Kaskus

Story

nwdnrAvatar border
TS
nwdnr
10 years vs 1 night (true story)
Setiap orang diciptakan berpasang pasangan, namun kisah dan perjalanan hidup setiapnya berbeda-beda.

Begitupula dengan “relationship”, ada yang mulus ada yang tidak.
Aku termasuk orang yang relationshipnya tidak semulus orang lain.

Berawal dari hubungan dari kelas 2 SMA (2007) dengan si “dia”, terjalinlah hubungan selama 10 tahun. Aku selalu setia menunggu dia sampai dia siap menikahiku.

Namun pada tahun ke 8 hubungan mulai terasa berbeda. Dia mulai banyak bohong, mulai kurang care, bener2 jadi hambar. Ternyata dia ada kedekatan dengan temanku sendiri (teman kita satu sekolah di SMA) sebut saja dia “pelakor”. Mereka keperegok janjian sering chatingan dan telponan. Aku sangat marah dan kecewa pada saat itu, seorang temen ko tega nikung temennya sendiri!!!

Akhrnya aku minta mereka mengklarifikasi, tetapi mereka berdalil tidak ada hubungan apa2. Akupun percaya dan memberikan kesempatan kepada si “dia” untuk melanjutkan hubungan denganku.

Di tahun k 9 aku dan dia berencana menikah, namun dia selalu bilang “belum siap”. Sampai2 dia minta ngulur ke tahun depan yakni di tahun ke 10 lah dia berjanji siap menikahi aku. Oke, aku ikuti keinginannya. Aku hanya bisa sabar dengan harapan kesabarabku akan berbuah manis dikemudian hari. Namun 4 bulan sebelum pernikahan lagi lagi aku melihat kedekatan dia dengan si pelakor. Si pelakor memposting foto mereka berdua di instagram. Aku benar2 heran, mereka tidak mengakui ada kedekatan tapi ko lagi lagi tercyduk. Apakah dari tahun ke 8 hingga tahun ke 10 si dia dan pelakor menjalin hubungan??? Jika iya sudah hampir 2 tahun dia selingkuhi aku.
Mereka selalu bilang “kita gak ada hubungan apa2, kita sahabatan, lagian kita punya kehidupan masing2 dan udah gak pernah kontekan bla bla blaaaaaaaaa.......” “kamu gak usah nuduh sembarangan”
Selalu saja aku dibilang tukang tuduh ....

SatU minggu menjelang akad nikah aku mendatangi rumah si “pelakor”,
Sesampainya disana ibunya yang buka pintu.... lalu ibunya manggil si pelakor. Ketika si pelakor muncul mukanya panik... satU per satu pertanyaan mulai aku lontarkan untuk klarifikasi.

Aku. : “ ada hubungan apa kamu sama cowo aku???”
Pelakor : “ ga ada... lagian kontekan juga ga pernah. Udah punya kehidupan masing2 ini.”
Aku. : “ aku mau nikah, tolong kalo kamu ada hubungan sama dia jujur aja. Supaya aku mundur. Aku gamau dikemudian hari rumah tangga aku kenapa2. Ngaku apa salahnya!”
Pelakor : “ demi allah gak ada”
Aku : “ ok kalo gitU,,, aku minta maaf udah nuduh. Umur siapa yang tau ya... kalo aku selama ini salah selalu nuduh kalian. Aku gamau ksalahan aku kbawa mati. Skali lagi aku minta maaf udah nuduh”
Pelakor : “ iyaa aku jg minta maaf kalo ada salah” (tiba2 si pelakor nangis)
Aku smpet heran,,, knapa mesti nangis2???? SEolah olah menutupi kesalahan. Tapi yasudah lah... aku memutuskan untuk pulang dan gak memperpanjang masalah itu lagi.

Singkat cerita, 12 juli 2017 aku melaksanakan pernikahan hanya akad nikah saja. Berencana resepsi sesuai kesepakatan kita berdua sebelumnya di 27 oktober 2017.

Akad nikah hanya dihadiri kerabat dekat dan keluarga besar. Setelah selesai akad ak dan suami belum tinggal bareng karna aku masih kost di kosan husus wanita. Hari minggunya barulah aku pindahan, suamiku masih nice... dia beresin smua barang k tempat tinggal baru. Dia juga membelikan sdikit barang sperti kasur, lemari dll. SENin 17 juli 2017 kita mulai tinggal bersama. Pada saat itu dia datang sepulang kerja pukul 19.30 malam. Aku pun tidur bersamanya pada malam itu.

Keesokan harinya, selasa 18 juli 2017 dia pamit pergi kerja.,,, dan apa yang terjadi????? Suamiku tidak pernah kembali. Aku hidup seorang diri. Hari demi harI, malam demi malam aku selalu menunggu barang kali ada yang ketuk pintu suamiku pulang. Tapi nihil. Nomor hpnya gak atif, aku hanya bisa ngontek ke ibunya atau bapaknya... mencari tau kberadaannya. Dan orang tuanyapun gak tau dia dimana. Malah orang tuanya ngira kalo dia tinggal bersamaku.

Aku bingung harus cari dia kemana. Akhirnya aku memutuskan untuk mencari ke kantornya. Ternyata dia gak ada,,, dan aku daptlah nomor hp dia dari atasannya. Ketika aku telpon, dia mengangkat tlpnnya. Begitu tau aku yang tlpon, dia malah buru2 matiin. Dan tiap kali aku tlpn dia selalu rijek.
Keesokan harinya dia datang lalu memukuli aku, dia marah karna aku datang ke kantornya. Aku digampar, ditonjok, digampar lagi, dibanting ke lantai. Hingga aku terkilir. Dan dia pergi begitu saja tanpa merasa bersalah sedikitpun.

Pada saat itu aku memutuskan untuk visum dan lapor polisi. Tapi bapaknya datang ke tempat aku dan melarang untuk lapor. Beliau memohon mohon agar kejadian itu tidak berlanjut ke pidana. Karena bapaknya dan si dia satu kantor di suatu dinas pemerintahan. Mungkin malu kali ya kalo anaknya sampai kesangkut paut kasus pidana.

Singkat cerita setelah kejadian itu dia menghilang tanpa ada kabar. Dan aku seorang istri yang selayaknya setelah menikah hidup bersama dengan suami yang merawat, menjaga, menafkahi, itu semuanya tidak aku dapat.

Satu bulan setelah pernikahan, tiba2 datanglah dia ke rumah orang tuaku,, tapatnya tgl 13 agustus 2017 dengan membawa surat talak. Dengan alasan ingin menceraikan aku karna “tidak cocok”. Aku benar benar dipermainkan tapi aku bisa apa??? Hanya pasrah mengikuti alur kehidupan yang telah menjadi takdir di hidupku.

Bulan demi bulan berlalu, dia menghilang begitu saja termasuk keluarganya. Tak ada sedikitpun itikad baik dari dia dan keluarganya.
Dan tiba2 dia muncul lah Bersama si pelakor di acara undangan. Banyak juga yang sering meregokin mereka jalan bareng. Dan si pelakor pun mulai berani memposting foto2 mereka berdua. Mungkin dia fikir kita sudah bercerai. Tapi jika mereka faham dan punya otak sedikit saja aku ini masih istri sah nya secara hukum.

Ko bisa ya, jaman sekarang istri sah aja kalah sama yang gak sah???
Aku benar benar kecewa 100x lipat, aku selalu kefikiran nasib aku yang digantung. Janda bodong yang gak punya surat surat. Sedangkan Dia malah enak enak dengan si pelakor tanpa mengurusi surat perceraian.
Karena kejadian itu hidup aku mulai gak karuan. Psikis dan batin aku teraniaya karna perbuatannya. Sampai2 aku gak pernah bisa sendirian. Ketika aku sendiri kadang aku nangis histeris begitu saja. Ketika malam tiba aku selalu gak bisa tidur. Hari demi hari, aku selalu merasakan tekanan batin yang sangat hebat. Untungnya orang tua, serta sahabat2 dekat selalu menguatkan aku.

Pada suat hari aku memutuskan untuk mengujungi both mobil kekasih “kendaraan konseling silih asih” program dari Pak ridwan kamil selaku walikota bandung. Aku berfikiran untuk curhat mengenai permasalahan ini ke psikolog yang disediakan di sana.
Setibanya aku disana yakni di car free day dago “taman cikapayang” aku langsung menghampiri petugas yang berbaju pink dan bertanya “bisakan permasalahan rumah tangga di curhatkan disini?” Dan ternyata bisa, akupun langsung mendapatkan pelayanan dari tim psikologi disana. Akupun mulai menceritakan semuanya hingga aku menangis di keramaian karna sudah tak tahan membendung air mata. alhamdulilah aku mendapatkan solusi. Aku dirujuk ke dinas perlindungan wanita P2TP2A provinsi jawa barat untuk ditindak lanjuti kasusnya. Aku benar benar merasa terbantu dengan adanya mobil kekasih ini. Karna bukan sekedar curhat, tetapi memberikan solusi dan perlindungan kepada yang membutuhkan bantuan.
Keesokan harinya datanglah aku ke dinas P2TP2A dengan membawa surat rekomendasi dari program kekasih. Dan disana aku dilayani dengan cepat dan akan dibantu untuk mengurusi perceraian dengan dia. Singkat cerita tim P2TP2A melakukan pemanggilan terhadap suamiku. Tapi sama sekali tidak hadir, menurut keterangan tim P2TP2A pemanggilan akan dilakukan 3 kali. Jika 3 kali pemanggilan tidak hadir berturut turut maka akan di datangi ke rumahnya.

Tiba2 datanglah surat panggilan ke rumah orang tuaku dari pengadilan agama cimahi. Ternyata dia sudah gugat duluan kepengdilan. Aku kecewa dengan isi gugatannya, dia mengatakan ingin bercerai dikarnakan “istri selalu meminta nafkah lebih dan tidak patuh terhadap suami”. Belum puaskan dia mendzalimu aku??? Seperakpun aku belum pernah dinafkahi, yang ada aku diterlantarkan dan ditinggalkan begitu saja. Akupun melaporkan surat panggilan tersebut ke P2TP2A, dan dapatlah aku pengacara dari P2TP2A “gratis”.

Pada hari itu, senin 18 desember datanglah aku bersama pengacara dari P2TP2A ke pengadilan untuk sidang karna aku ingin berjuang untuk membatah isi gugatan. Ternyata lagi lagi aku didzalimi. Hakim bilang itu sudah sidang ke 3. Dan yang hadir pada saat itu adalah pengacaranya saja. Sedikit kejutan bagi aku karna pengacaranya adalah temen kita satu SMA dulu. Yahhh entah Gimana ceritanya kata beliau surat panggilan 1 dan 2 nyasar. Untung hakim masih memberikan kesempatan untuk mengulangi sidang dari awal.
Karna aku merasa dicurangi dalam hal isi gugatan dan perkara sidang akhirnya aku menyesal dalam hati ingin memenjarakan dia. Menyesal saat KDRT aku gak lapor.

Sepulang dari pengadilan aku kepikir untuk datang k polres cimahi untuk konsultasi dari semua hal yang ia perbuat adakah yang bisa dijerat pidana. Sesampainya aku dipolres penerimaan dari polres cibabat kurang memuaskan. Laporanku ditolak.

Akhirnya aku memutuskan untuk pulang sembari dalam hati gak puas. Saat itu aku pulang k daerah soeta. Ketika itu aku melewati polsek kiara condong. Entah kenapa aku masih penasaran dan ingin masuk ke polsek kircon untuk bertanya mengenai kasus ini. Akhirnya akupun masuk, disana ada petugas yang sedang piket sore. Mulailah aku menjelaskan smua permasalahan. Dan tak disangka mereka langsung merekomendasikan dan menitipkan aku ke polrestabes bandung untuk prlaporan kasus penelantaran rumah tangga. Hari itu kekecewaan dalam hati aku terobati. Tuhan masih memberikan jalan melalui petugas polsek kiara condong. 2 hari setelahnya aku datang ke polrestabes untuk pelaporan. Laporan diterima pada tgl 20 desember 2017 dengan tuduhan penelantaran keluarga dengan hukuman maksimal 3 tahun atau denda 15 juta. Lega rasanya meskipun sampai saat ini masih penyidikan dan belum tuntas.
Begitupun sidang perceraianku masih berlanjut. Saat ini menjelang sidang ke 5.

Aku berharap semua beres dan sesuai harapan.

Bagiku yang paling menakutkan di dunia ini hanyalah orang jahat yang nyamar jadi sahabat dan orang jahat yang nyamar jadi pacar.

Dan sampai saat ini aku masih tak menyangka, pria yang selama ini berada disampingku selama 10 tahun bisa menjadi seorang suami hanya dalam satu malam.

Jika ini mimpi buruk ingin rasanya aku terbangun untuk hidup bahagia.
(To be continue)
Diubah oleh nwdnr 19-02-2018 13:40
anasabilaAvatar border
anasabila memberi reputasi
1
1.5K
13
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
33KThread•55KAnggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.