-sama kita memperkokoh semangat bela negara kita. Pastinya itu akan semakin mengokohkan kita dan pentingnya setiap warga negara untuk melakukan Bela Negara untuk Indonesia yang maju dan lebih baik. Dan Indonesia akan semakin maju dan damai ketika tidak adanya terorisme dan radikalisme.
Karena itulah bila kita melihat perjuangan bangsa memiliki semangat juang yang tinggi untuk melakukan bela negara. Setiap warga negara harus ingat dan meyakini bahwa bela negara adalah solusi bangsa. Dengan bela negara kita akan berjuang untuk berantas narkotika, berantas terorisme dan menghindari prilaku koruptif. Serta kita harus mencegah tindakan radikalisme.
Bila kita belajar sejarah tentu kita akan semakin semangat dalam mengedepankan bela negara.
Sebagaimana dalam konstitusi mengamanatkan bahwa tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara. Amanat konstitusi ini tentu saja tidak lahir dalam ruang kosong, namun berakar dari sejarah perjuangan bangsa.
Republik Indonesia bisa berdiri tegak sebagai negara bangsa yang berdaulat tidak lepas dari perjuangan seluruh kekuatan rakyat, mulai dari petani, pedagang kecil, nelayan, dan elemen rakyat lainnya untuk membela tanah air. Untuk membela Tanah Air tercatat dalam lembaran sejarah ketika 66 tahun yang lalu, tepatnya pada tanggal 19 Desember 1948, atas prakarsa Mr. Sjarifoeddin Prawiranegara, dibentuk Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) di Sumatera Barat.
Langkah tersebut merupakan salah satu upaya untuk menyelamatkan kelangsungan hidup negara sekaligus menunjukkan kepada dunia bahwa Negara Republik Indonesia masih eksis. Peristiwa tersebut menunjukkan kepada kita semua bahwa membela negara tidak hanya dilakukan oleh militer dengan kekuatan senjata, tetapi juga dilakukan oleh setiap warga negara dengan kesadarannya.
Yang harus kita ketahui bahwasanya tantangan besar dalam sejarah adalah bagaimana mempertahankan kelangsungan hidup kita sebagai bangsa yang berdaulat di bidang politik, berdikari di bidang ekonomi sefta berkepribadian dalam bidang kebudayaan. Oleh karena itu, Bela Negara memiliki spektrum yang sangat luas di bebagai bidang kehidupan, mulai dari politik, ekonomi, sosial dan budaya. Bela negara bisa diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari oleh setiap warga negara dari berbagai latar belakang profesi.
Sejarah telah mencatat bahwa Republik Indonesia bisa berdiri tegak sebagai negara-bangsa yang berdaulat tidak lepas dari semangat bela negara dari seluruh kekuatan rakyat, mulai dari prajurit TNI, petani, pedagang kecil, nelayan, ulama, santri, dan elemen rakyat yang lain. Mereka telah berjuang, mengorbankan jiwa raganya untuk membela tanah airnya dari para penjajah. Sejarah juga menunjukkan kepada kita semua bahwa membela negara tidak hanya dilakukan dengan kekuatan senjata, akan tetapi juga dilakukan oleh setiap warga negara dengan kesadarannya untuk membela negara, melakukan upaya-upaya politik maupun diplomasi.
0
892
10
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
696.1KThread•59.5KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya