- Beranda
- The Lounge
Jogja Tercipta dari Rindu, Pulang dan Angkringan
...
TS
rafimuhammad09
Jogja Tercipta dari Rindu, Pulang dan Angkringan
Ada yang bilang kalo Jogja itu tercipta dari rindu, pulang dan angkringan. Kadang hal kecil nan sederhana lah yang bikin kita rindu akan hal itu. Selama aku tinggal di Jogja untuk menyelesaikan kuliah mungkin angkringan lah yang membuat ku rindu untuk kembali "pulang". Angkringan memberi kesederhanaan yang membuat ku belajar akan pentingnya memaknai hal kecil. Sebungkus nasi kucing di temani gorengan-gorengan hangat menemani sore hari kami. Sesekali meneguk teh hangat khas penjaga angkringan langganan anak-anak kost ku. Pemandangan sore itu adalah hamparan luas sawah nan hijau dengan petani-petani yang sibuk dengan rutinitasnya. Angkringan ini berada tepat di samping sawah dan kami bisa menikmati makanan kecil serta pemandangan sawah ini di saung-saung kecil milik bersama yang biasanya di gunakan masyarakat untuk ronda di tengah malam.
Hal yang juga bikin rindu adalah obrolan-obrolan konyol tentang hidup anak kostan serta masa-masa padat perkuliahan kami. Tidak ada tembok yang menghalangi muka kami saat itu, semua perkataan jujur di lontarkan tentang apa yang di rasakan selama merantau. Cerita kangen rumah, kangen kehidupan lama hingga cerita masalah hati sudah merupakan hal yang biasa karena butuh adaptasi dengan tempat yang belum lama kita tinggali. "Mas teh anget satu lagi" ucap salah satu teman ku yang artinya ia betah di tempat sederhana yang memilki makna yang besar.
Kadang kita suka lupa waktu kalau sudah ngobrol di angkringan karena terlalu asyik, tak sadar bahwa matahari mulai turun dan memberikan warna langit yang sangat indah. Untuk penikmat senja seperti kami, tidak ada hal yang lebih menenangkan selain melihat matahari turun dengan malu-malu di ufuk barat. Semua ini keindahan yang telah di rangkai oleh penguasa alam raya, semua diberikan agar kita menghargai hasil karya Nya.
Inilah Jogja, kota penuh kesederhanaan yang selalu memberikan kerinduan untuk selalu "pulang". Untuk saat ini angkringan lah yang membuat ku rindu akan suasana jogja karena memberikan kesederhanaan serta menjadi tempat pelepas penat akibat perkuliahan yang semakin padat. Mungkin hal sederhana inilah yang membuat rindu ketika aku telah selesai kuliah dari sini, dan semoga ia terus memanggil agar aku bisa tetap menikmati nikmatnya kesederhanaan yang di milikinya.
Hal yang juga bikin rindu adalah obrolan-obrolan konyol tentang hidup anak kostan serta masa-masa padat perkuliahan kami. Tidak ada tembok yang menghalangi muka kami saat itu, semua perkataan jujur di lontarkan tentang apa yang di rasakan selama merantau. Cerita kangen rumah, kangen kehidupan lama hingga cerita masalah hati sudah merupakan hal yang biasa karena butuh adaptasi dengan tempat yang belum lama kita tinggali. "Mas teh anget satu lagi" ucap salah satu teman ku yang artinya ia betah di tempat sederhana yang memilki makna yang besar.
Kadang kita suka lupa waktu kalau sudah ngobrol di angkringan karena terlalu asyik, tak sadar bahwa matahari mulai turun dan memberikan warna langit yang sangat indah. Untuk penikmat senja seperti kami, tidak ada hal yang lebih menenangkan selain melihat matahari turun dengan malu-malu di ufuk barat. Semua ini keindahan yang telah di rangkai oleh penguasa alam raya, semua diberikan agar kita menghargai hasil karya Nya.
Inilah Jogja, kota penuh kesederhanaan yang selalu memberikan kerinduan untuk selalu "pulang". Untuk saat ini angkringan lah yang membuat ku rindu akan suasana jogja karena memberikan kesederhanaan serta menjadi tempat pelepas penat akibat perkuliahan yang semakin padat. Mungkin hal sederhana inilah yang membuat rindu ketika aku telah selesai kuliah dari sini, dan semoga ia terus memanggil agar aku bisa tetap menikmati nikmatnya kesederhanaan yang di milikinya.
0
1.1K
9
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
1.3MThread•1Anggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya