- Beranda
- Berita dan Politik
Polda Metro akan Tentukan Status Indra Liyono 1×24 Jam
...
TS
dikuncibro
Polda Metro akan Tentukan Status Indra Liyono 1×24 Jam
Polda Metro akan Tentukan Status Indra Liyono 1×24 Jam
Oleh Alex H Terbit 27 Okt 2017 at 5:15pm
Tandaseru.id
TANGERANG (!) – Tim penyidik Polda Metro Jaya masih memeriksa pemilik gudang dan pabrik kembang api PT Panca Buana Cahaya Sukses Indra Liyono (40).
Pemeriksaan saat ini sudah dipindahkan dari Polres Metro Tangerang Kota ke Polda Metro Jaya.
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Idham Azis mengatakan pemeriksaan masih berlangsung, dan akan ditentukan statusnya oleh penyidik. “Waktunya kan 1 kali 24 jam, jadi masih ada waktu,” ujarnya kepada wartawan di Polda Metro Jaya.
Kapolda menyebutkan, Indra Liyono baru datang (dari luar negeri) dan baru sampai di Polda Metro Jaya sekitar pukul 13.00 Wib. Ledakan dan kebakaran gudang tersebut mengakibatkan 47 orang meninggal dunia.
Sementara itu, Polda Metro Jaya juga telah memeriksa tujuh orang saksi. Kabid Humas Polda Metro Jaya , Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan para saksi yang diperiksa karyawan yang tidak ikut bekerja dan yang melihat kebakaran terjadi.
Selain itu, kata Argo sejumlah bukti dibawa dari tempat kejadian untuk diolah di Laboratorium Forensik. Barang bukti tersebut akan diteliti untuk membantu penyelidikan tim penyidik.
Sebelumnya, Kapolres Metro Tangerang Kota Komisaris Besar Polisi Harry Kurniawan saat dikonfirmasi mengatakan penyidik kepolisian meminta keterangan Indra terkait perizinan perusahaan dan standar prosedur keselamatan pekerja.
Pemilik gudang Indra berada di Malaysia saat peristiwa kebakaran yang menjadi perhatian publik tersebut. Penyidik Polres Metro Tangerang Kota saat ini masih memeriksanya. “Sekarang diperiksa di Polsek Teluk Naga,” katanya, Jumat (27/10).
Sebelumnya, sebuah gudang kembang api terbakar kemudian meledak yang menewaskan puluhan orang sedangkan beberapa korban lainnya belum teridentifikasi di Komplek Pergudangan 99 Kosambi Tangerang Banten pada Kamis (26/10) sekitar pukul 08.30 WIB.
Sejauh ini, tercatat korban yang meninggal dunia 47 orang dan korban luka sebanyak 46 orang, sedangkan jumlan total pekerja mencapai 103 orang.
Oleh Alex H Terbit 27 Okt 2017 at 5:15pm
Tandaseru.id
TANGERANG (!) – Tim penyidik Polda Metro Jaya masih memeriksa pemilik gudang dan pabrik kembang api PT Panca Buana Cahaya Sukses Indra Liyono (40).
Pemeriksaan saat ini sudah dipindahkan dari Polres Metro Tangerang Kota ke Polda Metro Jaya.
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Idham Azis mengatakan pemeriksaan masih berlangsung, dan akan ditentukan statusnya oleh penyidik. “Waktunya kan 1 kali 24 jam, jadi masih ada waktu,” ujarnya kepada wartawan di Polda Metro Jaya.
Kapolda menyebutkan, Indra Liyono baru datang (dari luar negeri) dan baru sampai di Polda Metro Jaya sekitar pukul 13.00 Wib. Ledakan dan kebakaran gudang tersebut mengakibatkan 47 orang meninggal dunia.
Sementara itu, Polda Metro Jaya juga telah memeriksa tujuh orang saksi. Kabid Humas Polda Metro Jaya , Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan para saksi yang diperiksa karyawan yang tidak ikut bekerja dan yang melihat kebakaran terjadi.
Selain itu, kata Argo sejumlah bukti dibawa dari tempat kejadian untuk diolah di Laboratorium Forensik. Barang bukti tersebut akan diteliti untuk membantu penyelidikan tim penyidik.
Sebelumnya, Kapolres Metro Tangerang Kota Komisaris Besar Polisi Harry Kurniawan saat dikonfirmasi mengatakan penyidik kepolisian meminta keterangan Indra terkait perizinan perusahaan dan standar prosedur keselamatan pekerja.
Pemilik gudang Indra berada di Malaysia saat peristiwa kebakaran yang menjadi perhatian publik tersebut. Penyidik Polres Metro Tangerang Kota saat ini masih memeriksanya. “Sekarang diperiksa di Polsek Teluk Naga,” katanya, Jumat (27/10).
Sebelumnya, sebuah gudang kembang api terbakar kemudian meledak yang menewaskan puluhan orang sedangkan beberapa korban lainnya belum teridentifikasi di Komplek Pergudangan 99 Kosambi Tangerang Banten pada Kamis (26/10) sekitar pukul 08.30 WIB.
Sejauh ini, tercatat korban yang meninggal dunia 47 orang dan korban luka sebanyak 46 orang, sedangkan jumlan total pekerja mencapai 103 orang.
0
2.8K
21
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
695.1KThread•58.9KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya