- Beranda
- Berita dan Politik
Mendagri: Tangkap, Jika Lecehkan Presiden dan Simbol Negara
...
TS
dikuncibro
Mendagri: Tangkap, Jika Lecehkan Presiden dan Simbol Negara
Mendagri: Tangkap, Jika Lecehkan Presiden dan Simbol Negara
Oleh Didik Terbit 12 Okt 2017 at 5:30pm
Tandaseru.id
SURABAYA (!) – Mendagri Tjahjo Kumolo meminta seluruh pemerintah daerah, kepolisian dan TNI untuk turut menjaga dan membela Presiden. Jika ada pihak-pihak yang melecehkan Presiden sebagai simbol negara harus ditangkap.
“Kita sebagai bangsa, sebagai negara, pemerintah daerah,punya kehormatan dan harga diri. Tugas aparatur sipil negara yang didukung TNI dan Polri serta semua jajaran yang lain harus membela pimpinan kita, lambang-lambang negara kita,” ucapnya saat menjadi inspektur upacara Hari Jadi ke-72 Provinsi Jawa Timur, Kamis (12/10).
Tjahjo mengatakan sebagai bangsa yang menganut sistem demokrasi memberikan ruang bagi masyarakat untuk berpendapat. Pemerintah mempersilakan siapapun yang ingin memberikan masukan, kritik dan saran terhadap pemerintah dengan syarat tidak melanggar aturan.
“Bersikap kritis boleh, memberi pendapat boleh, jadi oposisi boleh, tapi ada aturan-aturan yang ada. Jangan berujar fitnah, berujar kebencian, jangan mengumbar SARA, ini yang kita harus lawan,” ujarnya.
Mendagri mengajak seluruh elemen masyarakat untuk melawan siapapun mereka yang menghina presiden dan melecehkan lambang negara.
“Saya selaku Mendagri, pembantu Presiden akan saya lawan perorangan, kelompok, golongan yang menghina Presiden, yang menghina lambang negara, kita harus lawan,” kata Tjahjo di Monumen Tugu Pahlawan, Surabaya.
Oleh Didik Terbit 12 Okt 2017 at 5:30pm
Tandaseru.id
SURABAYA (!) – Mendagri Tjahjo Kumolo meminta seluruh pemerintah daerah, kepolisian dan TNI untuk turut menjaga dan membela Presiden. Jika ada pihak-pihak yang melecehkan Presiden sebagai simbol negara harus ditangkap.
“Kita sebagai bangsa, sebagai negara, pemerintah daerah,punya kehormatan dan harga diri. Tugas aparatur sipil negara yang didukung TNI dan Polri serta semua jajaran yang lain harus membela pimpinan kita, lambang-lambang negara kita,” ucapnya saat menjadi inspektur upacara Hari Jadi ke-72 Provinsi Jawa Timur, Kamis (12/10).
Tjahjo mengatakan sebagai bangsa yang menganut sistem demokrasi memberikan ruang bagi masyarakat untuk berpendapat. Pemerintah mempersilakan siapapun yang ingin memberikan masukan, kritik dan saran terhadap pemerintah dengan syarat tidak melanggar aturan.
“Bersikap kritis boleh, memberi pendapat boleh, jadi oposisi boleh, tapi ada aturan-aturan yang ada. Jangan berujar fitnah, berujar kebencian, jangan mengumbar SARA, ini yang kita harus lawan,” ujarnya.
Mendagri mengajak seluruh elemen masyarakat untuk melawan siapapun mereka yang menghina presiden dan melecehkan lambang negara.
“Saya selaku Mendagri, pembantu Presiden akan saya lawan perorangan, kelompok, golongan yang menghina Presiden, yang menghina lambang negara, kita harus lawan,” kata Tjahjo di Monumen Tugu Pahlawan, Surabaya.
0
3.9K
38
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
696.1KThread•59.4KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya