Kaskus

News

malina025Avatar border
TS
malina025
Mari mengenal ideology libertarian free market capitalism
Ada banyak orang ingin mendirikan negara syariah. Ada yang ingin negara kita jadi negara komunis. Ada yang ingin negara pancasila.

Dari pada ribut tutup tutup ormas mending kita mengenal saja sebanyak mungkin ideology di dunia. Jadi kita bisa pilih yang mana yang paling cocok untuk negara dan kota kita.

Apa itu free market libertarianism?

Idenya simple. Setiap orang memiliki dirinya sendiri. Tidak boleh melakukan pemaksaan atau penipuan. That's it. Itu saja. Sisanya boleh.

Menurut libertarian kejahatan di dunia ini hanya ada dua. Maksa. Nipu. Sisanya tidak masalah. Nantinya "pasar" ngatur sendiri. Kita makmur sendiri.

Tentu saja dalam bentuk dasar seperti ini akan banyak sekali masalah dan tidak ada negara yang secara murni menganut ini. Tapi ini tidak jauh jauh dari hampir semua rasa keadilan dan moralitas majoritas orang. Percaya atau tidak, majoritas dari kita sebetulnya libertarian.

Contoh, ada orang ke Mc Donald. Dia beli big mac. Dia bayar. Majoritas dari kita berpikir ini benar. Ya memang begitu. Konsensual. Mau sama mau. Untung sama untung.

Bagaimana kalau orang beli big mac dengan menodongkan pistol? Kita akan berpikir waduh ini orang jahat. Banyak warga kita memukuli maling dan rampok. Kita berpikir maling, rampok dan lain lain orang jahat. Kita berpikir dokter dan programmer itu orang baik. Karena mereka tidak memaksa atau menipu orang.

Keunggulan dari mekanisme pasar ini adalah bahwa setiap interaksi jadi untung sama untung. Kalau tidak ada penipuan atau pemaksaan, setiap interaksi mau sama mau. Karena setiap orang pasti egois dan ingin memaksimalkan keuntungan diri sendiri setiap interaksi yang mau sama mau jadi untung sama untung.

Akhirnya, alih alih mengasah pedang dan membantai sesamanya, orang berpikir, apa yang saya bisa lakukan untuk orang lain supaya saya dibayar mahal dan menjadi kaya. Yang terbesar diantara kita adalah yang melayani, bukan yang menindas.

Mekanisme pasar ini memakmurkan setiap bangsa di dunia. Afrika aja makmur. Semua bangsa di dunia menjadi tambah makmur karena mekanisme pasar. Gross Domestic Dunia meningkat 300 kali lipat sejak Adam Smith membuat buku Wealth of Nation.

Kalau mekanisme pasar itu agama. bisa dibilang, Adam Smith nabinya dan wealth of nation adalah kitab sucinya. Dalam arti itu, Adam Smith adalah nabi yang terbesar karena kitab sucinya, Wealth of Nation, sudah memberi pengaruh ekonomi terbesar di dunia.

Tapi Adam Smith bukan nabi dan mekanisme pasar bukan agama. Mengapa? Karena orang yang mendukung mekanisme pasar tidak memerlukan takhyul atau kepercayaan yang sukar diverfikasi untuk menunjukkan kebenaran keyakinannya.

Kalau kamu menghina mekanisme pasar, tidak akan ada kapitalis yang demo berjilid jilid ingin kamu dipenjara. Tidak akan ada ahli ekonomi yang akan menabrakkan pesawat terbang ke menara mesjid misalnya.

Sekarang kamu ke gramedia, kamu beli buku wealth of nation, kamu kecingin lalu bakar. Bilang kamu benci kapitalisme. Liat berapa kapitalis yang akan membenci kamu.

Kalau kamu bilang mekanisme pasar nggak jalan, kamu akan apa? Dipenggal? Dipenjara? Disiksa? Dibunuh? Tidak. Kamu dapet nobel. Tidak semua pemenang nobel ekonomy mendukung mekanisme pasar murni. Banyak yang tidak setuju. Dan mereka dihargai oleh kapitalisme.

Tentu saja sesudah diteliti lebih lanjut, banyak research mereka hanya bisa menemukan masalah dalam mekanisme pasar tetapi tidak memberikan solusi yang tepat. Ternyata solusi yang paling tepat untuk masalah ekonomi di dunia, termasuk masalah masalah yang diributkan oleh pemenang nobel tersebut, sering kali tidak jauh dari mekanisme pasar sendiri.

Contoh ada pemenang nobel yang meributkan diskrepansi informasi dalam transaksi. Misal si penjual lebih tau qualitas dari si pembeli, maka pembeli akan dirugikan. Kalau pembeli dirugikan orang tidak mau beli dan seluruh pasar akan collapse.

Contoh yang nyata adalah dalam asuransi. Pembeli tau dia penyakitan. Penjual tidak tahu. Ya hanya orang yang sakit lah yang akan membeli asuransi kesehatan. Akhirnya tanggungan perusahaan asuransi jadi mahal perusahaan asuransi menaikkan premi. Dan hanya pembeli yang betul betul yakin dia akan sakit saja yang beli asuransi dan seterusnya.

Lalu?

Apa pasar asuransi kolaps? Tidak. Perusahaan asuransi mewajibkan setiap pembeli polis untuk test kesehatan dulu. Justru di negara yang negaranya meregulasi asuransilah industrynya kolaps. Mengapa? Karena misal perusahaan asuransi tidak bisa mendiskriminasi orang berdasarkan kode genetic jantungan. Akhirnya perusahaan asuransi yang sebetulnya bisa tahu harga premi tiap orang harus menerima orang yang mungkin jantungan. Akhirnya premi jadi mahal.

Meskipun Jokowi sukses sekali dengan bpjsnya, tidak selamanya begitu. Di Amerika biaya kesehatan melonjak tinggi sekali. Negara kayapun majoritas masyarakat takut sakit di sana.

Jokowi dan Ahok itu pengecualian yang membuat saya meragukan keunggulan mekanisme pasar murni. Tapi sejak dipenjaranya Ahok dan melihat rumitnya masalah yang dihadapi Jokowi saya kembali lagi ke opini saya sebetulnya. Memang mekanisme pasarlah yang seharusnya kita andalkan dalam segala sesuatu.

Kita bisa lihat korea selatan dibanding korea utara. Beda jauh kan? Mana yang lebih makmur? Kita bisa melihat negara yang menghormati ulamanya di bomb oleh negara yang menghargai engineernya. Beda jauh sekali kan?

Jutaan tahun manusia berevolusi nenek moyang kita tidak hidup jauh berbeda dari leluhurnya monyet. Nenek moyang kita saling membunuh, saling merudapaksa, saling menjarah. Nenek moyang kita tidak punya toilet bagus, tidak punya tempat tinggal bagus, tidak ada wifi. Kayak monyet.

Kalau toh ada segelintir penemu, scientists, engineer dan pedagang yang punya sedikit productivitas, semuanya dirampas oleh pejabat pemerintah, kaisar, sultan, raja, dan koruptor.

Sejarah manusia boleh dibilang hanyalah suatu class struggle antara penguasa lalim, pejabat, koruptor, raja, politikus, yang selalu merampas uang pekerja.

Kita melihat simpanze bekerja sama dengan simpanse lain untuk bergabung dan membunuh kelompok simpanse lain. Dengan kata lain, perang. Itulah yang dibangga banggakan oleh banyak penganut ideology, paham, atau agama lain.

Dulu kita menang perang. Apa bedanya ama simpanse?

Tapi apa kamu pernah lihat simpanse bikin gedung pencakar langit, menemukan Hand Phone, ngetik di internet, dan berdagang? Tidak. Kita Homo Sapiens, species terpintar di seluruh alam semesta yang kita tau, adalah satu satunya yang bisa melakukan itu. Itu beda utama kita dengan binatang. Technology.

Ini semua terjadi karena nenek moyang kita tidak mau mengakui hak kebebasan individu untuk berkuasa atas dirinya sendiri. Setiap dari mereka hanya ingin memperbudak sesamanya. Itu mengapa mereka tidak maju maju. Itu mengapa negara yang tidak menganut mekanisme pasar relative miskin dan banyak korupsi.

Majoritas libertarian menginginkan pemerintahan yang minim. Jadi pemerintah membangun basic infrastructure dan menjaga keamanan supaya tidak ada korban pemaksaan dan penipuan. Lalu sudah. Sisanya pasar mengatur semua sendiri.

Mekanisme pasar sering kali disebut kapitalisme. Mengapa? Itu sebetulnya kritik.

Jadi jaman dulu ada paham yang agak mirip dengan kapitalisme. Namanya komunisme. Tapi sebetulnya amat bertolak belakang. Menurut orang komunis, dalam mekanisme pasar, hanya pemilik modal lah yang akan kaya. Orang komunis mengclaim kalau pemerintah harus berpihak pada pekerja. Menurut orang komunis mekanisme pasar akan memiskinkan pekerja dan menguntungkan pemilik modal yang ongkang ongkang kaki terima duit datang.

Betulkah begitu? Kamu punya tabungan di bank. Artinya kamu kapitalis dong? Lalu pengusaha, yang sebetulnya pekerja juga, meminjam uang kamu dan mendapatkan laba dari usahanya. Lalu siapa yang lebih kaya? Bill Gates, si pekerja/pengusaha atau orang yang membeli saham microsoft atau pemodal?

Mana yang lebih kaya? Kita yang punya tabungan di bank atau pengusaha yang pinjam uang bank? Biasanya yang kedua. Betul kan?

Dua duanya untung. Tapi hal yang ironis dari capitalisme adalah kapitalisme itu amat merugikan pemilik modal atau kapitalis dan amat menguntungkan pekerja.

Coba kamu lihat suku bunga di negara negara kapitalis. Suku bunganya kecil sekali. Hanya 0.5%. Mungkin juga 0%. Di jepang sampai negative.

Tapi pekerja mereka makmur dan gajinya lebih tinggi.

Mengapa? Supply dan demand. Kapitalisme memakmurkan negara dan dunia. Semakin dunia makmur, semakin banyak uang. Kalau uang sudah banyak, harga dari uang, atau suku bunga turun. Harga dari pekerja relative terhadap suku bunga naik.

Boleh dibilang, kapitalisme adalah system ekonomi paling "socialist" di dunia. Dalam kapitalisme, semua orang sederajat. Satu programmer yang kerja di garasi bisa bersaing dengan perusahaan milyaran dollar dan merebut pangsa pasar di seluruh dunia.

Kita semua sederajat dalam hukum. Kita tidak perlu minta ijin pejabat untuk berbisnis apapun dalam kapitalisme. Siapa yang lebih efficient dan rapih akan merebut seluruh pangsa pasar. Sisanya ya bisnis lain.

Nah apakah ini bisa diterapkan di indo? Sudah. Boleh dibilang kapitalisme tidak bertentangan dengan ideology apapun. Ya memang nggak jelas. Kita bukan HTI yang mentapirkan semua orang yang beda pendapat dari mereka. Kapitalisme itu inclusive. Banyak kapitalis, misalnya bilang kalau Cina itu kapitalis. Ada pasar saham kok. Makmur kok. Padahal orang cina nggak ngaku kalo mereka kapitalis. Ngakunya mereka komunis dengan karakteristik cina. Ya whatever lah.

Kita nggak usah ganti dasar negara. Kita sebut aja kita pancasilais dengan karakteristik indonesia, ujung ujungnya kalo kita mau kaya ya kita kapitalis juga dan aturan main di negara kita tidak akan beda dari negara lain. Kita mau kaya kan?

Tidak seperti ideology lain, kapitalisme bisa dengan bangga mengatakan kalau ini ideology yang paling berhasil. Kalau saya mau tanya, apa betul kapitalisme jalan? Saya tidak perlu beriman pada apapun. Lihat saja Singapore. Lihat saja Korea Selatan. Lihat saja jerman barat lawan jerman timur.

Coba kamu lihat orang komunis. Kalo kamu tanya, orang venezuela, kok negara kamu miskin? Mereka tidak akan bilang oh negara saya miskin karena saya komunis. Mereka akan bilang negara saya miskin karena oknum. Mereka akan bilang kalau komunisme dipraktekkan dengan sebenarnya dunia akan lebih baik sepasti batu dilempar tumbuh sayap terbang keudara.

Coba kamu lihat orang orang yang pro negara islam. Kamu tanya, ini kok negara islam banyak yang korupsinya tinggi, kok perang saudara terus? Mereka nggak bakal bilang, oh karena islam. Mereka akan membela ideologynya. Mereka akan bilang kalau ajaran islam dipraktekkan dengan sebenarnya ini negara tidak akan ada korupsi karena islam melarang korupsi. Ini oknum. bla bla bla...

Semua ideology lain kerjanya menyalahkan orang lain. Koruptor lah disalahkan. Tapir lah disalahkan.

Kapitalis nggak gitu. Coba kamu tanya orang Singapore, kok negara kamu tajir melintir? Ya kapitalisme memang awesome.

Semua ideology lain menuntut masyarakat untuk bersikap tidak manusiawi. Banyak orang menuntut kita untuk mengekang hawa nafsu, tidak egois, jujur pada sesama, dan lain lain. Kalu kemudian hasilnya jelek, orang yang disalahkan karena "egois" dan lain lain.

Mekanisme pasar tidak menuntut yang aneh aneh dari masyarakat. Kamu egois boleh. Maksimalkan keuntungan diri sendiri. Justru orang yang tidak egois, yang jadi bhiksu rahib atau pastur bertapa doang, malah hanya akan menjadi beban bagi masyarakat. Tapi orang egois yang kerja keras bangun pabrik itu lah yang memakmurkan bangsa.

Di eropa banyak pastur tidak egois. Mereka kimpoi saja tidak. Akhirnya? IQ rata rata orang eropa jadi kalah ama orang Yahudi yang rabbinya tidak mengekang hawa nafsu. Egois, selama produktive, dan tidak menipu atau tidak memaksa, hasilnya sering kali bagus kok.

Kalo menurut saya sih. Orang bilang kita rela berkorban itu nipu. Bisa saja kan kita dibohongi, ya dibodohi gitu lah. Kita disuruh rela berkorban supaya kita gampang dikorbanin. Kita disuruh mengekang hawa nafsu biar mereka nggak saingan berebut cw ama kita. Ntar mereka jadi punya harem dan piaraan. Kita disuruh tidak egois supaya rela dipajakin.

Ini dosa itu dosa, supaya kita setuju melarang, duit sogokan jadi buat pejabat. Ujung ujungnya gitu. Kalo si Ahok bilang legalisasi aja pramuriaan. Eh orang marah marah. Emang lu kira kalo illegal jadi nggak ada? Ada. Tapi duitnya buat pejabat gitu lho. Kan kita jadi nggak cuan?

Dalam kapitalisme lu nggak usah jadi santo santa. Ulama, pendeta, juga nggak. Lu normal aja. Untung sama untung kita semua cuan. Simple kan?

Ada banyak variasi dari free market capitalisme. Tidak hanya satu. Saya kasih beberapa contoh. Mereka menyelesaikan pendapatnya dengan perang saudara ribuan taon? Ups. Itu Sunni vs Syiah ya. Sorry. Kapitalis umumnya menjujung tinggi kebebasan berbicara. Paling pencemaran nama baik, dan penipuan yang nggak boleh.

Ya beda pendapat ya diskusi aja. Kita sama sama mau negara kaya kok. Ngapain nipu nipu? Dalam cooperative game nipu rugi sama rugi. Buat apa?

Libertarian anarchist percaya kalau rakyat dan mekanisme pasar bisa mengatur sendiri banyak hal yang normalnya diatur pemerintah sekarang. Contoh, mata uang. Biasanya pemerintah yang mencetak mata uang dan memfalitasi perdagangan. Sekarang kita punya mata uang swasta, etherium dan bitcoin. Pengadilan juga begitu. Dulu pemerintah yang punya pengadilan. Sekarang ada pengadilan swasta di berbagai negara. Di etherium block chain, perjanjian di enforce dengan kontrak.

Untuk keamanan pun kita lebih bisa mengandalkan mekanisme pasar dari pada pemerintah. Misal, anda konci pintu rumah anda? Itu artinya anda sudah mengandalkan mekanisme pasar untuk keamanan anda. Kalau anda tidak konci pintu, anda lapor polisi, anda hilang ayam jadi hilang sapi kata pepatah nenek moyang kita. Sekarang polisi juga masih aneh.

Ada orang dibacok ama rampok. Jarinya putus. Polisi bilang udah kita bunuh aja rampoknya kasih gw 10 juta. Hasilnya? Nggak ada. Polisinya pengen 10 juta aja. Orangnya? Kalo lapor lapor dituntut pembunuhan lagi. Yang ada hukum malah ngelindungin rampok.

Polisi nangkep lu nonton film porno bisa minta uang damai 1 juta. Polisi nangkep rampok dapet apa? Ya wajarlah itu semua pejabat kerjaannya pengen kita bermoral setinggi langit. Ini nggak boleh. Itu dosa. Mereka duitnya dari situ. Nyari kesalahan orang yang nggak bahaya buat dikerjain.

Penipuan? Ada 1001 cara penipu bisa meyakinkan kita untuk beli produk yang luar biasa shitty tanpa secara teknis dianggap penipuan oleh hukum. Mekanisme pasar punya mekanisme untuk hal ini. Belilah dari perusahaan yang brandnya bagus. Kalo perusahaan itu nipu dalam arti apapun, brand perusahaan akan rusak. Sering kali, mekanisme pasar ini malah dibekap oleh hukum.

Di Indonesia, banyak perusahaan yang menjual dengan cara cara deceptive anda tidak tahu. Soalnya korban tidak berani ngomong takut dituntut pencemaran nama baik yang aturannya tidak jelas.

Minarchist adalah orang yang berpendapat kalau pemerintah haruslah berukuran kecil. Sisanya diatur oleh pasar.
Diubah oleh malina025 29-07-2017 19:33
anasabilaAvatar border
anasabila memberi reputasi
1
2.6K
4
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Citizen Journalism
Citizen Journalism
KASKUS Official
16.8KThread15.5KAnggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.