- Beranda
- Berita dan Politik
Go-Jek Menangkan Persaingan MAU di Indonesia Tahun 2017, Grab Urutan ke-2
...
TS
deddot07
Go-Jek Menangkan Persaingan MAU di Indonesia Tahun 2017, Grab Urutan ke-2
Quote:

Pada tahun 2016 lalu, Uber resmi meninggalkan operasional mereka di Cina setelah menjual unit bisnis kepada layanan transportasi online lokal Didi Chuxing. Pada 13 Juli 2017 yang lalu, mereka pun melakukan hal serupa di Rusia, setelah menjalin kesepakatan dengan layanan transportasi online lokal Yandex Taxi.
Dengan begitu banyak kontroversi, serta kompetisi yang sengit di Amerika Serikat dan negara-negara lain di mana mereka beroperasi, beberapa investor dikabarkan menyarankan Uber untuk menjalin kesepakatan dengan kompetitor lokal, termasuk di Asia Tenggara.
Uber mempunyai dua pesaing yang cukup besar di Asia Tenggara, yaitu Grab dan GO-JEK. Berbeda dengan Uber, kedua layanan tersebut bahkan telah mengembangkan bisnis ke bidang lain, seperti pembayaran non-tunai, hingga pemesanan makanan dan barang kebutuhan lainnya. Uber memang telah melebarkan bisnis dengan layanan pengantaran makanan UberEats, namun mereka belum meluncurkannya ke seluruh negara Asia Tenggara.
Beberapa data menunjukkan bagaimana Grab dan GO-JEK memimpin persaingan transportasi online di Asia Tenggara. Uber sebenarnya sempat mengejar ketertinggalan mereka di tahun 2016, namun jarak mereka dengan kedua kompetitor tersebut kembali melebar di tahun 2017 ini.
Layanan transportasi online asal Amerika Serikat tersebut sepertinya akan tetap beroperasi di Asia Tenggara dalam waktu dekat. Andrew Macdonald, General Manager Uber untuk Amerika Latin dan Asia Pasifik, pada 13 Juli 2017 menyatakan kepada Tech in Asia kalau mereka akan segera beroperasi di negara baru, yaitu Kamboja. Pada Mei 2017 yang lalu pun mereka baru saja meluncur di Myanmar.
Namun dalam jangka panjang, ada kemungkinan kalau mereka juga akan menjual operasional mereka ke pesaing lokal, seperti yang mereka lakukan di Cina dan Rusia.
Berikut adalah perbandingan data traksi dari ketiga layanan transportasi online di Asia Tenggara tersebut.
Pengguna aktif bulanan (Monthly Active Users)

Berdasarkan data dari App Annie pada Juni 2017, Grab memimpin di sebagian besar negara Asia Tenggara. Mereka hanya gagal mendapatkan MAU terbanyak di Indonesia, yang sejauh ini masih dikuasai GO-JEK. Sedangkan Uber tidak memimpin satu pun negara di Asia Tenggara berdasarkan data MAU tersebut.
Kami tidak memperhitungkan Myanmar, Kamboja, Laos, dan Timor Leste, karena Uber tidak tersedia atau baru saja beroperasi di negara-negara tersebut.
Grab terus ungguli Uber dalam jumlah unduhan

Pada tahun 2016, Uber mengalami masa-masa yang baik di Indonesia, Malaysia, Singapura, Vietnam, Thailand, dan Filipina. Mereka terus mengejar Grab dalam hal jumlah unduhan. Data tersebut berdasarkan gabungan jumlah unduhan di perangkat iOS dan Android.
Namun situasi berubah di awal tahun 2017. Sempat hanya tertinggal empat puluh persen di tahun 2016, kini jarak tersebut bertambah lebar menjadi delapan puluh persen.
Peringkat aplikasi
Kami pun melihat peringkat aplikasi Uber sejak tahun 2015 di iOS dan Android, dibandingkan dengan Grab dan GO-JEK. Data ini dikumpulkan oleh App Annie pada 9 Juli 2017. Peringkat ini dihitung tidak hanya berdasarkan jumlah unduhan, namun juga jumlah uninstall, rating, dan waktu penggunaan.
Data yang ditunjukkan pun serupa di sebagian besar negara dalam Asia Tenggara. Uber terlihat cenderung mengejar Grab dan GO-JEK di tahun 2016, namun kemudian menurun di tahun 2017, kecuali di beberapa negara seperti Filipina.
(technasia/tow)
Sumber
0
3.9K
Kutip
4
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
696KThread•59.4KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya