- Beranda
- Sains & Teknologi
Bagaimana astronot makan di ruang angkasa?
...
TS
laurenmayberry3
Bagaimana astronot makan di ruang angkasa?
Sebelumnya:

Welcome to my first Treat!

Ini treat pertama saya, dengan id yg baru dibuat, juga ditanggal dan hari ini saya buat,
mengapa? ya karena id kaskus punya saya dlu cukup alay untuk dilihat ditabah lagi lupa password emailnya, oke gan keburu subuh, yang jelas ngga ada hubunganya juga id saya yang baru dengan treat ini
langsung saja untuk pembahasan kali ini adalah tentang siapapun yang bercita cita untuk menjadi seorang astronot? adakah
seorang disini yang bercita - cita seperti itu? jika ada cepat hub saya melalui PM dan segera lamarlah saya
hahha kliatan kegatelan ya? oke semua agar tidak semakin OOT pembahasan saya mulai:
,
apa itu Astronot??? inilah orang yang terlatih dan terdidik yang disiapkan untuk berpergian ke luar angkasa. Seorang guru yang pergi ke luar angkasa disebut astronot,seorang dokter yang ke luar angkasa juga disebut astronot,dan seorang pilot yang mengemudikan roket luar angkasa dan pergi ke luar angkasa juga disebut astronot, tukang jamu tambal band, tambal panci, tukang mijon bisa juga disebut astronot jika memang berpergian ke luar angkasa Sumber
, pernahkah agan berpikir bagaimana mereka makan dan bab di saat perjalanan?

Jika ada yng bertanya kepada agan , "Bagaimana astronot makan di ruang angkasa?" sekitar 50 (lima puluh) tahun yang lalu, jawabannya akan sangat berbeda dengan saat ini. Pada tahun-tahun awal perjalanan ruang angkasa, astronot menggunakan sedotan untuk menghisap makanan anti dehidrasi,dan makanan pasta yang termuat dalam tabung . Namun hari ini, astronot di pesawat luar angkasa, bisa makan dalam banyak cara gan, sama seperti yang mereka lakukan di sini di bumi .

Penyajian:
Dalam keadaan lingkungan gravitasi yg rendah, makanan dan minuman hanya akan hanyut jika mereka tidak menangani dengan benar. Untuk mengatasi masalah ini, makanan dengan minuman dengan hati-hati dikemas sebagai bubuk dehidrasi. Para astronot dapat menambahkan air minum, melalui tabung khususuntuk kemudian baru bisa diminum.
Nah ini nih
yang harus disiplin, bagai mana tidak jika pesawat bau dan keluar gas dari sisa makan itu akan sulit dihilangkan, budaya sterill higenis musti diterapkan di ruang pesawat

Ket gambar : Astronot Charles Conrad Jr., Skylab 2 komandan, tersenyum ke kamera setelah mandi air panas di fasilitas shower.
Tinggal di tempat sempit dari pesawat ruang angkasa atau International Space Station selama beberapa minggu atau bahkan, berbulan-bulan pada suatu waktu dapat menimbulkan bau jika astronot tidak berhati-hati tentang kebersihan pribadi mereka.
Kotoran dapat menyebarkan kuman - yang dapat berkembang biak lebih cepat di ruang angkasa
, dan dapat membuat para astronot sakit.
Namun, Mandi atau mencuci di pesawat bisa menjadi suatu tantangan gan. Untuk tetap bersih, astronot pesawat ulang-alik membawa kit kebersihan pribadi yang mencakup sikat gigi, pasta gigi, benang gigi, sisir, pisau cukur dan barang-barang lainnya.

Ket gambar : fasilitas ruang mandi.
Dan ini personal Kit nya :

Ket gambar : Hygiene / ESA Health Care
Mandi dan kramas

Jangan membayangkan astonot keramas dengan menggunakan shower saat membasahi rambutnya. Salah seorang astronot Kren Nyberg, perekayasa mekanik Ekspedisi 36 ke Stasiun Luar Angkasa Internasional, menunjukkan cara keramas di antariksa.
Meski dengan kondisi berbeda, Alat dan bahan yang digunakan untuk keramas masih sama, yakni air, sampo, handuk, dan sisir.Air yang digunakan tentu tak berasal dari bak mandi atau shower, tetapi cuma dari kantong air dan berupa gumpalan. Untuk mulai keramas, Nyberg mengeluarkan gumpalan air dari kantong dan mengoleskannya ke kulit kepalanya.
Air tak bisa seketika membasahi rambut. Untuk itu, Nyberg perlu meratakannya dengan tangannya. Setelah rata dan merasa rambut cukup basah, barulah Nyberg memakaikan sampo ke kulit kepala dan mulai menggosok rambutnya. Dalam video, tak tampak ada busa seperti keramas di Bumi.
Nyberg juga mengatakan bahwa keramas di antariksa tak cukup menggosok dengan tangan. "Tanpa berdiri di bawah air mengalir, Anda perlu menggunakan handuk untuk membersihkan kotoran," katanya.
Setelah merasa rambut cukup bersih, Nyberg mulai lagi mengoleskan air ke rambutnya, kemudian mengeringkannya secara alami. Air yang tadinya berada di rambut Nyberg akan menguap dan selanjutnya berada di ruangan, berkontribusi pada kelembaban ruangan.
Yang hebat, air yang menguap itu selanjutnya akan diproses menjadi air minum. Sistem AC akan mengoleksi air itu dan mengondensasikannya, dan sistem pengolahan air akan mengubahnya menjadi air minum.
Nah! Ini gan yang sangat harus diper hatikan
Setiap astronot di pesawat luar angkasa memiliki tugas khusus. Masing-masing telah dibekali pelatihan yang dibutuhkan untuk menjalankan tugas tersebut. Untuk pertolongan kesehatan, Tim Bagian Kesehatan adalah kelompok yang diberikan tugas tersebut.

Tim Bagian Kesehatan telah dilatih tidak hanya untuk memberikan pertolongan pertama, tapi juga untuk memberikan pertolongan medis seperti menjahit luka dan memberi injeksi. Semua astronot telah dilatih untuk memberikan pertolongan pada orang yang terkena serangan jantung. Banyak peralatan kedokteran dan obat-obatan di dalam kotak medis pesawat luar angkasa. Perlengkapan ini dibutuhkan untuk mengobati luka ringan dan cedera selama penerbangan pesawat. Perlengkapan ini juga berguna dalam menstabilkan kondisi astronot saat terbang kembali ke bumi.
Para astronot harus ekstra hati-hati saat memasak
. Di sini pisau atau gunting dan benda-benda tajam lainnya tidak bisa diletakkan sembarangan karena bisa melayang dan melukai bagian tubuh. Salah seorang astronot dari Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA), Chris Hadfield yang pernah berada di International Space Station (ISS) mengunggah video yang menunjukan bagaimana cara Ia memasak di ruang angkasa.

Namun memasak di antariksa ternyata tidak serumit cara-cara dibumi gan
. Tidak perlu menggunakan pisau atau gunting. Pada videonya Ia menunjukan bagaimana cara memasak bayam. Tidak harus dipotong lalu dicuci, lalu dimasak beberapa saat, astronot hanya perlu bayam kering dan air. Untuk menyiapkan bayam, cukup sambungkan dengan saluran distribusi air, pilih jumlah air yang diinginkan dan tekan tombol".
Asiknya para astronot diperbolehkan membawa barang-barang mereka sendiri gan
. Mereka dapat menghabiskan waktu luang mereka dengan membaca buku favorit mereka, mendengarkan musik, dll. Karena bumi dan bintang-bintang terlihat indah dari jendela pesawat luar angkasa, mereka juga sering memandangi jendela dan mengambil foto.Di Stasiun Luar Angkasa Internasional, mereka dapat menonton film dari DVD, dan sekali seminggu mereka dapat berbicara dengan keluarga mereka di bumi. Selain itu para astronot juga sekarang bisa ber internetan layaknya kita yang ada di bumi !

Bahkan mewabahnya situs jejaring seperti Facebook atau Twitter sudah menjangkit sebagian besar manusia di dunia, juga bukan halangan bagi para astronot. Dengan teknologi sangat tinggi, untuk pertama kalinya, astronaut di luar angkasa akhirnya bisa mengakses internet.
Timotius (TJ) Creamer, awak Stasiun Luar Angkasa Internasional, telah bekerja dengan pengendali penerbangan untuk membangun akses internet dari pos orbit sejak peluncuran pada bulan lalu. Tidak sia-sia, pada Jumat (22/1), usaha tersebut terbayar. Ia berhasil mengirim posting pertama lewat Twitter dari luar angkasa. “Halo Twitterverse! Kami kini langsung tweeting dari International Space Station.

Pertama kalinya tweet dari angkasa!
,” tulis Creamer. Selain dia, ikut juga kosmonaut Rusia Oleg Kotov dan astronaut Jepang Soichi Noguchi Sebelumnya, astronaut harus mengirim status terbaru seperti Twitter melalui e-mail ke pengontrol misi di Houston. Kemudian pengontrol mem-posting-nya di tweets. Awak Stasiun Luar Angkasa Internasional sekarang dapat menggunakan laptop untuk mencapai komputer di pengontrol misi sehingga bisa menjelajah Web. Akses internet jarak jauh ini mungkin terjadi jika ada hubungan komunikasi berkecepatan tinggi.
Peristiwa itu diharapkan mampu memberikan dorongan moral yang besar. “Mereka berkomitmen untuk menghabiskan berbulan-bulan untuk jauh dari keluarga dan teman-teman. Ini keadaan unik dari isolasi,” kata juru bicara NASA Kelly Humphries. “Kami berharap hal itu dapat meningkatkan semangat kerja dan produktivitas,” ujarnya. Namun, itu bukan berarti astronaut akan bisa bebas berinternet. Mereka akan tetap tunduk pada pedoman akses internet yang sama seperti pegawai pemerintah lainnya, yaitu tidak mengganggu pekerjaan. “Itu tergantung individu,” kata Humphries sambil tertawa kecil. “Jadi, mereka akan mengerjakan pekerjaan mereka terlebih dahulu,” ujarnya.
Para astronot NASA yang kini sedang mengemudikan pesawat ISSS sudah menerima software khusus untuk dapat menginformasikan update keadaannya melalui koneksi nirkabel yang dapat mengakses internet. Oleh sebab itu mereka pun dapat turut meramaikan jejaring sosial ternama tersebut, seperti yang dilakukan salah satu astronot bernama T.J Creamer dimana ia menggunakan akses pertama ini untuk memposting tweet pada akun Twitter-nya melalui stasiun luar angkasa.
Akses internet pribadi yang disebut Crew Support LAN ini memfasilitasi komunikasi dari dan ke stasiun sehingga para astronot dapat browsing dan menggunakan internet. Sistem ini pada dasarnya secara langsung memberikan komunikasi pribadi bagi mereka. Sebelumnya pun sejak periode dimana stasiun secara aktif berkomunikasi dengan bumi menggunakan komunikasi Ku-band berkecepatan tinggi, para astronot dapat memiliki akses jarak jauh ke internet melalui komputer. Para astronot tersebut menggunakan notebook dan berinteraksi menggunakan keyboard touchpad mereka.
Sebelum mengirimkan pesan pada Twitter, astronot terlebih dahulu harus mengirimkan email ke bumi dimana terdapat dukungan akses pribadi mereka ke akun Twitter masing-masing. Tentu saja hal ini akan sangat menarik, karena dengan pemanfaataan teknologi secara tepat, kita bisa saling berkomunikasi sekalipun sedang berada di ruang angkasa.
Ternyata virus komputer tak hanya ditemui di bumi tapi sudah melanglang ke luar angkasa gan
. Badan antariksa Amerika NASA baru saja mengkonfirmasikan bahwa virus komputer sudah merasuki sejumlah komputer di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). Virus jenis ‘worm’ itu ditemukan pada beberapa komputer laptop yang digunakan para astronaut untuk mengirim dan menerima email dari ISS dengan merelay lewat pusat pengendali misi luar angkasa di Texas, kata juru bicara NASA Kelly Humphries. Semur : Virus attack Nasa

Virus itu dilaporkan sebagai malicious software yang dapat mencuri password atau data sensitif lainnya dengan mengirimkan informasi yang didapat itu kepada para hacker via Internet. Komputer-komputer laptop yang terserang virus itu sebenarnya tidak terhubung ke sistem pusat pengendali misi luar angkasa NASA atau Internet. “Para kru tengah bekerjasama dengan tim di bumi untuk membasmi virus itu dan menyiapkan langkah-langkah untuk mengantisipasi kejadian seperti ini di masa mendatang,” kata Humphries.
Ia menegaskan bahwa virus itu belum mengganggu operasional di ISS. ISS mengorbit bumi sekali setiap 90 menit di ketinggian sekitar 350 kilometer (217 mil). NASA saat ini masih menyelidiki bagaimana virus itu masuk ke computer apakah bersembunyi di memory drive yang digunakan untuk menyimpan musik, video atau file digital lainnya. Menurut Humphries, ini bukan kejadian pertama kalinya virus komputer ikut parkir di ISS
Hehe yang ini nih pasti rempong

Bagi astronot, mempelajari ekuasi fisika guna mengkalkulasi lintasan dan menahan gaya luncur roket bukan masalah. Beda halnya dengan menggunakan toilet luar angkasa
. Jika standar bukaan toilet di bumi yakni 12-18 inci, maka di luar angkasa hanya selebar empat inci (0,1 meter).
Terdapat kamera di bawah bukaan toilet tersebut. Saat mendudukinya, para astronot dapat memastikan tubuh mereka berada di posisi tepat sehingga ‘limbah padat’ akan jatuh melalui bukaan kecil dudukan itu. Toilet asli ini dilengkapi ventilasi udara yang sama digunakan pada pesawat ruang angkasa.
Okeyy saya kira cukup sekian dlu gan
, Jika ada masukan atau fenomena lain yang tentang aktifitas di pesawat ruang angkasa sekiranya juga belum saya list di treat ini, bisa saya taruh pecwan
Terimakasih sudah menyimak gan semoga menjadi pengetahuan bagi kita semua.
Selamat malam!.
Sumber :
Semur 1
Semur 2
Semur 3
Spoiler for No Repost:
Welcome to my first Treat!

Ini treat pertama saya, dengan id yg baru dibuat, juga ditanggal dan hari ini saya buat,
mengapa? ya karena id kaskus punya saya dlu cukup alay untuk dilihat ditabah lagi lupa password emailnya, oke gan keburu subuh, yang jelas ngga ada hubunganya juga id saya yang baru dengan treat ini
langsung saja untuk pembahasan kali ini adalah tentang siapapun yang bercita cita untuk menjadi seorang astronot? adakah
seorang disini yang bercita - cita seperti itu? jika ada cepat hub saya melalui PM dan segera lamarlah saya
hahha kliatan kegatelan ya? oke semua agar tidak semakin OOT pembahasan saya mulai:
,
Spoiler for Perkenalan :
apa itu Astronot??? inilah orang yang terlatih dan terdidik yang disiapkan untuk berpergian ke luar angkasa. Seorang guru yang pergi ke luar angkasa disebut astronot,seorang dokter yang ke luar angkasa juga disebut astronot,dan seorang pilot yang mengemudikan roket luar angkasa dan pergi ke luar angkasa juga disebut astronot, tukang jamu tambal band, tambal panci, tukang mijon bisa juga disebut astronot jika memang berpergian ke luar angkasa Sumber
, pernahkah agan berpikir bagaimana mereka makan dan bab di saat perjalanan?Jika ada yng bertanya kepada agan , "Bagaimana astronot makan di ruang angkasa?" sekitar 50 (lima puluh) tahun yang lalu, jawabannya akan sangat berbeda dengan saat ini. Pada tahun-tahun awal perjalanan ruang angkasa, astronot menggunakan sedotan untuk menghisap makanan anti dehidrasi,dan makanan pasta yang termuat dalam tabung . Namun hari ini, astronot di pesawat luar angkasa, bisa makan dalam banyak cara gan, sama seperti yang mereka lakukan di sini di bumi .

Penyajian:
Dalam keadaan lingkungan gravitasi yg rendah, makanan dan minuman hanya akan hanyut jika mereka tidak menangani dengan benar. Untuk mengatasi masalah ini, makanan dengan minuman dengan hati-hati dikemas sebagai bubuk dehidrasi. Para astronot dapat menambahkan air minum, melalui tabung khususuntuk kemudian baru bisa diminum.
Spoiler for Jaga Kebersihan Ruang Pesawat:
Nah ini nih
yang harus disiplin, bagai mana tidak jika pesawat bau dan keluar gas dari sisa makan itu akan sulit dihilangkan, budaya sterill higenis musti diterapkan di ruang pesawat

Ket gambar : Astronot Charles Conrad Jr., Skylab 2 komandan, tersenyum ke kamera setelah mandi air panas di fasilitas shower.
Tinggal di tempat sempit dari pesawat ruang angkasa atau International Space Station selama beberapa minggu atau bahkan, berbulan-bulan pada suatu waktu dapat menimbulkan bau jika astronot tidak berhati-hati tentang kebersihan pribadi mereka.
Kotoran dapat menyebarkan kuman - yang dapat berkembang biak lebih cepat di ruang angkasa
, dan dapat membuat para astronot sakit.Namun, Mandi atau mencuci di pesawat bisa menjadi suatu tantangan gan. Untuk tetap bersih, astronot pesawat ulang-alik membawa kit kebersihan pribadi yang mencakup sikat gigi, pasta gigi, benang gigi, sisir, pisau cukur dan barang-barang lainnya.

Ket gambar : fasilitas ruang mandi.
Dan ini personal Kit nya :

Ket gambar : Hygiene / ESA Health Care
Mandi dan kramas

Jangan membayangkan astonot keramas dengan menggunakan shower saat membasahi rambutnya. Salah seorang astronot Kren Nyberg, perekayasa mekanik Ekspedisi 36 ke Stasiun Luar Angkasa Internasional, menunjukkan cara keramas di antariksa.
Meski dengan kondisi berbeda, Alat dan bahan yang digunakan untuk keramas masih sama, yakni air, sampo, handuk, dan sisir.Air yang digunakan tentu tak berasal dari bak mandi atau shower, tetapi cuma dari kantong air dan berupa gumpalan. Untuk mulai keramas, Nyberg mengeluarkan gumpalan air dari kantong dan mengoleskannya ke kulit kepalanya.
Air tak bisa seketika membasahi rambut. Untuk itu, Nyberg perlu meratakannya dengan tangannya. Setelah rata dan merasa rambut cukup basah, barulah Nyberg memakaikan sampo ke kulit kepala dan mulai menggosok rambutnya. Dalam video, tak tampak ada busa seperti keramas di Bumi.
Nyberg juga mengatakan bahwa keramas di antariksa tak cukup menggosok dengan tangan. "Tanpa berdiri di bawah air mengalir, Anda perlu menggunakan handuk untuk membersihkan kotoran," katanya.
Setelah merasa rambut cukup bersih, Nyberg mulai lagi mengoleskan air ke rambutnya, kemudian mengeringkannya secara alami. Air yang tadinya berada di rambut Nyberg akan menguap dan selanjutnya berada di ruangan, berkontribusi pada kelembaban ruangan.
Yang hebat, air yang menguap itu selanjutnya akan diproses menjadi air minum. Sistem AC akan mengoleksi air itu dan mengondensasikannya, dan sistem pengolahan air akan mengubahnya menjadi air minum.
Spoiler for Kesehatan Astronot:
Nah! Ini gan yang sangat harus diper hatikan
Setiap astronot di pesawat luar angkasa memiliki tugas khusus. Masing-masing telah dibekali pelatihan yang dibutuhkan untuk menjalankan tugas tersebut. Untuk pertolongan kesehatan, Tim Bagian Kesehatan adalah kelompok yang diberikan tugas tersebut.
Tim Bagian Kesehatan telah dilatih tidak hanya untuk memberikan pertolongan pertama, tapi juga untuk memberikan pertolongan medis seperti menjahit luka dan memberi injeksi. Semua astronot telah dilatih untuk memberikan pertolongan pada orang yang terkena serangan jantung. Banyak peralatan kedokteran dan obat-obatan di dalam kotak medis pesawat luar angkasa. Perlengkapan ini dibutuhkan untuk mengobati luka ringan dan cedera selama penerbangan pesawat. Perlengkapan ini juga berguna dalam menstabilkan kondisi astronot saat terbang kembali ke bumi.
Spoiler for Cara Memasak di Luar Angkasa:
Para astronot harus ekstra hati-hati saat memasak
. Di sini pisau atau gunting dan benda-benda tajam lainnya tidak bisa diletakkan sembarangan karena bisa melayang dan melukai bagian tubuh. Salah seorang astronot dari Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA), Chris Hadfield yang pernah berada di International Space Station (ISS) mengunggah video yang menunjukan bagaimana cara Ia memasak di ruang angkasa. Namun memasak di antariksa ternyata tidak serumit cara-cara dibumi gan
. Tidak perlu menggunakan pisau atau gunting. Pada videonya Ia menunjukan bagaimana cara memasak bayam. Tidak harus dipotong lalu dicuci, lalu dimasak beberapa saat, astronot hanya perlu bayam kering dan air. Untuk menyiapkan bayam, cukup sambungkan dengan saluran distribusi air, pilih jumlah air yang diinginkan dan tekan tombol".
Spoiler for Hiburan / Game Astronot:
Asiknya para astronot diperbolehkan membawa barang-barang mereka sendiri gan
. Mereka dapat menghabiskan waktu luang mereka dengan membaca buku favorit mereka, mendengarkan musik, dll. Karena bumi dan bintang-bintang terlihat indah dari jendela pesawat luar angkasa, mereka juga sering memandangi jendela dan mengambil foto.Di Stasiun Luar Angkasa Internasional, mereka dapat menonton film dari DVD, dan sekali seminggu mereka dapat berbicara dengan keluarga mereka di bumi. Selain itu para astronot juga sekarang bisa ber internetan layaknya kita yang ada di bumi !Bahkan mewabahnya situs jejaring seperti Facebook atau Twitter sudah menjangkit sebagian besar manusia di dunia, juga bukan halangan bagi para astronot. Dengan teknologi sangat tinggi, untuk pertama kalinya, astronaut di luar angkasa akhirnya bisa mengakses internet.
Timotius (TJ) Creamer, awak Stasiun Luar Angkasa Internasional, telah bekerja dengan pengendali penerbangan untuk membangun akses internet dari pos orbit sejak peluncuran pada bulan lalu. Tidak sia-sia, pada Jumat (22/1), usaha tersebut terbayar. Ia berhasil mengirim posting pertama lewat Twitter dari luar angkasa. “Halo Twitterverse! Kami kini langsung tweeting dari International Space Station.
Pertama kalinya tweet dari angkasa!
,” tulis Creamer. Selain dia, ikut juga kosmonaut Rusia Oleg Kotov dan astronaut Jepang Soichi Noguchi Sebelumnya, astronaut harus mengirim status terbaru seperti Twitter melalui e-mail ke pengontrol misi di Houston. Kemudian pengontrol mem-posting-nya di tweets. Awak Stasiun Luar Angkasa Internasional sekarang dapat menggunakan laptop untuk mencapai komputer di pengontrol misi sehingga bisa menjelajah Web. Akses internet jarak jauh ini mungkin terjadi jika ada hubungan komunikasi berkecepatan tinggi.Peristiwa itu diharapkan mampu memberikan dorongan moral yang besar. “Mereka berkomitmen untuk menghabiskan berbulan-bulan untuk jauh dari keluarga dan teman-teman. Ini keadaan unik dari isolasi,” kata juru bicara NASA Kelly Humphries. “Kami berharap hal itu dapat meningkatkan semangat kerja dan produktivitas,” ujarnya. Namun, itu bukan berarti astronaut akan bisa bebas berinternet. Mereka akan tetap tunduk pada pedoman akses internet yang sama seperti pegawai pemerintah lainnya, yaitu tidak mengganggu pekerjaan. “Itu tergantung individu,” kata Humphries sambil tertawa kecil. “Jadi, mereka akan mengerjakan pekerjaan mereka terlebih dahulu,” ujarnya.
Para astronot NASA yang kini sedang mengemudikan pesawat ISSS sudah menerima software khusus untuk dapat menginformasikan update keadaannya melalui koneksi nirkabel yang dapat mengakses internet. Oleh sebab itu mereka pun dapat turut meramaikan jejaring sosial ternama tersebut, seperti yang dilakukan salah satu astronot bernama T.J Creamer dimana ia menggunakan akses pertama ini untuk memposting tweet pada akun Twitter-nya melalui stasiun luar angkasa.
Akses internet pribadi yang disebut Crew Support LAN ini memfasilitasi komunikasi dari dan ke stasiun sehingga para astronot dapat browsing dan menggunakan internet. Sistem ini pada dasarnya secara langsung memberikan komunikasi pribadi bagi mereka. Sebelumnya pun sejak periode dimana stasiun secara aktif berkomunikasi dengan bumi menggunakan komunikasi Ku-band berkecepatan tinggi, para astronot dapat memiliki akses jarak jauh ke internet melalui komputer. Para astronot tersebut menggunakan notebook dan berinteraksi menggunakan keyboard touchpad mereka.
Sebelum mengirimkan pesan pada Twitter, astronot terlebih dahulu harus mengirimkan email ke bumi dimana terdapat dukungan akses pribadi mereka ke akun Twitter masing-masing. Tentu saja hal ini akan sangat menarik, karena dengan pemanfaataan teknologi secara tepat, kita bisa saling berkomunikasi sekalipun sedang berada di ruang angkasa.
Spoiler for Komputer Para Astronot Kena Virus Gan!:
Ternyata virus komputer tak hanya ditemui di bumi tapi sudah melanglang ke luar angkasa gan
. Badan antariksa Amerika NASA baru saja mengkonfirmasikan bahwa virus komputer sudah merasuki sejumlah komputer di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). Virus jenis ‘worm’ itu ditemukan pada beberapa komputer laptop yang digunakan para astronaut untuk mengirim dan menerima email dari ISS dengan merelay lewat pusat pengendali misi luar angkasa di Texas, kata juru bicara NASA Kelly Humphries. Semur : Virus attack Nasa
Virus itu dilaporkan sebagai malicious software yang dapat mencuri password atau data sensitif lainnya dengan mengirimkan informasi yang didapat itu kepada para hacker via Internet. Komputer-komputer laptop yang terserang virus itu sebenarnya tidak terhubung ke sistem pusat pengendali misi luar angkasa NASA atau Internet. “Para kru tengah bekerjasama dengan tim di bumi untuk membasmi virus itu dan menyiapkan langkah-langkah untuk mengantisipasi kejadian seperti ini di masa mendatang,” kata Humphries.
Ia menegaskan bahwa virus itu belum mengganggu operasional di ISS. ISS mengorbit bumi sekali setiap 90 menit di ketinggian sekitar 350 kilometer (217 mil). NASA saat ini masih menyelidiki bagaimana virus itu masuk ke computer apakah bersembunyi di memory drive yang digunakan untuk menyimpan musik, video atau file digital lainnya. Menurut Humphries, ini bukan kejadian pertama kalinya virus komputer ikut parkir di ISS
Spoiler for Cara Buang Air di Luar Angkasa:
Hehe yang ini nih pasti rempong


Bagi astronot, mempelajari ekuasi fisika guna mengkalkulasi lintasan dan menahan gaya luncur roket bukan masalah. Beda halnya dengan menggunakan toilet luar angkasa
. Jika standar bukaan toilet di bumi yakni 12-18 inci, maka di luar angkasa hanya selebar empat inci (0,1 meter).Terdapat kamera di bawah bukaan toilet tersebut. Saat mendudukinya, para astronot dapat memastikan tubuh mereka berada di posisi tepat sehingga ‘limbah padat’ akan jatuh melalui bukaan kecil dudukan itu. Toilet asli ini dilengkapi ventilasi udara yang sama digunakan pada pesawat ruang angkasa.
Okeyy saya kira cukup sekian dlu gan
, Jika ada masukan atau fenomena lain yang tentang aktifitas di pesawat ruang angkasa sekiranya juga belum saya list di treat ini, bisa saya taruh pecwan
Terimakasih sudah menyimak gan semoga menjadi pengetahuan bagi kita semua.
Selamat malam!.
Sumber :
Semur 1
Semur 2
Semur 3
0
2.8K
Kutip
10
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Sains & Teknologi
15.9KThread•13.8KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya