Pengaturan

Gambar

Lainnya

Tentang KASKUS

Pusat Bantuan

Hubungi Kami

KASKUS Plus

© 2024 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved

media.dakwahAvatar border
TS
media.dakwah
Wah, Iwan akan beri 2,5% saham Muamalat ke MUI
Wah, Iwan akan beri 2,5% saham Muamalat ke MUI


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rencana PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (PADI) untuk menjadi pemegang saham PT Bank Muamalat Indonesia Tbk hampir mencapai babak akhir.

Sampai saat ini, Minna Padi dan Muamalat sudah mengumumkan akan melakukan perjanjian pengambilalihan saham bersyarat. Nantinya, Minna Padi akan menjadi pembeli siaga dalam aksi penerbitan saham Bank Muamalat dengan skema Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue.

Sebelumnya, beredar kabar masuknya Minna Padi juga mengikutsertakan nama Setiawan Ichlas, pemilik 13,27% saham PADI per akhir September lalu.

Dalam wawancaranya bersama Kontan.co.id, Kamis (12/10) di Jakarta, pria yang kerap disapa Iwan ini mengungkap pihaknya berencana memiliki saham mayoritas Bank Muamalat.

Melalui rights issue, Minna Padi berencana memiliki kepemilikan saham Bank Muamalat mencapai 51% dengan nilai sebesar Rp 4,5 triliun.

Menurut Iwan, jika seluruh proses pengambilalihan saham rampung, pihaknya akan memberikan saham sebesar 2,5% kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan sebesar 1,5% kepada Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI).

"Saya komitmen setelah saya ambil hak saya (di Bank Muamalat) saya akan serahkan 2,5% ke MUI dan 1,5% ke ICMI, sebagai salah satu pendiri awal Bank Muamalat di tahun 1992 dulu," ujarnya.

Alasannya, MUI bisa dibilang menjadi salah satu lembaga yang diakui pemerintah untuk mewakili umat muslim di Indonesia.

Sementara itu, Head of Strategic and Corporate Planning Minna Padi, Harry Danardojo mengungkapkan untuk proses injeksi modal ke Bank Muamalat pihaknya juga akan menggandeng beberapa lembaga keuangan.

Kendati belum dapat mengungkapkan secara detail, Hari menyebut lembaga keuangan tersebut dapat berupa Dana Pensiun atau melalui International Sovereign Fund.

"Strukturnya, Pak Iwan akan melakukan penjualan sahamnya kepada lembaga keuangan, nantinya uang yang diterima dijadikan setoran pemegang saham untuk kemudian disuntik ke Bank Muamalat dengan total Rp 4,5 triliun," kata Harry.

Harry juga mengungkap salah satu nama yang akan menduduki posisi sebagai salah satu pemegang saham di Minna Padi yakni Ilham Habibie.

Asal tahu saja, Ilham Habibie sempat menduduki posisi sebagai Ketua Presidiem ICMI periode 2010-2015. Beliau juga merupakan anak ketiga dari mantan Presiden Republik Indonesia ketiga B.J Habibie.

Lebih lanjut, Minna Padi menyebut secara aturan proses pengambilalihan saham Bank Muamalat akan rampung di Desember 2017.

"Paling telat harusnya kita bisa dapat di bulan Desember, efektifnya kami bisa siapkan dalam tempo 2 minggu. Mungkin di pertengahan atau awal Januari 2018 selesai," tuturnya.


sumber


subhanallah, sungguh mulia sekali setiawan ichlas ini
dgn mengihlaskan 2.5% saham bank muamalat kpd MUI

insya allah kemuliaannya akan dibalas kenikmatan yg berlipat2 oleh allah swt

seperti ketika mualaf ong han cun atau taufik ong yg telah mendapat balasan kenikmatan yg berlipat2 dari allah swt dgn memberikan 10% saham GTI Syariah kepada MUI emoticon-thumbsup

0
3K
29
GuestAvatar border
Tulis komentar menarik atau mention replykgpt untuk ngobrol seru
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
Berita dan PolitikKASKUS Official
671.8KThread41.5KAnggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Tulis komentar menarik atau mention replykgpt untuk ngobrol seru
Ikuti KASKUS di
© 2023 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.