- Beranda
- Berita dan Politik
Adu Domba Tokoh Lewat Judul Video, Pengamat: Pengguna YouTube Harus Ditertibkan
...
TS
novian212
Adu Domba Tokoh Lewat Judul Video, Pengamat: Pengguna YouTube Harus Ditertibkan
[MONITOR.co.id], Jakarta - YouTube adalah sebuah web yang memungkinkan penggunanya mengunggah, menonton dan mengomentari video. Masalah kemudian timbul ketika beberapa judul video di YouTube mengadu domba antar tokoh yang memiliki banyak pengikut, bahkan membenturkan antarumat beragama.
Pengamat media sosial dari Komunikonten, Institut Media Sosial dan Diplomasi Hariqo Wibawa Satria menjelaskan, dulu masyarakat mengkritik media konvensional seperti koran, tv, radio jika menyajikan konten yang mengadu domba, sekarang kita dituntut untuk menjalankan kritik-kritik tersebut karena kita juga adalah media. Seseorang terlihat karakter aslinya bukan hanya saat memegang kekuasaan, namun juga saat mempunyai media.

Pengamat media sosial dari Komunikonten, Institut Media Sosial dan Diplomasi Hariqo Wibawa Satria menjelaskan, dulu masyarakat mengkritik media konvensional seperti koran, tv, radio jika menyajikan konten yang mengadu domba, sekarang kita dituntut untuk menjalankan kritik-kritik tersebut karena kita juga adalah media. Seseorang terlihat karakter aslinya bukan hanya saat memegang kekuasaan, namun juga saat mempunyai media.
“Beberapa pengguna YouTube menggunakan judul provokatif bahkan mengadu domba tokoh, harapannya pengikut, penggemar dari tokoh tersebut menonton videonya sehingga pelanggan dan penonton akun YouTubenya bertambah. Mereka tidak peduli dengan dengan caci maki warganet di kolom komentar YouTube. Padahal caci maki itu timbul karena kesalahpahaman dari video yang diunggah oleh oknum YouTuber tersebut. Mereka tidak sadar caci maki tersebut bisa melahirkan dendam yang berujung kebencian bahkan perkelahian hingga perpecahan," ujar Hariqo Wibawa Satria di Depok, Rabu (14/02).
Hariqo menambahkan, dalam konteks ini setidaknya ada dua tipikal pengguna YouTube; pertama, individu, komunitas maupun organisasi yang memproduksi video kemudian menggunggahnya dengan judul sesuai isinya. Kedua, pengguna yang mengambil video karya orang atau pihak lain, kemudian dengan beberapa modifikasi mengunggahnya dengan judul-judul yang mengadu domba. Menurut Hariqo, judul-judul yang mengadu domba antar tokoh di YouTube umumnya dilakukan oleh akun-akun YouTube pribadi atau anonim bukan oleh akun YouTube organisasi atau komunitas. Baca selengkapnya ...
Pengamat media sosial dari Komunikonten, Institut Media Sosial dan Diplomasi Hariqo Wibawa Satria menjelaskan, dulu masyarakat mengkritik media konvensional seperti koran, tv, radio jika menyajikan konten yang mengadu domba, sekarang kita dituntut untuk menjalankan kritik-kritik tersebut karena kita juga adalah media. Seseorang terlihat karakter aslinya bukan hanya saat memegang kekuasaan, namun juga saat mempunyai media.

Pengamat media sosial dari Komunikonten, Institut Media Sosial dan Diplomasi Hariqo Wibawa Satria menjelaskan, dulu masyarakat mengkritik media konvensional seperti koran, tv, radio jika menyajikan konten yang mengadu domba, sekarang kita dituntut untuk menjalankan kritik-kritik tersebut karena kita juga adalah media. Seseorang terlihat karakter aslinya bukan hanya saat memegang kekuasaan, namun juga saat mempunyai media.
“Beberapa pengguna YouTube menggunakan judul provokatif bahkan mengadu domba tokoh, harapannya pengikut, penggemar dari tokoh tersebut menonton videonya sehingga pelanggan dan penonton akun YouTubenya bertambah. Mereka tidak peduli dengan dengan caci maki warganet di kolom komentar YouTube. Padahal caci maki itu timbul karena kesalahpahaman dari video yang diunggah oleh oknum YouTuber tersebut. Mereka tidak sadar caci maki tersebut bisa melahirkan dendam yang berujung kebencian bahkan perkelahian hingga perpecahan," ujar Hariqo Wibawa Satria di Depok, Rabu (14/02).
Hariqo menambahkan, dalam konteks ini setidaknya ada dua tipikal pengguna YouTube; pertama, individu, komunitas maupun organisasi yang memproduksi video kemudian menggunggahnya dengan judul sesuai isinya. Kedua, pengguna yang mengambil video karya orang atau pihak lain, kemudian dengan beberapa modifikasi mengunggahnya dengan judul-judul yang mengadu domba. Menurut Hariqo, judul-judul yang mengadu domba antar tokoh di YouTube umumnya dilakukan oleh akun-akun YouTube pribadi atau anonim bukan oleh akun YouTube organisasi atau komunitas. Baca selengkapnya ...
tien212700 memberi reputasi
1
1.8K
14
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
695.7KThread•59.3KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya