- Beranda
- Tribunnews.com
Penasaran Lihat Sidang Cerai, Ibu-ibu Ini Puji Ustaz Al Habsyi: Duh Ganteng Ya
...
TS
tribunnews.com
Penasaran Lihat Sidang Cerai, Ibu-ibu Ini Puji Ustaz Al Habsyi: Duh Ganteng Ya

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ustaz Al Habsyi datang menghadiri sidang perdana cerainya di Pengadilan Agama Jakarta Timur, Rabu (8/3/2017). Sang ustaz hadir didampingi kuasa hukumnya, Sandy Arifin.
Kedatangan Ustaz Al Habsyi pun langsung mencuri perhatian pengunjung Pengadilan Agama.
Pengunjung yang mayoritas ibu-ibu tersebut sontak penasaran ingin melihat lebih dekat sosok sang ustaz.
Sambil berjalan menuju ruang sidang, Ustaz Al Habsyi hanya terdiam dan menunduk. Ia juga tak meladeni permintaan foto ibu-ibu tersebut.
"Duh, ustaznya ganteng ya," celoteh seorang ibu yang heboh mengabadikan foto sang ustaz.
Ustaz Al Habsyi masuk ke ruang sidang 3 dan langsung duduk berjauhan dengan Putri Aisyah Aminah. Agenda persidangan keduanya saat ini berlangsung tahap mediasi. Perceraian mereka disebut-sebut karena ada orang ketiga.
Sebelum berpisah, Ustaz Al Habsyi dan istrinya sudah 11 tahun membina rumah tangga.Putri Aisyah Aminah kemudian mengajukan gugatan cerai ke Pengadilan Agama Jakarta Timur sejak 31 Januari 2017 dengan nomor perkara 0478/Pdt.G/2017/PAJT.
Untuk memberikan solusi terhadap kekhawatiran pasien, pada tahun 1992, ia bekerjasama dengan Dr S Ganeshanandam dari Curtin University of Technology, Western Australia, berhasil membuat suatu metode yang dapat digunakan untuk menduga peluang kesalahan klasifikasi oleh location model Krzanowski, menggunakan teknik balanced bootstrap.
"Model ini sangat bermanfaat dalam teknologi kedokteran, yakni mengklasifikasi para pasien penderita kanker payudara untuk menentukan apakah mereka perlu dioperasi atau cukup dengan pengobatan," ujarnya.
Nah, dengan model stokastik ini peluang bahwa keputusan oleh teknologi adalah salah dapat diperkirakan.
Salah satu kata motivasi yang ia tanamkan sebagai ahli matematika adalah kisah ketika Einstein ditawari menjadi Presiden pada tahun 1952, namun ia menolak tawaran tersebut seraya berkata
"Rumus matematika dan fisika lebih menarik buatku daripada politik dan menjadi presiden. Politik adalah kehidupan sekarang dan jangka pendek, sedangkan rumus adalah sesuatu yang abadi."
Dari cuplikan diatas, telah membuktikan bahwa kemajuan iptek tidak akan pernah luput dari matematika.
Setiap jejak kehidupan manusia akan hilang kecuali jika ia mampu memberikan kenangan yang akan terukir oleh sejarah.
Yakni sebuah karya yang mampu melampaui cakrawala dengan perhitungan yang pasti. (*)
Sumber : http://www.tribunnews.com/seleb/2017...duh-ganteng-ya
---
Baca Juga :
- Bukan Orang Ketiga atau Masalah Ekonomi, Ini Alasan Perceraian yang Diungkap Istri Tommy Kurniawan
- 160 Pasutri di Desa Ini Ajukan Cerai Bersamaan, Alasannya Mengejutkan
- Cekcok dengan Aming Setelah Bermesraan di Lombok, Evelyn: Tapi Enggak Harus Berakhir Cerai
0
975
1
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Tribunnews.com
192.5KThread•2.8KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya