- Beranda
- Berita dan Politik
Mengintip asa Jokowi wujudkan mobil listrik sempat gagal di era SBY
...
TS
mtx98
Mengintip asa Jokowi wujudkan mobil listrik sempat gagal di era SBY

Merdeka.com - Pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla (JK) saat ini berencana mengembangkan mobil listrik nasional. Pemerintah memandang mobil listrik suatu keniscayaan sehingga tidak ingin tertinggal.
Pemerintah Jokowi bukanlah yang pertama berniat mengembangkan mobil listrik. Di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), mobil listrik dihebohkan oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan.
Peneliti senior Core Indonesia Mohammad Faisal perkembangan industri Indonesia kalah jauh dibanding negara tetangga seperti Vietnam. Salah satu penyebabnya adalah minimnya dana riset dan apresiasi pemerintah terhadap riset-riset teknologi industri.
Selain dana, yang perlu diperhatikan adalah soal paradigma dan pemberian apresiasi. Oleh sebab itu, harus ada peran dari pemerintah, untuk menghubungkan para peneliti dengan pelaku usaha.
"Misalnya beberapa waktu yang lalu kan ada mobil listrik. Tapi itu tidak mendapat apresiasi, malah diintimidasi karena kepentingan politik," pungkasnya.
Kini pemerintah Jokowi kembali hidupkan asa mobil listrik buatan Indonesia. Menteri Koordinator Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan, mendorong Badan Pengembangan dan Penerapan Teknologi (BPPT) agar serius untuk mengembangkan proyek mobil listrik. Dia ingin Indonesia bisa menjadi negara produsen mobil ramah lingkungan ini.
"Kita harus melihat ke depan. Jangan sampai kita hanya jadi pasar saja, tidak bisa produksi sendiri. Saya minta ke BPPT untuk bisa mengembangkan proyek ini," kata Menko Luhut.
Direktur Jenderal Penguatan Inovasi, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (KemenristekDikti), Jumain Appe, mengatakan hal yang paling sulit dalam pengembangan riset mobil listrik tersebut adalah dari sisi baterai dan motor.
Sebab, kedua komponen penting tersebut belum bisa dikembangkan di dalam negeri. Apalagi, dua alat penting itu merupakan komponen vital untuk mobil listrik.
"Baterai dan motornya belum bisa dikembangkan dalam negeri. Kalau belum bisa dikembangkan di tanah air, agak sulit. Ini Karena 60 persen biaya untuk mobil listrik banyak di situ," ujarnya.
Selain itu juga, kendalanya adalah infrastruktur untuk mengisi daya pada mobil listrik dan pendanaan riset yang membutuhkan dana tidak sedikit.
https://www.merdeka.com/uang/mengint...i-era-sby.html
0
2.8K
23
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
695.9KThread•59.3KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya