- Beranda
- Berita dan Politik
Soal Reklamasi, Ikatan Alumni ITB Mentahkan Pernyataan Luhut
...
TS
victimofgip44
Soal Reklamasi, Ikatan Alumni ITB Mentahkan Pernyataan Luhut
JAKARTA - Kelompok Alumni Institut Teknologi Bandung membantah pernyataan Menteri Koordinator bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan, mengenai kelanjutan proyek Reklamasi Teluk Jakarta.
"Ikatan Alumni ITB tidak mengeluarkan pernyataan apa pun terkait reklamasi Teluk Jakarta," ujar akun Twitter Ikatan Alumni ITB, @Sinergi_IAITB, yang juga menyertakan nama Ketua Umum Ikatan Alumni ITB, Ridwan Djamaluddin, seperti dikutip Jumat, (20/10/2017).
Bantahan ini terkait dengan pernyataan Luhut sebelumnya terkait keputusan pemerintah mencabut moratorium proyek reklamasi Teluk Jakarta.
Dalam pernyataannya yang diucapkan di Medan Sumatera Utara, Luhut sesumbar jika pencabutan moratorium berdasarkan kajian dan pertimbangan yang mendalam.
"Sudah saya teken kemarin," kata Luhut di Medan, Sumatra Utara, Jumat (6/10/2017).
Selain kajian dari ahli dari Institut Teknologi Bandung (ITB), menurut Luhut, kajian juga dilakukan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) beserta semua kementerian terkait.
"Nggak ada negosiasi. Semua itu ketuanya Pak Ridwan (Djamaluddin, deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur), ketua alumni ITB, yang membuat kajian itu. Ada (ahli dari) Jepang, ada Korea, ada Belanda. Jadi, mau apa lagi?" ujar Luhut. (icl)
"Ikatan Alumni ITB tidak mengeluarkan pernyataan apa pun terkait reklamasi Teluk Jakarta," ujar akun Twitter Ikatan Alumni ITB, @Sinergi_IAITB, yang juga menyertakan nama Ketua Umum Ikatan Alumni ITB, Ridwan Djamaluddin, seperti dikutip Jumat, (20/10/2017).
Bantahan ini terkait dengan pernyataan Luhut sebelumnya terkait keputusan pemerintah mencabut moratorium proyek reklamasi Teluk Jakarta.
Dalam pernyataannya yang diucapkan di Medan Sumatera Utara, Luhut sesumbar jika pencabutan moratorium berdasarkan kajian dan pertimbangan yang mendalam.
"Sudah saya teken kemarin," kata Luhut di Medan, Sumatra Utara, Jumat (6/10/2017).
Selain kajian dari ahli dari Institut Teknologi Bandung (ITB), menurut Luhut, kajian juga dilakukan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) beserta semua kementerian terkait.
"Nggak ada negosiasi. Semua itu ketuanya Pak Ridwan (Djamaluddin, deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur), ketua alumni ITB, yang membuat kajian itu. Ada (ahli dari) Jepang, ada Korea, ada Belanda. Jadi, mau apa lagi?" ujar Luhut. (icl)
http://www.teropongsenayan.com/73291...rnyataan-luhut
Pantas saja banyak pihak minta laporannya tapi nggak pernah dibuka.
Ckckck...
Diubah oleh victimofgip44 21-10-2017 20:34
0
1.3K
13
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
695.2KThread•58.9KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya