- Beranda
- Berita dan Politik
Arcandra Minta Pertamina Genjot Distribusi Premium
...
TS
tsuzawa
Arcandra Minta Pertamina Genjot Distribusi Premium
KumparanBISNIS
Senin 09 April 2018 - 18:23

Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) pada tahun ini mewajibkan PT Pertamina (Persero) menyalurkan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium sebesar 7,5 juta Kilo Liter (KL) di wilayah luar Jawa Madura dan Bali (Jamali).
Wakil Menteri ESDM, Arcandra Tahar, kembali meminta Pertamina tidak menahan distribusi Premium di SPBU yang ada di luar Jamali. Sebab berdasarkan pantauannya, pasokan Premium ke beberapa SPBU di berbagai daerah dinilai seret.
“Sabtu lalu saya ke Riau, saya ke sana ada kekurangan pasokan. Di Sumatera Barat juga, yang pasti datanya di BPH Migas,” ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Senin (9/4).
Dia pun menegaskan, sejauh ini, kuota Premium yang wajib disalurkan Pertamina pada tahun 2018 belum habis. Oleh karena itu, Arcandra memandang, Pertamina semestinya menyalurkan Premium sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Kuotanya cukup, tapi ini kurang pasokan. Ada kekurangan pasokan karena Premium tidak mengalir ke sana,” ucap Arcandra.
Sementara itu, Kepala BPH Migas Fanshurullah Asa, mengatakan kuota Premium yang harus disalurkan Pertamina sudah ditetapkan per kabupaten/kota. Jika nanti Premium wajib disalurkan ke seluruh Indonesia, dia meminta Pertamina menaati aturan.
“Pertamina kami minta bagaimana menyalurkan Premium, apalagi nanti. Intinya pemerintah meminta yang sudah ditugaskan disalurkan,” tegasnya.
Keluarga si PERTAsama si MINA ntar mewek lagi donk
Senin 09 April 2018 - 18:23

Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) pada tahun ini mewajibkan PT Pertamina (Persero) menyalurkan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium sebesar 7,5 juta Kilo Liter (KL) di wilayah luar Jawa Madura dan Bali (Jamali).
Wakil Menteri ESDM, Arcandra Tahar, kembali meminta Pertamina tidak menahan distribusi Premium di SPBU yang ada di luar Jamali. Sebab berdasarkan pantauannya, pasokan Premium ke beberapa SPBU di berbagai daerah dinilai seret.
“Sabtu lalu saya ke Riau, saya ke sana ada kekurangan pasokan. Di Sumatera Barat juga, yang pasti datanya di BPH Migas,” ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Senin (9/4).
Dia pun menegaskan, sejauh ini, kuota Premium yang wajib disalurkan Pertamina pada tahun 2018 belum habis. Oleh karena itu, Arcandra memandang, Pertamina semestinya menyalurkan Premium sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Kuotanya cukup, tapi ini kurang pasokan. Ada kekurangan pasokan karena Premium tidak mengalir ke sana,” ucap Arcandra.
Sementara itu, Kepala BPH Migas Fanshurullah Asa, mengatakan kuota Premium yang harus disalurkan Pertamina sudah ditetapkan per kabupaten/kota. Jika nanti Premium wajib disalurkan ke seluruh Indonesia, dia meminta Pertamina menaati aturan.
“Pertamina kami minta bagaimana menyalurkan Premium, apalagi nanti. Intinya pemerintah meminta yang sudah ditugaskan disalurkan,” tegasnya.
Spoiler for Tautan Berita:
Quote:
Keluarga si PERTAsama si MINA ntar mewek lagi donk

Diubah oleh tsuzawa 09-04-2018 21:52
0
974
7
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
691.7KThread•56.9KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya
