Pengaturan

Gambar

Lainnya

Tentang KASKUS

Pusat Bantuan

Hubungi Kami

KASKUS Plus

© 2024 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved

l4gi.b3t3Avatar border
TS
l4gi.b3t3
Ahok: Tim Saya Bilang, "Tenang Pak, 60 Persen Orang Jakarta Enggak Suka Anies"



JAKARTA, KOMPAS.com - Calon gubernur petahana DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, menjawab soal kemungkinan empat partai pendukungan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni, beralih menjadi pendukung Anies Baswedan-Sandiaga Uno pada Pilkada DKI Jakarta 2017.
Bila itu terjadi, kata Ahok, tak menutup Anies-Sandiaga pada putaran kedua akan menang karena memperoleh sekitar 57 persen suara.
Perhitungan ini berdasarkan hasil hitung cepat yang memperlihatkan bahwa Anies-Sandi mendapat 39 persen suara, sedangkan Agus-Sylvi mendapat 17 persen.

Sementara itu, Ahok pada putaran pertama mendapat 42 persen. "Tergantung membaca matematikanya. Kalau tim saya bilang, 'Tenang Pak, 60 persen orang Jakarta enggak suka Anies'," kata Ahok dalam acara Mata Najwa, Jakarta, Rabu (22/2/2017).
Ahok menambahkan, dia mempercayai bahwa setiap paslon memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, termasuk Anies-Sandi.
Kelebihan dan kekurangan itulah yang akan dinilai warga.

"Yang melihat kelebihan Mas Anies 40 persen, yang melihat kekurangan 60 persen," kata Ahok.
Sementara itu, kata Ahok, ada 42 persen yang masih berharap Ahok kembali memimpin Jakarta.

Mantan Bupati Belitung Timur itu percaya bahwa warga tersebut memilih dia dan Djarot karena kinerja mereka selama ini.
Oleh karena itu, dia memilih lebih baik bekerja dan meninggalkan kenangan positif di Jakarta.

"Gubernur namanya Ahok kerjanya ini, ini, sampai 2017 Oktober. Kalau dia merasa jangan-jangan Ahok lebih bisa kerja nih daripada ngomong, tambah (lagi) lima tahun (memimpin Jakarta)," kata Ahok.

Kompas TV Putaran kedua pilkada DKI Jakarta semakin menarik. Pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno akan berebut suara warga Jakarta. Tak hanya itu, mereka juga akan berupaya mengambil suara warga yang memilih Agus-Sylvi pada putaran pertama.

Hingga kini sejumlah partai politik belum memastikan mengalihkan dukungannya. Partai Amanat Nasional dan Partai Demokrat masih akan menunggu konsolidasi internal partai.

Sementara itu, PDI-Perjuangan mengaku siap menjalin komunikasi politik dengan parpol lainnya. Menurut politisi PDI-Perjuangan, Trimedya Panjaitan, komunikasi ini sudah mulai dilakukan oleh sekjen dan politisi PDI Perjuangan lainnya. Pengamat politik LIPI, Siti Zuhro memperkirakan Partai Demokrat akan memilih salah satu pasangan calon. Ini berbeda dengan pilpres 2014, saat itu Partai Demokrat tidak memberikan dukungan kepada salah satu kandidat. Dalam waktu dekat, KPU DKI akan mengumumkan secara resmi hasil pilkada DKI Jakarta. Selanjutnya, proses persiapan putaran kedua pilkada segera dimulai.

http://megapolitan.kompas.com/read/2017/02/22/21374891/ahok.tim.saya.bilang.tenang.pak.60.persen.orang.jakarta.enggak.suka.anies.

Akhirnya... iwan bopeng (panglima nastak) dipercaya ahok (lagi) emoticon-Big Grin
Diubah oleh l4gi.b3t3 22-02-2017 15:29
0
9.3K
104
GuestAvatar border
Guest
Tulis komentar menarik atau mention replykgpt untuk ngobrol seru
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
Berita dan PolitikKASKUS Official
671KThread40.9KAnggota
Terlama
GuestAvatar border
Guest
Tulis komentar menarik atau mention replykgpt untuk ngobrol seru
Ikuti KASKUS di
© 2023 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.