- Beranda
- Berita dan Politik
Densus 88 Berhasil Tangkap Terduga Teroris di Dua Provinsi
...
TS
alisodikinsotoy
Densus 88 Berhasil Tangkap Terduga Teroris di Dua Provinsi
Quote:
Tim Densus 88 Antiteror melakukan penangkapan terduga teroris di sejumlah wilayah Jawa Barat. Ada 7 orang terduga teroris yang ditangkap terkait teror bom bunuh diri di Kampung Melayu. "Totalnya ada tujuh orang yang ditangkap. Enam dari wilayah Bandung Raya dan satu orang dari Garut," ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes Yusri Yunus di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Jabar, Rabu (7/6/2017).
Ketujuh terduga teroris yang ditangkap tersebut di antaranya WS, AK, JIS yang ditangkap pada Kamis (25/5). Ditangkap juga HR warga Garut, adik dari pelaku bom bunuh diri AS. K alias MI yang ditangkap pada Senin (5/6). Sedangkan M dan WT ditangkap tadi pagi. Seluruh terduga teroris yang ditangkap ini menurut Yusri merupakan satu komunitas pengajian yang bernaung dalam Yayasan Asyakira Assunah yang berlokasi di Cileunyi. "Hampir semuanya berkarakter sama, rumahnya mengontrak dan jarang bergaul dengan tetangga," tuturnya. Yayasan ini, sambung Yusri dipimpin oleh M. Selain itu, WT juga termasuk dalam pengurus yayasan tersebut. "M dan WT ini sebelum terjadi pengeboman, memberikan tausiyah kepada AS dan INS," katanya.
Selain itu, ditempat lain juga ada total 5 orang terduga teroris yang ditangkap Densus 88 Antiteror di Banten. Satu orang berinisial S ditangkap di Cilegon dan 4 orang lainnya berinisial H, S, EM, dan A ditangkap di Serang. "Betul. Ditangkap di Cilegon 1, di wilayah Serang 4," kata Kapolda Banten Brigjen Listyo Sigit Prabowo saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (7/6/2017). Listyo mengatakan, keluarga dari 5 orang terduga teroris yang sempat dibawa, sudah kembali ke rumah masing-masing. Tidak ada yang diamankan di markas polisi di wilayah Banten. "Tidak ada yang diamankan di mako. Untuk keluarga yang diamankan namun saat ini sudah dikembalikan," tambahnya.
Dari data yang dihimpun detikcom, terduga teroris S ditangkap di Cilegon pada sekitar pukul 11.00 WIB. Dia ditangkap saat bekerja sebagai kuli bangunan milik H. H kemudian ditangkap di salah satu mal di Serang. Sedangkan EM ditangkap di perumahan Bukit Pelaminan Permai di Kramatwatu. Sementara A ditangkap di daerah Kasemen dan S di Lopang, Serang. Semoga dengan tertangkapnya para terduga teroris ini menjadi langkah antisipasi aparat dalam memerangi terorisme di tanah air. Aparat sudah menunjukkan kinerja yang bagus dalam memberantas bibit-bibit teroris yang ada di Indonesia.
Ketujuh terduga teroris yang ditangkap tersebut di antaranya WS, AK, JIS yang ditangkap pada Kamis (25/5). Ditangkap juga HR warga Garut, adik dari pelaku bom bunuh diri AS. K alias MI yang ditangkap pada Senin (5/6). Sedangkan M dan WT ditangkap tadi pagi. Seluruh terduga teroris yang ditangkap ini menurut Yusri merupakan satu komunitas pengajian yang bernaung dalam Yayasan Asyakira Assunah yang berlokasi di Cileunyi. "Hampir semuanya berkarakter sama, rumahnya mengontrak dan jarang bergaul dengan tetangga," tuturnya. Yayasan ini, sambung Yusri dipimpin oleh M. Selain itu, WT juga termasuk dalam pengurus yayasan tersebut. "M dan WT ini sebelum terjadi pengeboman, memberikan tausiyah kepada AS dan INS," katanya.
Selain itu, ditempat lain juga ada total 5 orang terduga teroris yang ditangkap Densus 88 Antiteror di Banten. Satu orang berinisial S ditangkap di Cilegon dan 4 orang lainnya berinisial H, S, EM, dan A ditangkap di Serang. "Betul. Ditangkap di Cilegon 1, di wilayah Serang 4," kata Kapolda Banten Brigjen Listyo Sigit Prabowo saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (7/6/2017). Listyo mengatakan, keluarga dari 5 orang terduga teroris yang sempat dibawa, sudah kembali ke rumah masing-masing. Tidak ada yang diamankan di markas polisi di wilayah Banten. "Tidak ada yang diamankan di mako. Untuk keluarga yang diamankan namun saat ini sudah dikembalikan," tambahnya.
Dari data yang dihimpun detikcom, terduga teroris S ditangkap di Cilegon pada sekitar pukul 11.00 WIB. Dia ditangkap saat bekerja sebagai kuli bangunan milik H. H kemudian ditangkap di salah satu mal di Serang. Sedangkan EM ditangkap di perumahan Bukit Pelaminan Permai di Kramatwatu. Sementara A ditangkap di daerah Kasemen dan S di Lopang, Serang. Semoga dengan tertangkapnya para terduga teroris ini menjadi langkah antisipasi aparat dalam memerangi terorisme di tanah air. Aparat sudah menunjukkan kinerja yang bagus dalam memberantas bibit-bibit teroris yang ada di Indonesia.
KEREN DENSUS 88.. LUARBIASA 

Spoiler for :
0
1.1K
Kutip
8
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
695.6KThread•59.2KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya