Kaskus

Story

widdfhm31Avatar border
TS
widdfhm31
Si Introvert
Manusia langka katanya, tapi aku sayang.

Laporan......
Rasa-rasanya aku ingin sekali mengakhirinya sekarang juga. Setiap hari harus bergelut dengan kertas-kertas kosong yang menuntut untuk segera di penuhi haknya.

Ku rasakan hpku bergetar, ada pesan yang masuk.
"Assalamualaikum, kamu juga Introvert ya?"
Aku berpikir sejenak, pasti hanya orang iseng yang mau kenalan. Pasti dia juga mahasiswa baru yang lagi nyari teman. Aku membalas pesannya dengan singkat.
"Walaikumsalam, iya."
Aku tidak menyangka, berawal dari sanalah kedekatan kami. Sesama Introvert.

Oke, perkenalkan namaku Rindu Rinda Amarini kalian bisa memanggil ku Rindu. Sekarang aku sedang melanjutkan pendidikan di salah satu universitas negeri di Makassar, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar di jurusan Fisika. Aku seorang Introvert. Orang-orang selalu salah pengertian tentang Introvert itu sendiri. Kata mereka Introvert itu anti sosial, jarang bicara, pakaiannya serba hitam, dan masih banyak lagi pemikiran lain yang selalu negatif tentang Introvert. Tapi kataku, Introvert itu menyenangkan, tidak ribet, sederhana, gak bikin capek, sikapku memang lumayan tertutup, aku bisa saja berlama-lama dalam keramaian tapi setelah pulang aku merasa energiku sangat terkuras, aku tidak bisa menutupi ketidak-tahananku terhadap banyak orang. Introvert itu pemikir. Dia bakalan mikir berkali-kali jika ingin menyampaikan pendapatnya, takut kalau-kalau ucapannya salah dan bisa menyinggung lawan bicaranya. Oke, itu sedikit tentang saya.

Takdir ini menurutku sangat menarik, aku dan dia di pertemukan dengan sangat kebetulan. Dia juga kuliah di UIN, satu fakultas denganku tapi beda jurusan. Dia Kimia, aku Fisika. Namanya Fadhil Falah Hamzah. Seorang Introvert, benar-benar Introvert. Dia selalu memakai setelan hitam, tas hitam, topi hitam, pokoknya semuanya hitam dan masker selalu menutupi wajahnya. Meski begitu, aku sayang dia dengan sikapnya yang apa adanya, dia tidak pernah merasa malu untuk menceritakan hal-hal yang mungkin aku sendiri tidak berani memberitahu orang lain.

Waktu itu sekitar pertengahan semester ganjil, laporan ku lagi numpuk dengan deadline yang harus ku penuhi segera. Ditambah sebuah pesan di WA yang baru kali ini ada seseorang yang bertanya seperti itu padaku. Apakah aku seorang Introvert? Aku jawab, iya. Dia lalu membalasnya dengan teks yang panjang, chat kami kemudian berhenti ketika pembahasan Introvert selesai. Dia lalu membalas "apa jadinya jika sesama Introvert saling bertemu, hening cipta kali ya" aku hanya menanggapi nya dengan emoticon tertawa. Dan cut. Bersambung. Chat kami maksudku.

anasabilaAvatar border
anasabila memberi reputasi
1
674
2
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
33KThread54.7KAnggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.