Kaskus

Entertainment

RuisuAvatar border
TS
Ruisu
Lampion dari Tiongkok 燈籠 (Dēnglóng)
Sudah mendekati tahun baru Imlek nih, mari kita sedikit bercerita mengenai Lampion, atau dikalangan warga Tionghoa dikenal dengan 燈籠 (dēnglóng).

Lampion 燈籠

Lampion atau dēnglóng sendiri terdiri dari dua kata yaitu 燈 (dēng) yang berarti cahaya atau sumber cahaya, dan 籠 (lóng) yang berarti sangkar atau tempat, sehingga jika kedua kata tersebut digabungkan bisa dikatakan sebagai tempat meletakkan cahaya atau meletakkan lilin/api.

Sehingga di Tiongkok sendiri arti lampion 燈籠 (dēnglóng) lebih luas dari pandangan kita di Indonesia, bahwa lampion itu lebih ke lentera, atau bentuk yang dapat dijinjing kemana-mana. Di Tiongkok itu dēnglóng bisa berupa lampu-lampu taman dari batu, lentera dari tembaga yang digantung, atau bahkan sebuah tugu besar yang memancarkan cahaya. jadi artinya jauh lebih luas deh di Tiongkok.

Lampion sebenarnya adalah penerangan tradisional di Asia Timur, berkembang dari Tiongkok sendiri, menuju jepang, Korea, Vietnam dan tempat lainnya diseluruh dunia. Ngutip dari Wikipedia, sebenarnya lampion batu itu pertama kali digunakan untuk penerangan di Kuil-kuil Buddha di Tiongkok dan digunakan sebagai hiasan-hiasan taman. Selaindari batu, ada juga yang terbuat dari kayu, logam dan material lainnya.
Sebenarnya lampion batu in dibuat agar api/lili tidak tertiup oleh angin, dan jika digunakan untuk keperluan indoor akan dibuat dengan kayu, untuk keperluan outdoor akan dibuat dari batu atau dengan logam, tapi ada juga yang dari kayu atau bahkan keramik, ini semua sih untuk lampion yang tertanam di tanah, dan ada juga yang lebih familiar dengan kita yaitu lampion yang digantung.
Lampion tradisional sih sumber cahayanya biasanya dari minyak, atau dari lilin, tapi sekarang ini cahayanya bisa dari gas atau dari listrik.

Lampion diseluruh Dunia
Tiongkok

Lampion Batu Tiongkok, pertama kali ditemukan pada masa Dinasti Han (206 Sebelum Masehi - 220 Masehi), sangat banyak ditemukan di daerah Utara dan selatan bahkan sampai Dinasti Tang (618-907 Masehi), banyak ditemukan di Kuil-kuil dan taman-taman, tapi setelah setelah itu menjadi semakin langka.
Biasanya Lampion batu ini diletakkan di depan Kuil atau di depan aula utama. Lampion ini menjadi lambang dari penuntun atau kebijaksanaan dan juga pemulihan.
sumber
Lampion dari Tiongkok 燈籠 (Dēnglóng)

Jepang
Lampion pertama kali diperkenalkan ke Jepang pada Masa Dinasti Tang dari Tiongkok melalui semenanjung Korea dan berkembang sangan pesat pada Periode Nara (710 - 794 Masehi), hal ini bersamaan dengan masuknya Buddhisme dan konsep pembangunan Kuil, dan pada umumnya digunakan oleh Biarawan dan Bhiku.

Lampion batu sangan penting dalam penataan taman di Jepang dan penataan taman Zen, dan batu yang biasa digunakan adalah batu Granit.

Salah lampion terbesar yang ada di Jepang adalah Lampion Agatsuma-jo di Ergoken, Kyoto, setinggi 13 meter. Lampion dari Tiongkok 燈籠 (Dēnglóng)

Semenajung Korea

Lampion batu masuk dan berkembang di semenajung Korea mulai pada masa Tiga Kerajaan (57 sebelum Masehi - 668 Masehi) (ini Three Kingdomnya Korea ya Baekje, Silla dan Goguryeo). Pertama kali ditemukan bersamaan juga nih dengan masuknya Buddhisme ke kerajaan Silla, dan Kerjaan Silla sangat menghormati Buddhisme. Banyak sekali ditemukan bangunan kuil Buddha pada masa itu.

Jenis-jenis Lampion

Lampion Berdiri

Lentera berdiri adalah lentera yang paling umum, ada dasar, diukir dengan ukiran.
Lampion dari Tiongkok 燈籠 (Dēnglóng)

Lentera yang dikuburkan
Lentera yang tidak memiliki tiang yang langsung berdiri diatas kuburan atau langsung di tanah.
Lampion dari Tiongkok 燈籠 (Dēnglóng)

Lampion portabel (dapat dipindahkan)
Tidak memiliki tiang dan tidak memiliki fondasi, meski bisa diletakkan, namun tidak melekat. Lampion ini digolongkan menjadi 3 yaitu : yang bisa di jinjing, dapat dibuat menguara (terbang) dan ada yang bisa dihayutkan.
Lampion dari Tiongkok 燈籠 (Dēnglóng)
Lampion dari Tiongkok 燈籠 (Dēnglóng)
Lampion dari Tiongkok 燈籠 (Dēnglóng)

Lampion Zen
Berkaki dua, satu kaki di dalam air, satu kaki di tanah. Ditemukan Kenrokuen Garden, Jepang.
Lampion dari Tiongkok 燈籠 (Dēnglóng)

Lampion model Liar
Hal ini mengacu pada lentera liar, bentuknya yang seperti setumpuk batu yang kasar dan tidak beraturan.
Lampion dari Tiongkok 燈籠 (Dēnglóng)

Nah itu gan, jenis-jenis lampion yang ada dari Tiongkok, dan berkembang di Asia Timur.
Sekian
Regards,
Rui
0
1.2K
6
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
The Lounge
KASKUS Official
1.3MThread108.1KAnggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.