- Beranda
- Berita dan Politik
Aher Khawatirkan Ancaman Terorisme di Jabar
...
TS
bikinmuntab
Aher Khawatirkan Ancaman Terorisme di Jabar
http://jabar.tribunnews.com/2018/01/18/aher-khawatirkan-ancaman-terorisme-di-jabar

Humas Jabar
Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher) saat peresmian batu pertama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pangandaran, di Desa Pananjung Kabupaten Pangandaran, Rabu (17/1/18).
TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Provinsi Jawa Barat disebut Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan alias Aher, aman dari berbagai ancaman menjelang Pilkada serentak 2018.
Namun di saat yang sama, ia juga mengkhawatirkan isu terorisme menimpa Jawa Barat.
"Kalau minta disebut apa yang harus dikhawatirkan di Jawa Barat, yang saya khawatirkan isu terorisme. Karena, semisal kejadiannya di McD Jakarta, ketika ditelusuri, ternyata pelakunya orang Jawa Barat," ujarnya saat Rapat Desk Pilkada, Gedung Sate, Kamis (18/1/2018).
Terorisme, kata Aher, sudah diberantas oleh TNI dan Polri.
Meski begitu, ia menduga masih ada sisa-sisa terorisme, yaitu pengikut teroris yang telah diberantas.
Ia menginginkan ada pendekatan lain sehingga alur terorisme bisa diputus.
Aher mengaku khawatur jika alurnyabtidak diputus, anak pelaku teror bisa mengikuti jejak sang ayah.
Aher pu mengusulkan agar anak dari tersangka teroris dirawat negara.
"Kalau ayahnya tertangkap maka anaknya diambil negara sehingga masa lalunya jadi hilang. Saya khawatir ada saja kaitan dengan masa lalu," kata Aher.(*)
Headquarter DI/TII dulunya kan dijabar?

Humas Jabar
Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher) saat peresmian batu pertama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pangandaran, di Desa Pananjung Kabupaten Pangandaran, Rabu (17/1/18).
TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Provinsi Jawa Barat disebut Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan alias Aher, aman dari berbagai ancaman menjelang Pilkada serentak 2018.
Namun di saat yang sama, ia juga mengkhawatirkan isu terorisme menimpa Jawa Barat.
"Kalau minta disebut apa yang harus dikhawatirkan di Jawa Barat, yang saya khawatirkan isu terorisme. Karena, semisal kejadiannya di McD Jakarta, ketika ditelusuri, ternyata pelakunya orang Jawa Barat," ujarnya saat Rapat Desk Pilkada, Gedung Sate, Kamis (18/1/2018).
Terorisme, kata Aher, sudah diberantas oleh TNI dan Polri.
Meski begitu, ia menduga masih ada sisa-sisa terorisme, yaitu pengikut teroris yang telah diberantas.
Ia menginginkan ada pendekatan lain sehingga alur terorisme bisa diputus.
Aher mengaku khawatur jika alurnyabtidak diputus, anak pelaku teror bisa mengikuti jejak sang ayah.
Aher pu mengusulkan agar anak dari tersangka teroris dirawat negara.
"Kalau ayahnya tertangkap maka anaknya diambil negara sehingga masa lalunya jadi hilang. Saya khawatir ada saja kaitan dengan masa lalu," kata Aher.(*)
Headquarter DI/TII dulunya kan dijabar?
0
808
9
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
691.7KThread•57KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya