Kaskus

News

tribunnews.comAvatar border
TS
tribunnews.com
Importir Patuh dan yang Tidak Bayar Pajak Akan Dipisahkan
Importir Patuh dan yang Tidak Bayar Pajak Akan Dipisahkan


Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani bakal memisahkan pelaku importir yang patuh membayar pajak dan yang tidak patuh, untuk menciptakan keadilan bagi wajib pajak.

Pengkatagorian tersebut merupakan bagian dari reformasi perpajakan yang dilakukan Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) dan Direktorat Jenderal Pajak (DJP)‎, guna meningkatkan penerimaan perpajakan pada tahun ini dan ke depannya.

"‎Nanti kita akan memisahkan pelaku yang baik dan kurang baik, sehingga jangan sampai pelaku yang baik itu dirugikan oleh pelaku tidak baik," ujar Sri Mulyani, Jakarta, Senin (3/4/2017).

Menurut Sri Mulyani, pemisahan tersebut juga untuk menciptakan keadilan, dimana nantinya wajib pajak yang sudah patuh akan mendapat‎kan pelayanan maksimal dan kepastian perpajakan.

Staf Ahli Wakil Presiden, Sofjan Wanandi menuturkan, kalangan dunia usaha menyambut baik reformasi perpajakan, terlebih adanya kerjasama antara DJBC dan DJP dalam menentukan kebijakan.

"Di Direktorat Jenderal Bea Cukai saya melihat servis yang lebih baik dan dia bisa ambil tindakan untuk perusahaan yang tidak baik," ucap Sofyan di tempat yang sama.

Sumber : http://www.tribunnews.com/bisnis/201...kan-dipisahkan

---

Baca Juga :

- Sri Mulyani: 2017, Ekonomi Indonesia Tunjukkan Tren Pemulihan

- Wajib Pajak yang Tak Ikut Tax Amnesty Akan Dipanggil ke Kantor Pajak

- Ditjen Bea dan Cukai Ancam Blokir Izin Ratusan Importir Pengemplang Pajak

0
489
1
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Tribunnews.com
Tribunnews.com
KASKUS Official
192.4KThread2.6KAnggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.