- Beranda
- Berita dan Politik
Ini Pesan Presiden pada Polri tentang Kejahatan Siber
...
TS
dikuncibro
Ini Pesan Presiden pada Polri tentang Kejahatan Siber
Ini Pesan Presiden pada Polri tentang Kejahatan Siber
Oleh Alex H Terbit 9 Okt 2017 at 1:15pm
Tandaseru.id
SEMARANG (!) – Berkembangnya teknologi informasi, sangat memungkinkan kejahatan siber akan lebih banyak dibanding kejahatan konvensional.
Presiden Joko Widodo mengatakan kalau tidak punya pandangan terkait dengan perubahan itu maka semua akan terjebak hanya pada rutinitas saja.
“Ini menyangkut stabilitas politik dan keamanan yang akan berpengaruh kepada ekonomi, investasi dunia usaha,” kata Presiden Jokowi apel Satuan Wilayah atau Satwil Polri se-Indonesia di Akpol Semarang, Senin (9/10).
Karena itu, Jokowi meminta Polri mengantisipasi perkembangan teknologi informasi yang berpotensi juga pada perubahan bentuk kejahatan yang lebih canggih lagi.”Perubahan begitu cepat yang harus diikuti. Kalau tidak kita ikuti, kita bisa tertinggal,” katanya.
Stabilitas politik dan keamanan katanya diperlukan negara. Pasalnya, yang bisa membuka lapangan kerja bukan negara tapi dunia usaha swasta. Negara memberi fasilitas agar dunia usaha mau menginvestasikan dananya.
Presiden menyebutkan dirinya sudah empat kali mengikuti kontestasi politik mulai dari wali kota, gubernur dan presiden. Hanya pemilihan bupati yang belum. Nah, tugas Polri adalah bagaimana mengendalikan situasi tidak panas.
“Kalau sudah membahayakan, penegakan hukum harus tegas tidak perlu melihat itu siapa,” katanya.
Presiden juga mengingatkan Polri agar melakukan penanganan konflik sosial sedini mungkin.
“Negara kita negara besar yang kadang tidak kita sadari, segera selesaikan konflik sosial sekecil apa pun, jangan sampai membesar,” kata Jokowi
Oleh Alex H Terbit 9 Okt 2017 at 1:15pm
Tandaseru.id
SEMARANG (!) – Berkembangnya teknologi informasi, sangat memungkinkan kejahatan siber akan lebih banyak dibanding kejahatan konvensional.
Presiden Joko Widodo mengatakan kalau tidak punya pandangan terkait dengan perubahan itu maka semua akan terjebak hanya pada rutinitas saja.
“Ini menyangkut stabilitas politik dan keamanan yang akan berpengaruh kepada ekonomi, investasi dunia usaha,” kata Presiden Jokowi apel Satuan Wilayah atau Satwil Polri se-Indonesia di Akpol Semarang, Senin (9/10).
Karena itu, Jokowi meminta Polri mengantisipasi perkembangan teknologi informasi yang berpotensi juga pada perubahan bentuk kejahatan yang lebih canggih lagi.”Perubahan begitu cepat yang harus diikuti. Kalau tidak kita ikuti, kita bisa tertinggal,” katanya.
Stabilitas politik dan keamanan katanya diperlukan negara. Pasalnya, yang bisa membuka lapangan kerja bukan negara tapi dunia usaha swasta. Negara memberi fasilitas agar dunia usaha mau menginvestasikan dananya.
Presiden menyebutkan dirinya sudah empat kali mengikuti kontestasi politik mulai dari wali kota, gubernur dan presiden. Hanya pemilihan bupati yang belum. Nah, tugas Polri adalah bagaimana mengendalikan situasi tidak panas.
“Kalau sudah membahayakan, penegakan hukum harus tegas tidak perlu melihat itu siapa,” katanya.
Presiden juga mengingatkan Polri agar melakukan penanganan konflik sosial sedini mungkin.
“Negara kita negara besar yang kadang tidak kita sadari, segera selesaikan konflik sosial sekecil apa pun, jangan sampai membesar,” kata Jokowi
0
1K
13
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
695.3KThread•59KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya