omdikenyotom
TS
omdikenyotom
sejarah natal dan budaya yg membentuknya
dizaman moderen ini hari natal menjadi perayaan yg populer diseluruh dunia,tidak hanya bagi umat kristen,beberapa negara non kristen bahkan ikut merayakan natal meski dengan makna berbeda.di jepang,hari natal dirayakan semua orang termasuk non kristen,menjadi kesempatan yg baik bagi orang orang berkumpul bersama keluarga,makan bersama dan bertukar kado,sementara di cina,orang orang mulai meniru tradisi perayaan natal di jepang.namun tahukah anda bahwa memang sejak dari awal kemunculannya perayaan natal diciptakan melalui akumulasi dan akulturasi byk budaya suku bangsa agar mudah diterima orang orang diberbagai belahan dunia dan agar kristen menjadi agama yg merakyat.


mural lukisan kelahiran yesus dalam budaya korea


kisah kelahiran yesus dalam budaya afrika

kemunculan perayaan natal

Catatan pertama peringatan hari Natal adalah tahun 336 Sesudah Masehi pada kalender Romawi kuno, yaitu pada tanggal 25 Desember. Perayaan ini kemungkinan besar dipengaruhi oleh dua perayaan pagan romawi,yaitu saturnalia dan mithra.

saturnalia

saturnalia dirayakan pada 17-23 desember ,perayaan ini didedikasikan untuk dewa saturnus,saturnalia membawa tradisi menyanyi bersama dan tukar-menukar hadiah ,Kebiasaan-kebiasaan itu lama-kelamaan menjadi bagian dari perayaan Natal


dewa saturnus,dewa agrikultur romawi kuno

mithras

disisi lain,dewa mithra berasal dari persia yg dibawa ke romawi,dari agama zoroaster.penyembahan dewa mithra dipraktikkan di Kekaisaran Romawi dari sekitar abad ke-1 sampai 4 SM. Nama dewa Persia Mithra (proto-Indo-Iran Mitra), diadaptasi ke dalam bahasa Yunani sebagai Mithras.arkeolog dan ahli sejarah menyebutnya Mithraisme, atau kadang-kadang Mithraisme Romawi.penyembahan mithras populer di militer Romawi krn dianggap dewa perang sekaligus dewa matahari/sol.

meski agama mistis mithras diadopsi dr persia,namun justru konsep agama mithras lebih mirip dengan kekristenan,seperti mithras konon dilahirkan dari batu scr suci(virgin birth) dan dirayakan setiap 25 desember.

gereja awal kemungkinan menetapkan hari natal 25 desember utk lbh mudah merangkul dan kristenisasi pengikut pagan,seperti mereka menggeser hari untuk tuhan dari hari sabtu(sabat) menjadi hari minggu.

yule / yuletide



sementara dibelahan dunia lain,eropa,pertengahan-akhir desember adalah saat dimana terjadi Winter Solstice, yaitu ketika matahari berada langsung di atas Tropic of Capricorn pada saat bersamaan. Dari titik itu, hari sangat gelap,sinar matahari sangat singkat,suhu sangat dingin,salju dan musim dingin badai, hewan hewan melakukan hibernasi. di kebudayaan Scandinavia, bangsa Norse (viking) merayakan hari raya pagan Yule/yuletide mulai 21 desember-awal januari.pada 12 hari kegelapan ini,setiap keluarga menyimpan stok kayu bakar dalam jmlh byk dan menyembelih persediaan hewan hewan ternak mereka utk makanan.pada akhirnya hari hari tergelap dalam 1 tahun ini ditutup dengan menyambut sinar matahari,sebagai kelahiran terang.



raja haakon 1 dari norwegia berjasa mengasimilasi hari natal kepada budaya pagan yule,ia secara diam diam telah masuk kristen,kemudian raja haakon menggeser hari raya yule supaya bertepatan dengan hari raya natal dan hanya dirayakan dalam 3 malam saja.setelah dirasa waktunya tepat raja haakon mengumumkan bahwa ia telah memperoleh injil,rakyatnya mulai tertarik dan akhirnya raja haakon mulai mengundang byk pendeta dari inggris dan berangsur angsur menghapus sebagian tradisi pagan yule seperti pengorbanan massal binatang dan mengasimilasi sebagian tradisi pagan yule kedalam budaya natal eropa.



jejak jejak tradisi yule pada hari perayaan natal masih nampak pada christmas ham(atau masih sering disebut yule ham) ,populer di swedia bahkan sampai australia.


christmas ham/yule ham swedia


kambing yule pada dekorasi pohon natal,msh populer sampai skrg diperayaan natal jerman dan skandinavia



yule log,sampai abad pertengahan masih sering dijadikan perayaan rakyat menarik kayu beramai ramai saat natal,skrg menjadi dekorasi natal utk dibakar atau cm sekadar pajangan

yule ball,yule boar,yule singing,dan msh byk lg

dengan menjadikan natal sebagai perayaan yg berbarengan waktunya dengan tradisi populer yule diskandinavia dan jerman,membuka peluang semakin populernya kristen dianut oleh org eropa sehingga kristen menjadi agama plg populer di eropa sampai saat ini

lantas,apakah kristen tidak rugi keimanannya dengan mencampurkan budaya pagan kedalam perayaan natal? rasanya tidak..krn tidak ada penjelasan bagaimana cara merayakan natal,atau bahkan apakah natal harus dirayakan menurut alkitab.gereja berupaya menghapus budaya pagan yg berbau mistis,namun perihal seperti bertukar kado,makan bersama dan gotong royong(yule log),dll adalah norma norma kemasyarakatan umum positif sehingga justru berdampak positif bagi perayaan natal sendiri terlepas sdh dilakukan dr era pagan.



- biarpun terlalu pagi,tp akhir kata TS mengucapkan merry christmas bagi yg merayakan -

emoticon-Shakehand2:




Spoiler for sumber:






Diubah oleh omdikenyotom 10-12-2017 02:17
0
41.4K
460
Berikan Komentar
Guest
Tulis komentar menarik atau mention replykgpt untuk ngobrol seru
Yuk bergabung agar dapat lebih banyak informasi yang dibagikan di Komunitas The Lounge
The Lounge
The Lounge
icon
922.1KThread80.4KAnggota
Terlama
Berikan Komentar
Guest
Tulis komentar menarik atau mention replykgpt untuk ngobrol seru
Ikuti KASKUS di
© 2023 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.