- Beranda
- The Lounge
Tips Jitu Tampil Trendy dan Keren Dengan Celana Panjang dan Pendek untuk cowok
...
TS
raingo111
Tips Jitu Tampil Trendy dan Keren Dengan Celana Panjang dan Pendek untuk cowok
Berbeda dengan wanita, pria biasanya lebih suka memakai satu jenis pakaian berulang-ulang dengan alasan nyaman dan tidak mau repot. Salah satu item yang sering dipakai berulang kali adalah celana. Sah-sah aja kok jika kamu pengennya seperti itu. Hanya saja kalian harus benar-benar mengetahui apa jenis dari celana yang kalian gunakan supaya tampilan kalian lebih maksimal. Gak lucu banget kan jika kalian menggunakan celana formal lalu dipadukan dengan kaos.
Nah, kali ini aku akan membahas tentang berbagai jenis celana pria, juga tips jika kamu ingin tampil lebih santai dengan celana pendek. Walaupun, pada awalnya celana pendek pria hanya dapat dan pantas digunakan pada momen-momen tertentu saja, seperti hangout bersama teman, berlibur, maupun olahraga. Namun karena pola pikir masyarakat semakin terbuka dan bebas, kamu bisa menggunakan celana pendek hampir di setiap momen, bahkan saat bekerja (biasanya di perusahaan industri kreatif). Mau tahu sperti apa saja jenis celana pria? Lets, Check it Out
1. Celana Formal
Celana formal atau dress pants sebenarnya terdiri dari dua jenis, yaitu pleated (lipit) dan flat front (datar tanpa lipit). Celana formal model pleated biasanya jarang dipakai atau dihindari karena dapat membuat bagian tubuh bawah terlihat sangat besar dan tidak pas di badan. Celana ini cocok untuk pria dengan paha besar agar kaki memiliki ruang yang lebih besar. Celana formal biasanya berwarna gelap seperti abu-abu, hitam, coklat, biru dongker, atau warna khaki. Padukan pula celana formal milikmu dengan berbagai jenis jas untuk pria. Kemeja satu-satunya baju yang cocok disandingkan dengan celana formal. Tentu saja jika kamu ingin menambahkan jas juga akan sangat rapi.
2. Celana Cordoray (Kadore)
Celana corduroy atau yang lebih sering kita dengan kadore ini merupakan celana yang terbuat dari bahan corduroy. Kain corduroy merupakan tekstil yang terdiri dari serat yang dipuntir, terbuat dari kain kapas tebal yang memiliki tekstur yang halus. Serat tersebut ditenun sejajar mirip dengan twill membentuk pola kain seperti tali. Kain corduroy pada dasarnya berbentuk seperti gerigi dari beludru. Ciri khas kain corduroy adalah seperti terbuat dari beberapa tali yang diletakan sejajar kemudian dijahit bersama-sama. Kain corduroy berukuran wale lebarlah yang biasanya digunakan untuk bahan celana. Celana ini bisa dipakai saat santai. Tetapi karena bahannya tebal, aku gak menyarankan untuk memakainya saat musim panas deh. Kamu akan semaki kegerahan dan merasa gak nyaman saat memakainya. Ingin memakai baju apapun akan sangat cocok dipadukan dengan celana satu ini.
3. Celana Chino
Celana chino tidak sama dengan celana khaki meskipun banyak yang salah mengartikannya. Celana chino dibuat dari bahan yang lebih sintetis daripada celana khaki. Celana ini lebih ringan dan cenderung memiliki potongan yang lebih sempit dan ujung mengecil atau meruncing, berbeda dengan celana khaki. Nama chino berasal dari kata “china” yang merupakan tempat asal pembuat bahan ini. Chino merupakan sebutan kata “china” dalam bahasa Spanyol. Celana chino memiliki warna yang beragam, mulai dari warna terang ke warna gelap. Sebagai celana semi-formal, celana chino juga sering dipakai pada kesempatan santai atau kasual. Kenakan kemeja saat ingin tampil formal. Kenakan kaos atau sweater atau dengan tambahan jaket saat kamu ingin tampil santai.
4. Celana Khaki
Khaki atau khakis adalah nama sebuah warna turunan coklat, yaitu campuran kuning dan coklat muda, umumnya berwarna seperti pasir atau debu. Awalnya celana pria ini dipakai untuk keperluan militer. Celana khaki sangat cocok untuk dipakai ke kantor karena sesuai untuk tampilan formal. Celana ini seperti celana formal biasa, tersedia dengan lipit dan tanpa lipit. Pada perkembangan selanjutnya, celana khaki dibentuk slim fit atau skinny, dan inilah awal dari celana chino. Berbagai jenis kemeja akan sangat cocok dipadukan dengan celana khaki ini.
5. Celana Cargo
Celana cargo awalnya digunakan tentara Inggris karena memiliki banyak kantong yang berfungsi untuk membawa barang keperluan perang seperti radio dan amunisi. Pada perkembangan selanjutnya, celana cargo banyak dipakai di luar militer dan mulai populer di tahun 90-an. Biasanya celana ini dipakai untuk kegiatan di luar yang memerlukan kenyamanan. Selain itu, celana ini juga praktis karena penggunanya tidak perlu membawa tas untuk membawa barang-barangnya. Kenakan baju berbahan kaos lengan pendek atau panjang, akan sangat cocok.
6. Celana Jeans
Jeans merupakan celana yang paling banyak dipakai oleh pria maupun wanita. Biasanya celana ini dipakai di saat santai. Jeans terbuat dari bahan denim, dungaree, dan katun. Pembuat jeans populer pertama adalah Jacob Davis, seorang penjahit, dan Levi Strauss, seorang imigran sukses dari Jerman, yang akhirnya jeans dipatenkan atas nama mereka berdua. Jeans menjadi sangat populer di tahun 1950-an dimana banyak anak muda yang memakainya hingga saat ini. Jeans sangat cocok dipadukan dengan segala jenis baju. Sangat netral dan easy going banget.
7. Celana Drawsting
Celana drawsting adalah celana yang longgar, juga memiliki karet elastis di sekitar pinggang dan tali pengikat di bagian depan. Umumnya berbahan katun tebal namun kini ada juga yang berbahan parasit. Drawstrings pants merupakan celana yang biasanya dipakai di sekitar rumah untuk berolahraga, bahannya bisa dijadikan piyama untuk tidur. Celana casual ini sangat nyaman dipakai, santai tapi tetap gaya. Bahan celana ini biasanya adalah katun. Jangan memakai celana drawstring yang terlalu sempit karena bisa mengurangi kenyamanan.
8. Celana Jogger
Celana Jogger mempunyai ciri khas pada opening leg-nya yang menggunakan karet. Saat menggunakan celana ini, usahakan berikan perhatian lebih pada sepatu karena sepatu yang digunakan akan terlihat jelas. Sepatu yang cocok digunakan adalah sepatu sneakers atau sepatu training. Untuk baju, gunakan kaos agar kamu terlihat santai dan tidak terlalu berat saat dipandang. Walaupun simple, tapi celana joger memiliki kesan ramai. Jadi, mengenakan kaos akan jauh lebih simple.
Yap, itulah jenis-jenis dari celana yang harus kamu ketahui beserta dengan baju yang cocok untuk dikenakan. Tapi, jika kamu bosan dengan gaya yang itu-itu saja, kamu bisa coba untuk menggunakan celana pendek. Buat cowok, mengenakan celana pendek dapat memberikan kesan casual dan muda. Akan tetapi, sering kali banyak cowok yang masih takut untuk mengenakan celana jenis ini karena takut terlihat kekanak-kanakan. Padahal, celana pendek juga dapat membuat cowok terlihat tampil beda, lho. Nah, aku akan kasih tips supaya kamu bisa tetap trendy dengan menggunakan celana pendek.
1. Warna
Jika ingin mengenakan celana pendek, pilih warna yang tepat. Warna terbaik untuk kamu adalah warna yang mendekati, atau sama dengan warna kulitmu. Karena, kulit orang Indonesia kebanyakan berwarna sawo matang, jadi warna kulit atau warna pastel akan lebih cocok. Hal ini dapat membantu membuat kakimu terlihat lebih jenjang dan kamu tak akan terlihat kekanak-kanakan. Jika memang ingin mengenakan celana yang lebih berwarna, pilih warna-warna netral seperti merah atau biru, lalu kenakan atasan polos dan kacamata hitam. Outfit ini cocok sekali untuk pakaian liburanmu atau saat kamu ingin tampil santai.
2. Panjang Celana
Idealnya, potongan celana pendek pria yang pas adalah jatuh tepat di atas lutut. Hindari celana yang lebih pendek dari itu jika kamu tidak mau diejek habis kebanjiran. Sebaliknya, hindari juga celana pendek yang potongannya lebih panjang dari lutut. Jika kamu ingin keren, percaya deh celana pendek dengan potongan sedikit di atas lutut adalah pilihan terbaik. Untuk itu, jika ingin terlihat formal dan stylish maka pilihlah potongan celana pendek yang pas yakni 5cm di atas lutut. Potongan ini dirasa pas, digunakan cowok dengan bentuk tubuh apa pun juga akan terlihat fit. Selain itu, kesan celana pendek dengan potongan 5cm di atas lutut kesannya juga netral. Dipakai bersantai oke, dipakai saat acara formal pun oke. Kamu bisa lihat contohnya di gambar atas ya
3. Perhatikan Motif Celana
Celana pendek bermotif memang sedang in, akan tetapi jangan sampai kamu salah memilih motif. Alih-alih ingin terlihat up to date dengan celana bermotif, jika kamu salah memadu padankannya, kamu malah menjadi bulan-bulanan ejekan karena yang kamu kenakan sangat berkesan ramai. Gunakan pattern dengan motif kecil atau garis lurus dan tak terlalu tebal. Jika kamu memiliki ukuran tubuh yang tinggi dan kurus jangan menggunakan pola atau pattern yang vertikal pada celana pendek kamu. Pakailah pola dengan garis horizontal agar kamu tidak terlihat lebih kurus. Untuk yang bertubuh pendek, kamu bisa menggunakan kebalikannya dari orang yang bertubuh tinggi. Usahakan, jika celana sudah berwarna jangan memilih motif yang terlalu ramai. Kalaupun terlanjur, gunakan atasan plain agar kamu tetap terlihat maskulin dengan celana pendek bermotif. Celana pendek bermotif sangat cocok dipakai jika kamu ingin menghabiskan waktu di pinggir pantai dan dipadupadankan dengan sandal sebagai alas kakinya. Sangat fresh!
4. Pilihlah Atasan yang Sesuai
Jika mengenakan celana pendek berbahan chino, maka kemeja slim fit lah yang paling cocok sebagai atasannya. Baik polos ataupun bermotif sangat cocok dikombinasikan dengan chino pendek polos. Jika ingin mengenakan kaus sebagai atasan, kamu bisa memakai celana pendek bermotif. Tapi ingat bahwa kaos yang kamu pakai harus polos. Selain itu panjang kaos jangan sampai melebihi garis pinggulmu, hal ini dapat membantumu untuk terlihat lebih tinggi dan jenjang. Celana pendek berbahan jeans juga cocok untuk dipadu padankan dengan berbagai macam jenis atasan. Kemeja ok, kaos pun ok.
5. Pilihan Kaos Kaki yang Sesuai
Kaus kaki dan celana pendek akan membuatmu terlihat seperti anak SMP? Gak juga kok. Gunakan kaus kaki yang tak terlihat keluar dari sepatumu alias gunakan kaos kaki setinggi mata kakimu saja. Usahakan kaus kaki yang kamu gunakan tetap berada pada dalam sepatu, atau kamu dapat memakai kaus kaki yang hanya menutupi telapak kakimu. Jika kaos kakimu terlihat dan terlalu panjang, maka kamu akan terlihat cupu atau culun–kecuali jika kamu memang ingin terlihat seperti jagoan skateboard. Itu pun kalau kamu jago beneran bermain skateboard sih.
6. Kenakan Sepatu yang oke
Sepatu yang cocok untuk memakai celana pendek adalah sepatu model Loafer. Biasanya orang eropa sering sekali memakai sepatu loafer ini dengan celana pendek. Penampilan yang ditimbulkan akan menjadi lebih baik dan lebih keren. Jika kamu memang tidak ingin menyamakan gaya kamu dengan orang eropa kamu bisa menggunakan Espadrilles. Espadrilles adalah sepatu kanvas yang sangat simpel dan akan membuat kamu terlihat sangat keren. Sepatu berleher pendek seperti Slip-on, atau Sneakers Low top juga bisa menjadi pilihanmu.
7. Pilih Ukuran Celana yang Pas Buatmu
Pilih celana dengan ukuran slim fit agar kaki Anda terlihat lebih jenjang. Jangan mengenakan celana pendek dengan cutting baggy karena gaya ini akan membuat penampilan Anda tak menarik. Di samping itu, kemungkinan celana Anda akan melorot.
8. Hindari menggunakan aksesories yang berlebihan
Keunggulan kamu menggunakan celana pendek adalah kamu sudah terlihat keren apa adanya tanpa harus ditambahi dengan berbagai macam aksesories. Sah-sah saja jika kamu ingin menggunakan aksesories, namun jangan berlebihan. Jika kamu menggunakan jam tangan, maka gelangmu perlu kamu lepas. Pilih gasper atau sabuk yang simple saja tak perlu dengan banyak motif. Tak perlu menggunakan kalung. Gunakan topi jenis Flat Cap jika kamu sangat ingin menggunakan topi tetapi mengenakan kemeja. Kesan elegnat lebih terpancar. Gunakan topi jenis Baseball Cap atau jenis topi yang sering kamu temui dan miliki, saat kamu mengenakan celana cargo pendek.

Yap, itulah beberapa tips buat kamu yang ingin tampil trendy dengan menggunakan celana pendek. Celana pendek bagus kok kamu kenakan saat hangout bareng taman. Model celana cargo sepertinya lebih bagus. Saat kamu sedang liburan ke pantai, celana pendek merupakan celana yang wajib kamu bawa.
Sekian pembahasan saya kali ini. Jika ada yang masih belum kamu mengerti dan ingin kamu tanyakan, silahkan comment di kolom komentar, akan aku jawab disitu. Jangan lupa untuk like, follow, dan share ya. Ikuti terus aku dan nantikan artikel-artikel lainnya
Nah, kali ini aku akan membahas tentang berbagai jenis celana pria, juga tips jika kamu ingin tampil lebih santai dengan celana pendek. Walaupun, pada awalnya celana pendek pria hanya dapat dan pantas digunakan pada momen-momen tertentu saja, seperti hangout bersama teman, berlibur, maupun olahraga. Namun karena pola pikir masyarakat semakin terbuka dan bebas, kamu bisa menggunakan celana pendek hampir di setiap momen, bahkan saat bekerja (biasanya di perusahaan industri kreatif). Mau tahu sperti apa saja jenis celana pria? Lets, Check it Out
1. Celana Formal
Celana formal atau dress pants sebenarnya terdiri dari dua jenis, yaitu pleated (lipit) dan flat front (datar tanpa lipit). Celana formal model pleated biasanya jarang dipakai atau dihindari karena dapat membuat bagian tubuh bawah terlihat sangat besar dan tidak pas di badan. Celana ini cocok untuk pria dengan paha besar agar kaki memiliki ruang yang lebih besar. Celana formal biasanya berwarna gelap seperti abu-abu, hitam, coklat, biru dongker, atau warna khaki. Padukan pula celana formal milikmu dengan berbagai jenis jas untuk pria. Kemeja satu-satunya baju yang cocok disandingkan dengan celana formal. Tentu saja jika kamu ingin menambahkan jas juga akan sangat rapi.
2. Celana Cordoray (Kadore)
Celana corduroy atau yang lebih sering kita dengan kadore ini merupakan celana yang terbuat dari bahan corduroy. Kain corduroy merupakan tekstil yang terdiri dari serat yang dipuntir, terbuat dari kain kapas tebal yang memiliki tekstur yang halus. Serat tersebut ditenun sejajar mirip dengan twill membentuk pola kain seperti tali. Kain corduroy pada dasarnya berbentuk seperti gerigi dari beludru. Ciri khas kain corduroy adalah seperti terbuat dari beberapa tali yang diletakan sejajar kemudian dijahit bersama-sama. Kain corduroy berukuran wale lebarlah yang biasanya digunakan untuk bahan celana. Celana ini bisa dipakai saat santai. Tetapi karena bahannya tebal, aku gak menyarankan untuk memakainya saat musim panas deh. Kamu akan semaki kegerahan dan merasa gak nyaman saat memakainya. Ingin memakai baju apapun akan sangat cocok dipadukan dengan celana satu ini.
3. Celana Chino
Celana chino tidak sama dengan celana khaki meskipun banyak yang salah mengartikannya. Celana chino dibuat dari bahan yang lebih sintetis daripada celana khaki. Celana ini lebih ringan dan cenderung memiliki potongan yang lebih sempit dan ujung mengecil atau meruncing, berbeda dengan celana khaki. Nama chino berasal dari kata “china” yang merupakan tempat asal pembuat bahan ini. Chino merupakan sebutan kata “china” dalam bahasa Spanyol. Celana chino memiliki warna yang beragam, mulai dari warna terang ke warna gelap. Sebagai celana semi-formal, celana chino juga sering dipakai pada kesempatan santai atau kasual. Kenakan kemeja saat ingin tampil formal. Kenakan kaos atau sweater atau dengan tambahan jaket saat kamu ingin tampil santai.
4. Celana Khaki
Khaki atau khakis adalah nama sebuah warna turunan coklat, yaitu campuran kuning dan coklat muda, umumnya berwarna seperti pasir atau debu. Awalnya celana pria ini dipakai untuk keperluan militer. Celana khaki sangat cocok untuk dipakai ke kantor karena sesuai untuk tampilan formal. Celana ini seperti celana formal biasa, tersedia dengan lipit dan tanpa lipit. Pada perkembangan selanjutnya, celana khaki dibentuk slim fit atau skinny, dan inilah awal dari celana chino. Berbagai jenis kemeja akan sangat cocok dipadukan dengan celana khaki ini.
5. Celana Cargo
Celana cargo awalnya digunakan tentara Inggris karena memiliki banyak kantong yang berfungsi untuk membawa barang keperluan perang seperti radio dan amunisi. Pada perkembangan selanjutnya, celana cargo banyak dipakai di luar militer dan mulai populer di tahun 90-an. Biasanya celana ini dipakai untuk kegiatan di luar yang memerlukan kenyamanan. Selain itu, celana ini juga praktis karena penggunanya tidak perlu membawa tas untuk membawa barang-barangnya. Kenakan baju berbahan kaos lengan pendek atau panjang, akan sangat cocok.
6. Celana Jeans
Jeans merupakan celana yang paling banyak dipakai oleh pria maupun wanita. Biasanya celana ini dipakai di saat santai. Jeans terbuat dari bahan denim, dungaree, dan katun. Pembuat jeans populer pertama adalah Jacob Davis, seorang penjahit, dan Levi Strauss, seorang imigran sukses dari Jerman, yang akhirnya jeans dipatenkan atas nama mereka berdua. Jeans menjadi sangat populer di tahun 1950-an dimana banyak anak muda yang memakainya hingga saat ini. Jeans sangat cocok dipadukan dengan segala jenis baju. Sangat netral dan easy going banget.
7. Celana Drawsting
Celana drawsting adalah celana yang longgar, juga memiliki karet elastis di sekitar pinggang dan tali pengikat di bagian depan. Umumnya berbahan katun tebal namun kini ada juga yang berbahan parasit. Drawstrings pants merupakan celana yang biasanya dipakai di sekitar rumah untuk berolahraga, bahannya bisa dijadikan piyama untuk tidur. Celana casual ini sangat nyaman dipakai, santai tapi tetap gaya. Bahan celana ini biasanya adalah katun. Jangan memakai celana drawstring yang terlalu sempit karena bisa mengurangi kenyamanan.
8. Celana Jogger
Celana Jogger mempunyai ciri khas pada opening leg-nya yang menggunakan karet. Saat menggunakan celana ini, usahakan berikan perhatian lebih pada sepatu karena sepatu yang digunakan akan terlihat jelas. Sepatu yang cocok digunakan adalah sepatu sneakers atau sepatu training. Untuk baju, gunakan kaos agar kamu terlihat santai dan tidak terlalu berat saat dipandang. Walaupun simple, tapi celana joger memiliki kesan ramai. Jadi, mengenakan kaos akan jauh lebih simple.
Yap, itulah jenis-jenis dari celana yang harus kamu ketahui beserta dengan baju yang cocok untuk dikenakan. Tapi, jika kamu bosan dengan gaya yang itu-itu saja, kamu bisa coba untuk menggunakan celana pendek. Buat cowok, mengenakan celana pendek dapat memberikan kesan casual dan muda. Akan tetapi, sering kali banyak cowok yang masih takut untuk mengenakan celana jenis ini karena takut terlihat kekanak-kanakan. Padahal, celana pendek juga dapat membuat cowok terlihat tampil beda, lho. Nah, aku akan kasih tips supaya kamu bisa tetap trendy dengan menggunakan celana pendek.
1. Warna
Jika ingin mengenakan celana pendek, pilih warna yang tepat. Warna terbaik untuk kamu adalah warna yang mendekati, atau sama dengan warna kulitmu. Karena, kulit orang Indonesia kebanyakan berwarna sawo matang, jadi warna kulit atau warna pastel akan lebih cocok. Hal ini dapat membantu membuat kakimu terlihat lebih jenjang dan kamu tak akan terlihat kekanak-kanakan. Jika memang ingin mengenakan celana yang lebih berwarna, pilih warna-warna netral seperti merah atau biru, lalu kenakan atasan polos dan kacamata hitam. Outfit ini cocok sekali untuk pakaian liburanmu atau saat kamu ingin tampil santai.
2. Panjang Celana
Idealnya, potongan celana pendek pria yang pas adalah jatuh tepat di atas lutut. Hindari celana yang lebih pendek dari itu jika kamu tidak mau diejek habis kebanjiran. Sebaliknya, hindari juga celana pendek yang potongannya lebih panjang dari lutut. Jika kamu ingin keren, percaya deh celana pendek dengan potongan sedikit di atas lutut adalah pilihan terbaik. Untuk itu, jika ingin terlihat formal dan stylish maka pilihlah potongan celana pendek yang pas yakni 5cm di atas lutut. Potongan ini dirasa pas, digunakan cowok dengan bentuk tubuh apa pun juga akan terlihat fit. Selain itu, kesan celana pendek dengan potongan 5cm di atas lutut kesannya juga netral. Dipakai bersantai oke, dipakai saat acara formal pun oke. Kamu bisa lihat contohnya di gambar atas ya
3. Perhatikan Motif Celana
Celana pendek bermotif memang sedang in, akan tetapi jangan sampai kamu salah memilih motif. Alih-alih ingin terlihat up to date dengan celana bermotif, jika kamu salah memadu padankannya, kamu malah menjadi bulan-bulanan ejekan karena yang kamu kenakan sangat berkesan ramai. Gunakan pattern dengan motif kecil atau garis lurus dan tak terlalu tebal. Jika kamu memiliki ukuran tubuh yang tinggi dan kurus jangan menggunakan pola atau pattern yang vertikal pada celana pendek kamu. Pakailah pola dengan garis horizontal agar kamu tidak terlihat lebih kurus. Untuk yang bertubuh pendek, kamu bisa menggunakan kebalikannya dari orang yang bertubuh tinggi. Usahakan, jika celana sudah berwarna jangan memilih motif yang terlalu ramai. Kalaupun terlanjur, gunakan atasan plain agar kamu tetap terlihat maskulin dengan celana pendek bermotif. Celana pendek bermotif sangat cocok dipakai jika kamu ingin menghabiskan waktu di pinggir pantai dan dipadupadankan dengan sandal sebagai alas kakinya. Sangat fresh!
