TS
ioi.s1788
Hr. Ms. Karel Doorman: TNI's Most Executive Target (REBORN)
Trit ini sebenarnya adalah reborn dari trit serupa bikinan Momod Oppa tahun 2011 lalu, tapi setelah dapat lampu hijau, akhirnya ane putuskan buat menaikkan kembali.
Pada tanggal 19 Desember 1961, Presiden Soekarno mengumumkan Tri Komando Rakyat untuk menggagalkan pembentukan negara Papua dan merebut kembali Irian Barat dari tangan Belanda. Trikora ini kemudian ditindaklanjuti dengan pembentukan Komando Mandala Pembebasan Irian Barat pada 2 Januari 1962 dengan Mayor Jenderal Soeharto sebagai panglimanya. Dengan ini, Tentara Nasional Indonesia, yang baru saja tumbuh menjadi kekuatan militer terbesar di Asia Tenggara, akan berhadapan langsung dengan Angkatan Bersenjata Kerajaan Belanda dalam pertempuran untuk memperebutkan penguasaan atas Irian Barat.
Berbeda dengan konflik antara TNI-Belanda pada dekade sebelumnya, saat ini TNI telah tumbuh menjadi kekuatan yang ditakuti di belahan bumi Selatan. Dibekali dengan limpahan persenjataan dari Uni Soviet, postur TNI saat ini tidak bisa lagi dipandang sebelah mata. Tercatat Angkatan Udara mengoperasikan bomber cepat Tu-16KS-1 Badger dan pesawat tempur MiG-17 Fresco dan MiG-19 Farmer yang cukup disegani. Angkatan Laut juga diperkuat oleh selusin kapal selam kelas Whiskey yang saat itu terbaik di kelasnya, serta sebuah kapal penjelajah ringan ex-AL Soviet dari kelas Sverdlov, yaitu Ordzhonikidze, atau RI Irian. Dunia pun menanti pecahnya pertempuran yang digadang-gadang akan menjadi konflik kedua terbesar (setelah Perang Korea) pasca berakhirnya Perang Dunia II.
Namun, di tengah-tengah suasana yang semakin memanas, ada satu nama yang tak bisa dilepaskan dari ingatan maupun perhatian dari kalangan seluruh personel Indonesia yang ikut serta pada Operasi Trikora. Dianggap sebagai ancaman terbesar dari Koninklijke Marine (AL Belanda) terhadap kekuatan Komando Mandala, sekaligus batu sandungan terberat dalam upaya merebut kembali Irian Barat ke pangkuan Ibu Pertiwi, seluruh kekuatan laut dan udara Indonesia seolah dikerahkan hanya untuk menghadapinya. Inilah kisah tentang kapal terbesar yang pernah dioperasikan oleh Koninklijke Marine: Hr. Ms. Karel Doorman.
HR. MS. KAREL DOORMAN (R81)
TNI's Most Executive Target


Pada tanggal 19 Desember 1961, Presiden Soekarno mengumumkan Tri Komando Rakyat untuk menggagalkan pembentukan negara Papua dan merebut kembali Irian Barat dari tangan Belanda. Trikora ini kemudian ditindaklanjuti dengan pembentukan Komando Mandala Pembebasan Irian Barat pada 2 Januari 1962 dengan Mayor Jenderal Soeharto sebagai panglimanya. Dengan ini, Tentara Nasional Indonesia, yang baru saja tumbuh menjadi kekuatan militer terbesar di Asia Tenggara, akan berhadapan langsung dengan Angkatan Bersenjata Kerajaan Belanda dalam pertempuran untuk memperebutkan penguasaan atas Irian Barat.
Berbeda dengan konflik antara TNI-Belanda pada dekade sebelumnya, saat ini TNI telah tumbuh menjadi kekuatan yang ditakuti di belahan bumi Selatan. Dibekali dengan limpahan persenjataan dari Uni Soviet, postur TNI saat ini tidak bisa lagi dipandang sebelah mata. Tercatat Angkatan Udara mengoperasikan bomber cepat Tu-16KS-1 Badger dan pesawat tempur MiG-17 Fresco dan MiG-19 Farmer yang cukup disegani. Angkatan Laut juga diperkuat oleh selusin kapal selam kelas Whiskey yang saat itu terbaik di kelasnya, serta sebuah kapal penjelajah ringan ex-AL Soviet dari kelas Sverdlov, yaitu Ordzhonikidze, atau RI Irian. Dunia pun menanti pecahnya pertempuran yang digadang-gadang akan menjadi konflik kedua terbesar (setelah Perang Korea) pasca berakhirnya Perang Dunia II.
Namun, di tengah-tengah suasana yang semakin memanas, ada satu nama yang tak bisa dilepaskan dari ingatan maupun perhatian dari kalangan seluruh personel Indonesia yang ikut serta pada Operasi Trikora. Dianggap sebagai ancaman terbesar dari Koninklijke Marine (AL Belanda) terhadap kekuatan Komando Mandala, sekaligus batu sandungan terberat dalam upaya merebut kembali Irian Barat ke pangkuan Ibu Pertiwi, seluruh kekuatan laut dan udara Indonesia seolah dikerahkan hanya untuk menghadapinya. Inilah kisah tentang kapal terbesar yang pernah dioperasikan oleh Koninklijke Marine: Hr. Ms. Karel Doorman.
HR. MS. KAREL DOORMAN (R81)
TNI's Most Executive Target

Diubah oleh ioi.s1788 22-03-2017 09:42
0
8K
20
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Militer
20.4KThread•10.7KAnggota
Urutkan
Terlama
Thread Digembok