Kaskus

News

hebat.part404Avatar border
TS
hebat.part404
Setiap Tahun 1.000 Perempuan Tinggalkan Arab Saudi, Ada Apa?
Liputan6.com, Riyadh - Setidaknya 1.000 perempuan Arab Saudi dikabarkan meninggalkan negara itu setiap tahun karena diduga dipicu oleh fenomena misoginis yang disebut telah mendarah daging di sana. Pernyataan tersebut diungkapkan oleh seorang sosiolog di Riyadh.

Angka tertinggi terjadi di Kota Jeddah, sebuah wilayah yang dianggap lebih liberal.

Para perempuan yang memutuskan meninggalkan Arab Saudi tersebut dipandang sebagai mereka yang lelah dengan sistem sosial negara yang meremehkan wanita, hingga akhirnya mereka memutuskan untuk mencari kehidupan yang lebih baik. Demikian pernyataan Mansour al-Askar dari Imam Muhammad ibn Saud University seperti dikutip dari Independent, Rabu, (22/3/2017).

Arab Saudi hingga saat ini masih memberlakukan aturan yang dianggap mengekang kebebasan perempuan. Bahkan, negara kaya minyak itu merupakan satu-satunya di muka bumi yang menerapkan larangan menyetir bagi kaum Hawa.

Di negeri pimpinan Raja Salman tersebut, perempuan harus mendapat izin sebelum terlibat dalam berbagai aktivitas, mulai dari soal pendidikan, pekerjaan, bahkan meninggalkan rumah sekali pun.

Laporan Human Right Watch tahun 2016 menyebutkan, di Arab Saudi, kebebasan perempuan "sebagian besar sangat bergantung pada kebaikan wali mereka".

Sementara itu, meski sulit mengukur jumlah yang tepat dari para perempuan yang meninggalkan tanah air mereka, beberapa akademisi telah mengklaim bahwa kondisi tersebut mempengaruhi perekonomian dan masyarakat di sana.

"Arab Saudi kehilangan banyak talenta," ujar seorang akademisi, Najah al-Osaimi kepada The Economist.
http://m.liputan6.com/global/read/2895453/setiap-tahun-1000-perempuan-tinggalkan-arab-saudi-ada-apa?medium=Headline__mobile&campaign=Headline_click_1


negara varokah dgn ideologi damei wan..
negara dgn penistaan terhadap perempuan terparah didunia.

katanya syurga ditelapak kaki ibu.. katanya lagi sangat menghormati wanita.. katanya dan katanya..

tapi fakta membuktikan..
arab berada di posisi 2 terbawah dalam kesetaraan gender (survei women Parc).
dan parahnya lagi hanya 3.4 dari 100rb kejadian pemerkosaan di arab yg dilaporkan kepenegak hukum (survei lembaga kriminal sarci)..

pertanyaanya?
apa yg salah? ideologinyakah? wataknyakah?

lalu bagaimana dgn tanggapan pemuja onta padang pasir di indon?
0
5.6K
65
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
Berita dan Politik
KASKUS Official
695.9KThread59.4KAnggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.