4. Pilihlah Atasan yang Sesuai
Jika mengenakan celana pendek berbahan chino, maka kemeja slim fit lah yang paling cocok sebagai atasannya. Baik polos ataupun bermotif sangat cocok dikombinasikan dengan chino pendek polos. Jika ingin mengenakan kaus sebagai atasan, kamu bisa memakai celana pendek bermotif. Tapi ingat bahwa kaos yang kamu pakai harus polos. Selain itu panjang kaos jangan sampai melebihi garis pinggulmu, hal ini dapat membantumu untuk terlihat lebih tinggi dan jenjang. Celana pendek berbahan jeans juga cocok untuk dipadu padankan dengan berbagai macam jenis atasan. Kemeja ok, kaos pun ok.
5. Pilihan Kaos Kaki yang Sesuai
Kaus kaki dan celana pendek akan membuatmu terlihat seperti anak SMP? Gak juga kok. Gunakan kaus kaki yang tak terlihat keluar dari sepatumu alias gunakan kaos kaki setinggi mata kakimu saja. Usahakan kaus kaki yang kamu gunakan tetap berada pada dalam sepatu, atau kamu dapat memakai kaus kaki yang hanya menutupi telapak kakimu. Jika kaos kakimu terlihat dan terlalu panjang, maka kamu akan terlihat cupu atau culun–kecuali jika kamu memang ingin terlihat seperti jagoan skateboard. Itu pun kalau kamu jago beneran bermain skateboard sih.
6. Kenakan Sepatu yang oke
Sepatu yang cocok untuk memakai celana pendek adalah sepatu model Loafer. Biasanya orang eropa sering sekali memakai sepatu loafer ini dengan celana pendek. Penampilan yang ditimbulkan akan menjadi lebih baik dan lebih keren. Jika kamu memang tidak ingin menyamakan gaya kamu dengan orang eropa kamu bisa menggunakan Espadrilles. Espadrilles adalah sepatu kanvas yang sangat simpel dan akan membuat kamu terlihat sangat keren. Sepatu berleher pendek seperti Slip-on, atau Sneakers Low top juga bisa menjadi pilihanmu.
7. Pilih Ukuran Celana yang Pas Buatmu
Pilih celana dengan ukuran slim fit agar kaki Anda terlihat lebih jenjang. Jangan mengenakan celana pendek dengan cutting baggy karena gaya ini akan membuat penampilan Anda tak menarik. Di samping itu, kemungkinan celana Anda akan melorot.
8. Hindari menggunakan aksesories yang berlebihan
Keunggulan kamu menggunakan celana pendek adalah kamu sudah terlihat keren apa adanya tanpa harus ditambahi dengan berbagai macam aksesories. Sah-sah saja jika kamu ingin menggunakan aksesories, namun jangan berlebihan. Jika kamu menggunakan jam tangan, maka gelangmu perlu kamu lepas. Pilih gasper atau sabuk yang simple saja tak perlu dengan banyak motif. Tak perlu menggunakan kalung. Gunakan topi jenis Flat Cap jika kamu sangat ingin menggunakan topi tetapi mengenakan kemeja. Kesan elegnat lebih terpancar. Gunakan topi jenis Baseball Cap atau jenis topi yang sering kamu temui dan miliki, saat kamu mengenakan celana cargo pendek.

Yap, itulah beberapa tips buat kamu yang ingin tampil trendy dengan menggunakan celana pendek. Celana pendek bagus kok kamu kenakan saat hangout bareng taman. Model celana cargo sepertinya lebih bagus. Saat kamu sedang liburan ke pantai, celana pendek merupakan celana yang wajib kamu bawa.
Sekian pembahasan saya kali ini. Jika ada yang masih belum kamu mengerti dan ingin kamu tanyakan, silahkan comment di kolom komentar, akan aku jawab disitu. Jangan lupa untuk like, follow, dan share ya. Ikuti terus aku dan nantikan artikel-artikel lainnya
tien212700 dan 2 lainnya memberi reputasi
3
3.7K
9
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
1.3MThread•105.8KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya