Falcon 9, Roket Bekas yang Pertama Berhasil Launch dan Landing
TS
imleonsaw
Falcon 9, Roket Bekas yang Pertama Berhasil Launch dan Landing
SpaceX dengan ambisi CEOnya, Elon Musk, akhirnya berhasil menerbangkan roket Falcon 9 setelah berhasil mendarat dari luar angkasa pada 8 April 2016. Hal ini membawa kabar gembira bagi sejarah aerospace. roket meluncur dari Cape Canaveral, Florida, 30 Maret 2017. Roket yang digunakan merupakan bekas CRS-8 dengan misi membawa pasokan ke International Space Station (ISS). Kini Falcon 9 membawa satelit dari kompeni SES dengan kode SES-10 menuju ketinggian 22.000 miles.
Video - Youtube
Spoiler for Video:
Roket Pertama yang Terbang ke Luar Angkasa
Spoiler for -:
Yap, hal ini menjadi penanda bahwa sebuah orbital roket telah meluncur untuk kedua kalinya. Orbital roket adalah roket yang tugasnya mengantarkan sesuatu hingga ke tingkat oribital tertentu. Orbital ini mengitari bumi dan biasanya roket jenis ini membawa satelit.
Terbang dengan Membawa Satelit dan Medarat
Spoiler for -:
Quote:
The rocket took off from Cape Canaveral, Florida, this evening, sending a communications satellite into orbit, and then landed on one of SpaceX’s drone ships floating in the Atlantic Ocean.
Tak hanya sekedar menerbangkan untuk kedua kalinya tetapi juga dengan tugas mengantarkan satelit ke orbit. Tak hanya itu, roketnya juga berhasil mendarat di kapal tanpa awak milik SpaceX di samudra atlantik.
Disiarikan Langsung
Spoiler for -:
Quote:
SpaceX CEO Elon Musk appeared on the company’s live stream shortly after the landing and spoke about the accomplishment. “It means you can fly and refly an orbital class booster, which is the most expensive part of the rocket. This is going to be, ultimately, a huge revolution in spaceflight,” he said.
Kata si Elon Musk, "ini berarti kamu dapat menerbangkan dan menerbangkan ulang pendorong hingga ke tingkat orbit, yang merupakan bagian termahal dari rocket. ini akan menjadi sebuah revolusi besar dalam penerbangan luar angkasa."
Hebat, Projectnya Baru Berumur 6 Tahun
Spoiler for -:
Quote:
This evening’s mission was a critical milestone for SpaceX, which has been working to make its rockets partially reusable since as early as 2011. Up until now, practically all orbital rockets have been expendable, so they’re basically thrown away once they launch into space.
Suatu kemajuan besar dari SpaceX, yang telah bekerja membuat roket yang dapat digunakan lagi sejak 2011. Sebelumnya, semua roket yang sudah digunakan ke luar angkasa akan menjadi sampah luar angkasa.
Quote:
“It’s been 15 years to get to this point, it’s taken us a long time,” Musk said. “A lot of difficult steps along the way, but I’m just incredibly proud of the SpaceX for being able to achieve this incredible milestone in the history of space.”
"Sudah 15 tahun berlalu untuk mencapai titik ini. Pejalanan panjang buat kita," kata Musk, "Suatu perjalanan yang sulit, tetapi saya sangat bangga kepada SpaceX yang telah berhasil menggapai perubahan yang luar biasa dalam sejarah luar angkasa."
Yang dimaksud 15 tahun adalah sejak SpaceX berdiri yaitu 2002.
Perubahan besar akan terjadi setelah ini.
Spoiler for -:
Sampah Luar Angkasa
Spoiler for -:
Selama ini roket luar angkasa merupakan sampah luar angkasa. Setelah mengantarkan pesawat luar angkasa atau satelit atau pun kargo, roket akan diam di luar angkasa bersama benda langit lainya. Sampah ini akan menggangu orbit benda lain. jadi semakin banyak sampah maka semakin besar kemungkinan sampah tadi menggangu benda yang mengorbit. kemungkinan lainnya adalah bisa saja roket akan jatuh kembali ke bumi menjadi serpihan serpihan di suatu samudra.
Untuk satu dua atau sepuluh roket tak berarti apa-apa bagi luar angkasa. Namun, kita tak bisa serta merta hanya menerbangkan sepuluh roket. Untuk satelit saja, bisa sampai ratusan bahkan bisa sampai ribuan apabila tetap seperti ini. Hal ini disebabkan setiap satelit memiliki umur, jika sudah habis umurnya maka satelit akan mejadi sampah luar angkasa dan kita akan menerbangkan satelit baru yang artinya sampah baru.itu masih satelit belum untuk keperluan riset dan cargo ke ISS.
Uang
Spoiler for -:
Tak hanya sampah tetapi juga butuh uang luar biasa banyak. Untuk membuat satu roket butuh biaya $10-$1000 juta dolar. Dan setiap kali penerbangan butuh membuat roket baru.
Waktu, Tenaga, Pikiran
Spoiler for -:
untuk membuatnya bukan main main juga. Butuh ketelitian yang luar biasa dan perhitungan yang matang. Hal ini harus dilakukan setiap kali penerbangan roket karena harus membuat roket baru.
3 hal diatas bisa di atas dapat diatasi sekaligus oleh keberhasilan medaratnya roket. Sampah luar angkasa berkurang dikarenakan tak akan ada lagi sampah luar angkasa berupa roket sehingga tidak menggangu orbit satelit atau pun pesawat luar angkasa. Menghemat uang hingga 70% berdasarkan pernyataan pers yang dilakukan oleh Elon Musk. Menghemat uangnya jelas sekali, karena bianya yang paling banyak pada saat pebuatan mesin roketnya. Dengan memnggunakan ulang, maka waktu, tenaga, dan pikiran bisa digunakan untuk yang lain, dengan kata lain lebih efisien.
Yang kembali hanya pendorongnya. Bagian atas roket tetap menjadi sampah luar angkasa sebab harus mengatarkan satelit hingga dapat mengorbit. Bagian mesin dan tangki pendorong yang dikenal dengan First Stagelah yang akan kembali ke bumi. namun ini sudah menjadi kemajuan luar biasa dalam sejarah aerospace.