Kaskus

News

dindsanssa154Avatar border
TS
dindsanssa154
Azwar Anas Ajari Pertanian Organik
Azwar Anas Ajari Pertanian Organik



Pertanian merupakan sektor yang menjadi sandaran hidup masyarakat. Tidak heran jika negara agraris menjadikan masyarakatnya mayoritas bekerja sebagai petani.

Hal ini menjadikan sektor pertanian ibarat jantung yang memompa darah agar bisa mengalir ke seluruh sendi perekonomian.

Sektor pertanian di Banyuwangi sangat berperan dalam mendukung ketahanan pangan bagi daerah lain. Dengan posisi sebagai sentra pertanian, Banyuwangi rutin memasok berbagai kebutuhan daerah lain, mulai dari beras, kedelai, hingga beragam komoditas hortikultura dan perkebunan.

Sebagai bentuk peningkatan dalam sektor pertanian, Pemerintah Banyuwangi menargetkan sebanyak 200 hektar sawah sudah tersertifikasi organik pada tahun 2020 atau 25 hektar sawah padi organik tiap tahunnya.

Saat ini baru 45 hektar sawah dengan sertifikat organik di Banyuwangi, yang tersebar di tujuh kecamatan. Sementara, 110 hektar masih masuk kategori konversi yaitu peralihan dari sawah anorganik menjadi organik. Adapun total lahan persawahan yang ada di Banyuwangi seluas 65.457 hektar.


"Tidak mudah untuk mendorong pengembangan pertanian organik, karena sudah terlalu lama kita pakai pendekatan pupuk kimia. Nah, ini coba kita tanamkan ke petani soal peluang bisnis organik sangat besar. Dapat duitnya bisa lebih gede," kata Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas

Untuk terus memacu kinerja sektor pertanian, berbagai upaya telah, sedang, dan akan terus dilakukan Pemkab Banyuwangi. Salah satunya adalah dengan memacu petani supaya bertani organik. Dengan mendukung kelompok tani yang mengembangkan beras organik, Pemkab Banyuwangi juga telah mengucurkan bantuan.

Mulai dari rice transplanter (alat tanam padi) dua unit, minincombine harvester empat unit, hand tractor 13 unit, pompa air dua unit, pompa air dua unit, power trasher delapan unit, pupuk dan pemberantas hama organik serta bantuan alat pencacah pupuk organik (APPO), lahan percobaan, hingga membuka sekolah lapang bagi para petani.

Selain hasil penanaman organik, prosesnya dilakukan mekanisasi. Mulai penanaman bibit padi, hingga panen padi menggunakan mesin panen. Dengan pengembangan padi organik dengan mekanisasi alat pertanian menjadikan pengeluaran biaya lebih murah dan efisien ketika tanah sudah normal.

"Jadi biayanya lebih murah, tapi kenapa masyarakat enggak mau nanam organik? Pertanyaan besarnya. Ini karena kampanye pemilik pupuk urea luar biasa jadi rakyat dibuat tergantung dengan pupuk," jelas Anas.

Anas pun menyadari mekanisasi pertanian ini di satu sisi menguntungkan, namun juga menimbulkan tantangan lain, yaitu penyerapan tenaga kerja yang minim.

"Salah satu solusinya adalah mengembangkan agrowisata. Seperti peluang membuka usaha kuliner organik di sekitar lokasi wisata atau mengajak wisatawan terjun ke sawah seperti yang sudah dilakukan beberapa kelompok di Banyuwangi," lanjut dia.

Namun itu semua harus digenjot mengingat tren beras organik sedang meningkat. Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan tren beras organik mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Ini karena makin banyaknya masyarakat yang mengubah pola menjadi gaya hidup sehat.

"Permintaan beras organik ini sangat besar di pasara. Maka kita dorong petani kita untuk mengembangkan varietas unggulan beras organik. Salah satunya padi unggul varietas M400," ujar Anas

Bibit padi varietas M400 salah satunya dikembangkan oleh Kelompok Tani Ketangi Santoso Kalibaru yang memiliki keunggulan yaitu dalam satu batang padi dapat menghasilkan 400 bulir beras.

Biaya produksi beras organik ini pun diklaim lebih murah yaitu Rp 5,5 juta per hektare dibandingkan harga produksi padi hibrid yang mencapai Rp 8 juta per hektare.

Pemerintah dengan melakukan bantuan hingga pendampingan kepada kelompok petani yang mau mengembangkan padi organik, diharapkan bisa memantik kelompok petani lain
0
1.4K
7
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
Berita dan Politik
KASKUS Official
696.1KThread•59.4KAnggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.