- Beranda
- Tribunnews.com
Presiden AS Donald Trump Tuding Indonesia Curang, Ini Langkah Pemerintah
...
TS
tribunnews.com
Presiden AS Donald Trump Tuding Indonesia Curang, Ini Langkah Pemerintah

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menuding Indonesia dan 15 negara lainnya kerap bertindak curang dalam perdagangan bilateral.
Trump bahkan meminta Menteri Perdagangan AS untuk melalukan investigasi kepada 16 negara mitra dagang AS lainnya dalam 90 hari ke depan. Lantas apa langkah pemerintah?
"Kemarin Pak Darmin (Menteri Koordinator Perekonomian) bilang selidiki dulu kemungkinan dampaknya kepada kita," kata Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Industri Kementerian Koordinator Perekonomian, Eddy Putra Irawadi Jumat (7/4/2017).
Baca: Imbas Keganasan Donald Trump pada Indonesia
Baca: Presiden AS Donald Trump Tuding Indonesia Curang Dalam Berdagang
Tudingan Trump kepada Indonesia atas dasar defisitnya neraca perdagangan AS. Tahun lalu defisit perdagangan AS-RI mencapai 8,4 miliar dollar AS.
Lantaran tudingan itu terkait perdagangan, pemerintah memerintahkan para pengusaha atau eksportir untuk lebih memperhatikan ketentuan anti-dumping, sehingga tidak dianggap melakukan kecurangan dalam kegiatan ekspor terutama ke AS.
Eksportir yang mendapatkan sorotan yakni eksportir kertas. Selama ini, komoditas ekspor kertas RI kerap terkena tarif dumping dari sejumlah negara. Oleh karena itu para eksportir kertas diminta untuk memperhatikan ketentuan anti-dumping.
"Supaya asal jangan merebut pasar dan yang paling banyak kita itu kena di komoditas kertas. Saya melihat ini lebih banyak karena persaingan bisnis," kata Eddy.
Meski begitu, pemerintah membantah keras tudingan Donald Trump yang menyebut Indonesia melakukan kecurangan dalam perdagangan dengan AS.
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menuding Indonesia dan 15 negara lainnya kerap bertindak curang dalam perdagangan bilateral.
Trump bahkan meminta Menteri Perdagangan AS untuk melalukan investigasi kepada 16 negara mitra dagang AS lainnya dalam 90 hari ke depan. Lantas apa langkah pemerintah?
"Kemarin Pak Darmin (Menteri Koordinator Perekonomian) bilang selidiki dulu kemungkinan dampaknya kepada kita," kata Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Industri Kementerian Koordinator Perekonomian, Eddy Putra Irawadi Jumat (7/4/2017).
Tudingan Trump kepada Indonesia atas dasar defisitnya neraca perdagangan AS. Tahun lalu defisit perdagangan AS-RI mencapai 8,4 miliar dollar AS.
Lantaran tudingan itu terkait perdagangan, pemerintah memerintahkan para pengusaha atau eksportir untuk lebih memperhatikan ketentuan anti-dumping, sehingga tidak dianggap melakukan kecurangan dalam kegiatan ekspor terutama ke AS.
Eksportir yang mendapatkan sorotan yakni eksportir kertas. Selama ini, komoditas ekspor kertas RI kerap terkena tarif dumping dari sejumlah negara. Oleh karena itu para eksportir kertas diminta untuk memperhatikan ketentuan anti-dumping.
"Supaya asal jangan merebut pasar dan yang paling banyak kita itu kena di komoditas kertas. Saya melihat ini lebih banyak karena persaingan bisnis," kata Eddy.
Meski begitu, pemerintah membantah keras tudingan Donald Trump yang menyebut Indonesia melakukan kecurangan dalam perdagangan dengan AS.
Penulis: Yoga Sukmana
Sumber : http://www.tribunnews.com/internasio...kah-pemerintah
---
Baca Juga :
- Kapal Perang Amerika Mulai Tembakkan Puluhan Rudal Tomahawk ke Suriah
- Bantuan Langsung Tunai Cuma Berubah Nama
- Amerika Tembakkan 59 Rudal Tomahawk Balas Serangan Senjata Kimia Pasukan Suriah
0
530
1
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Tribunnews.com
192.4KThread•2.6KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya