- Beranda
- Berita dan Politik
Kasus E-KTP, Waketum Gerindra Khawatir Ada Risiko Novanto Dicelakai
...
TS
dikuncibro
Kasus E-KTP, Waketum Gerindra Khawatir Ada Risiko Novanto Dicelakai
Kasus E-KTP, Waketum Gerindra Khawatir Ada Risiko Novanto Dicelakai
Oleh Abdy Terbit 16 Des 2017 at 1:40pm
Sumber
JAKARTA (!) – Wakil Ketua Umum DPP Gerindra Ferry Juliantono berharap tersangka kasus tindak pidana korupsi mega proyek e-KTP Setya Novanto membongkar semua pihak yang terlibat kasus ini.
“Bolanya ada pada pak Setya Novanto, pilihannya tinggal diam atau nekat, atau dia bisa dicelakai bahkan bisa dibunuh. Menurut saya risikonya kesana. Karena cuma dia satu-satunua yang bisa ungkap kasus ini,” kata Ferry dalam diskusi Polemik Sindotrijaya di Warung Daun, Jakarta Pusat, Sabtu (16/12).
Ferri menyatakan bukti-bukti yang paling kuat adalah menjurus kepada mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat dibanding nama-nama besar lain. Menurutnya kasus ini akan berakhir antiklimaks jika Novanto tetap memilih untuk diam.
“Saya menyimpukan kasus ini akan berakhir dengan hanya hukuman yang sangat ringan, karena KPK sendiri tidak mempunyai cukup bukti, Novanto akan irit bicara,” ujar Ferry.
Di tempat yang sama, Peneliti Indonesian Corruption Watch (ICW) Emerson Yuntho menyatakan pembungkaman saksi kunci dalam kasus tindak pidana korupsi memang sudah pernah terjadi.
“Padahal ada nama lain yang sebenarnya bisa diproses, namun karena saksi hilang jadi tidak bisa di proses,” imbuh Emerson.
Emerson juga berharap kepada Setya Novanto untuk bisa membongkar kasus tersebut secara terang-terangan. Dia juga mengajak masyarakat untuk mengawal proses persidangan agar tidak ada satu pun terdakwa yang dilindungi.
“Kita berharap Setnov dapat hidayah dari Allah SWT agar bisa mengungkap siapa saja yang ikut mendapatkan aliran dana e-KTP dan supaya tidak sendirian,” pungkas Emerson.
Oleh Abdy Terbit 16 Des 2017 at 1:40pm
Sumber
JAKARTA (!) – Wakil Ketua Umum DPP Gerindra Ferry Juliantono berharap tersangka kasus tindak pidana korupsi mega proyek e-KTP Setya Novanto membongkar semua pihak yang terlibat kasus ini.
“Bolanya ada pada pak Setya Novanto, pilihannya tinggal diam atau nekat, atau dia bisa dicelakai bahkan bisa dibunuh. Menurut saya risikonya kesana. Karena cuma dia satu-satunua yang bisa ungkap kasus ini,” kata Ferry dalam diskusi Polemik Sindotrijaya di Warung Daun, Jakarta Pusat, Sabtu (16/12).
Ferri menyatakan bukti-bukti yang paling kuat adalah menjurus kepada mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat dibanding nama-nama besar lain. Menurutnya kasus ini akan berakhir antiklimaks jika Novanto tetap memilih untuk diam.
“Saya menyimpukan kasus ini akan berakhir dengan hanya hukuman yang sangat ringan, karena KPK sendiri tidak mempunyai cukup bukti, Novanto akan irit bicara,” ujar Ferry.
Di tempat yang sama, Peneliti Indonesian Corruption Watch (ICW) Emerson Yuntho menyatakan pembungkaman saksi kunci dalam kasus tindak pidana korupsi memang sudah pernah terjadi.
“Padahal ada nama lain yang sebenarnya bisa diproses, namun karena saksi hilang jadi tidak bisa di proses,” imbuh Emerson.
Emerson juga berharap kepada Setya Novanto untuk bisa membongkar kasus tersebut secara terang-terangan. Dia juga mengajak masyarakat untuk mengawal proses persidangan agar tidak ada satu pun terdakwa yang dilindungi.
“Kita berharap Setnov dapat hidayah dari Allah SWT agar bisa mengungkap siapa saja yang ikut mendapatkan aliran dana e-KTP dan supaya tidak sendirian,” pungkas Emerson.
0
1.6K
17
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
695.2KThread•58.9KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya