- Beranda
- Berita dan Politik
Pelecehan seksual dan perampasan oleh driver online, Polisi akan panggil pihak GoJek
...
TS
beritahati.com
Pelecehan seksual dan perampasan oleh driver online, Polisi akan panggil pihak GoJek
Quote:
Beritahati.com, Jakarta- Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono menegaskan, pihaknya bakal melakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap pihak Perusahaan moda transportasi online GoJek.
Hal itu terkait kasus pelecehan seksual dan perampasan dengan kekerasan yang dilakukan mitra GoJek, yakni driver GoCar Angrizal Noviadi (30) terhadap seorang penumpang perempuan muda di kawasan Bandara Soekarno Hatta (Soetta), Cengkareng, beberapa hari lalu.
“Kita angendakan pemanggilan untuk dimintai keterangan,” Ujar Argo di Polda Metro Jaya, Kamis (15/2).
Panggilan terhadap pihak perusahaan dikarenakan kerap terjadinya tindak kriminal dari driver terhadap penumpang selama ini, sehingga kepolisian ingin mengetahui bagaimana sistem perekrutan di sana.
Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan bukti bukti,di tambah polisi juga masih menunggu hasil visum korban pelecehan seksual.
“Jika keluar nanti kita bisa limpahkan berkas perkara,baik dari keterangan korban dan tersangka,” tutup Argo.
Pada bagian lain, dalam sebuah perbincangan dengan seorang driver online, sebut saja Thor (34), untuk mendaftarkan diri sebagai driver online sangat mudah. Jika memang tidak memiliki kendaraan, bisa bergabung ke perusahaan rental mobil yang mendaftarkan diri sebagai mitra perusahaan transportasi online.
Dari situ, nantinya setiap ada pemanggilan, akan dibawa oleh driver sesuai penugasan dari pihak rental. Artinya ada kemungkinan mobil berlainan dengan yang muncul di aplikasi, atau driver berlainan dengan yang ada di aplikasi.
Contohnya, dari 10 mobil dalam sebuah perusahaan rental, didaftarkan sebagai mitra, lalu menggunakan driver random bukan hasil seleksi perusahaan transportasi online, sangat berbahaya. Yang sudah driver asli saja masih bisa terjadi kriminalitas, apalagi yang seperti itu.
Diberitakan sebelumnya, seorang wanita berinisial ABK (27) menjadi korban kekerasan seksual yang dilakukan diver transportasi online GoCar, Angrizal Noviandi (30).
(BACA JUGA) Aksi cabul oknum Guru SD: Enam murid dicium, kemaluan diraba-raba
Usai melakukan pelecehan seksual dan kekerasan, pelaku juga merampas smartphone iPhone 6s milik korbannya. ABK langsung melaporkan kejadian ke polisi, dan tidak tunggu waktu lama, pelaku berhasil ditangkap di kawasan Bekasi.
Mirisnya, pelaku masih mencoba untuk melawan polisi saat diminta menunjukkan tempat ia membuang smartphone hasil rampasan milik korban. Angrizal coba melepaskan diri dari petugas agar bisa segera lari. Melihat itikad tidak baik dari pelaku, dan ada anggota terancam dengan kelakuan tersebut, polisi menagmbil langkah tegas terukur. Pelaku ditembak kakinya.
Pihak GoJek menyerahkan semua proses hukum kepada kepolisian, dan sudah memutus kontrak dengan Angrizal Noviandi.
Hal itu terkait kasus pelecehan seksual dan perampasan dengan kekerasan yang dilakukan mitra GoJek, yakni driver GoCar Angrizal Noviadi (30) terhadap seorang penumpang perempuan muda di kawasan Bandara Soekarno Hatta (Soetta), Cengkareng, beberapa hari lalu.
“Kita angendakan pemanggilan untuk dimintai keterangan,” Ujar Argo di Polda Metro Jaya, Kamis (15/2).
Panggilan terhadap pihak perusahaan dikarenakan kerap terjadinya tindak kriminal dari driver terhadap penumpang selama ini, sehingga kepolisian ingin mengetahui bagaimana sistem perekrutan di sana.
Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan bukti bukti,di tambah polisi juga masih menunggu hasil visum korban pelecehan seksual.
“Jika keluar nanti kita bisa limpahkan berkas perkara,baik dari keterangan korban dan tersangka,” tutup Argo.
Pada bagian lain, dalam sebuah perbincangan dengan seorang driver online, sebut saja Thor (34), untuk mendaftarkan diri sebagai driver online sangat mudah. Jika memang tidak memiliki kendaraan, bisa bergabung ke perusahaan rental mobil yang mendaftarkan diri sebagai mitra perusahaan transportasi online.
Dari situ, nantinya setiap ada pemanggilan, akan dibawa oleh driver sesuai penugasan dari pihak rental. Artinya ada kemungkinan mobil berlainan dengan yang muncul di aplikasi, atau driver berlainan dengan yang ada di aplikasi.
Contohnya, dari 10 mobil dalam sebuah perusahaan rental, didaftarkan sebagai mitra, lalu menggunakan driver random bukan hasil seleksi perusahaan transportasi online, sangat berbahaya. Yang sudah driver asli saja masih bisa terjadi kriminalitas, apalagi yang seperti itu.
Diberitakan sebelumnya, seorang wanita berinisial ABK (27) menjadi korban kekerasan seksual yang dilakukan diver transportasi online GoCar, Angrizal Noviandi (30).
(BACA JUGA) Aksi cabul oknum Guru SD: Enam murid dicium, kemaluan diraba-raba
Usai melakukan pelecehan seksual dan kekerasan, pelaku juga merampas smartphone iPhone 6s milik korbannya. ABK langsung melaporkan kejadian ke polisi, dan tidak tunggu waktu lama, pelaku berhasil ditangkap di kawasan Bekasi.
Mirisnya, pelaku masih mencoba untuk melawan polisi saat diminta menunjukkan tempat ia membuang smartphone hasil rampasan milik korban. Angrizal coba melepaskan diri dari petugas agar bisa segera lari. Melihat itikad tidak baik dari pelaku, dan ada anggota terancam dengan kelakuan tersebut, polisi menagmbil langkah tegas terukur. Pelaku ditembak kakinya.
Pihak GoJek menyerahkan semua proses hukum kepada kepolisian, dan sudah memutus kontrak dengan Angrizal Noviandi.
0
2.4K
Kutip
13
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
695.5KThread•59.1KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya
