- Beranda
- Berita dan Politik
2 Begal Dihajar Warga hingga Tewas, Netizen Ramai-ramai Ucap Syukur dan Jempol 4
...
TS
kibrottaawa
2 Begal Dihajar Warga hingga Tewas, Netizen Ramai-ramai Ucap Syukur dan Jempol 4
SURYA.co.id | SIDOARJO -Tindakan warga Desa Kedung Pandan, Pasuruan yang menghajar dua begal hingga tewas mendapat reaksi para netizen.
Para netizen ini bukannya mengecam aksi main hakim sendiri itu, tetapi malah mendukungnya.
Menurut mereka, para begal ini laiknya sampah masyarakat yang harus dienyahkan.
"Sip salut sama warga pasuruan. Jempol 4 kalau ketemu begal lgsung di bakar aja. emang negara kita negara hukum ,tp apa bisa jamin setelah keluar penjara dia tdk
begal lagi apalagi malah dendam.
Dia kalau mau merampas tidak punya belas kasihan, makanya kalau ketangkap di bakar aja atau di potong tangan kanan dan kiri biar menderita," tulis akun Hariel Ilham Mahendra saat mengomentari berita ini di fanspage Surya Online.
Ada juga akun Facebook Erni Manday yang mengatakan: Syukur Alhamdulillah, dengan berkurangnya sampah masyarakat. Semoga lebih banyak lagi sampah2 masyarakat bisa dihapuskan. Agar masyarakat bisa hidup tenang.
Lalu Escoll Dib Vinata: Good... sampah masyarakat harus dibasmi..
Agus Tendem: Salut untuk warga. Semoga yg 2 begal lg segera tertangkap
Seperti diberitakan, dua begal tewas dihajar massa usai melukai Misnan (48), warga Desa Kedung Pandan.
Saat itu Misnan pulang usai mengantar anaknya bekerja di sebuah pabrik di Beji, Kabupaten Pasuruan .
"Sekitar pukul 04.30 WIB, korban sudah hampir sampai rumahnya. Namun ternyata, korban Misnan sudah dibuntuti pelaku
begal," kata Subadri, Kapolsek Jabon, Minggu (29/1/2017).
Subadri menuturkan berdasarkan keterangan saksi, korban dibuntuti empat orang yang mengendarai motor matic dan Suzuki Satria.
Tanpa tedeng aling-aling, salah satu pelaku menyabetkan senjata tajam (sajam) ke tangan kanan korban.
Para pelaku hendak merampas motor matic Vario putih W 5423 QT milik Misnan.
Misnan langsung tersungkur, motornya jatuh. Bersamaan dengan kejadian itu, Misnan yang tangan kanannya mulai bersimbah darah berteriak minta tolong.
"Ternyata banyak warga yang sudah bangun dan mendengar teriakan korban," sambungnya.
Masih menurut saksi, lanjut Subadri, warga berduyun-duyun mendatangi tempat asal suara.
Ketika menyaksikan ada tindak kejahatan, warga mencoba membantu dan berupaya menangkap para pelaku.
Menggunakan bambu panjang, salah seorang warga berhasil memukul pelaku yang menggunakan motor matic.
Dua pelaku langsung tersungkur.
Warga yang kalap, langsung menghajar kedua pelaku begal tersebut hingga tewas.
"Melihat temannya dipukuli massa, dua pelaku lain langsung lari," ujarnya.
Setelah melakukan olah TKP, ungkap Subadri, satu pelaku diketahui identitasnya. Pelaku tersebut bernama Herman (25) warga Desa Kedung Banteng, Rembang, Kabupaten Pasuruan .
"Pelaku lainnya tak membawa identitas. Langsung kami evakuasi ke RS Pusdik Gasum Porong," bebernya.
Korban sendiri langsung dilarikan ke RSUD Bangil untuk mendapatkan perawatan intensif.
Tangan kanan korban hampir putus oleh sabetan para pelaku.
http://surabaya.tribunnews.com/2017/01/30/2-begal-dihajar-warga-hingga-tewas-netizen-ramai-ramai-ucap-syukur-dan-jempol-4?page=all
dihakimi massa ya resiko pasti kehilangan nyawa.
Para netizen ini bukannya mengecam aksi main hakim sendiri itu, tetapi malah mendukungnya.
Menurut mereka, para begal ini laiknya sampah masyarakat yang harus dienyahkan.
"Sip salut sama warga pasuruan. Jempol 4 kalau ketemu begal lgsung di bakar aja. emang negara kita negara hukum ,tp apa bisa jamin setelah keluar penjara dia tdk
begal lagi apalagi malah dendam.
Dia kalau mau merampas tidak punya belas kasihan, makanya kalau ketangkap di bakar aja atau di potong tangan kanan dan kiri biar menderita," tulis akun Hariel Ilham Mahendra saat mengomentari berita ini di fanspage Surya Online.
Ada juga akun Facebook Erni Manday yang mengatakan: Syukur Alhamdulillah, dengan berkurangnya sampah masyarakat. Semoga lebih banyak lagi sampah2 masyarakat bisa dihapuskan. Agar masyarakat bisa hidup tenang.
Lalu Escoll Dib Vinata: Good... sampah masyarakat harus dibasmi..
Agus Tendem: Salut untuk warga. Semoga yg 2 begal lg segera tertangkap
Seperti diberitakan, dua begal tewas dihajar massa usai melukai Misnan (48), warga Desa Kedung Pandan.
Saat itu Misnan pulang usai mengantar anaknya bekerja di sebuah pabrik di Beji, Kabupaten Pasuruan .
"Sekitar pukul 04.30 WIB, korban sudah hampir sampai rumahnya. Namun ternyata, korban Misnan sudah dibuntuti pelaku
begal," kata Subadri, Kapolsek Jabon, Minggu (29/1/2017).
Subadri menuturkan berdasarkan keterangan saksi, korban dibuntuti empat orang yang mengendarai motor matic dan Suzuki Satria.
Tanpa tedeng aling-aling, salah satu pelaku menyabetkan senjata tajam (sajam) ke tangan kanan korban.
Para pelaku hendak merampas motor matic Vario putih W 5423 QT milik Misnan.
Misnan langsung tersungkur, motornya jatuh. Bersamaan dengan kejadian itu, Misnan yang tangan kanannya mulai bersimbah darah berteriak minta tolong.
"Ternyata banyak warga yang sudah bangun dan mendengar teriakan korban," sambungnya.
Masih menurut saksi, lanjut Subadri, warga berduyun-duyun mendatangi tempat asal suara.
Ketika menyaksikan ada tindak kejahatan, warga mencoba membantu dan berupaya menangkap para pelaku.
Menggunakan bambu panjang, salah seorang warga berhasil memukul pelaku yang menggunakan motor matic.
Dua pelaku langsung tersungkur.
Warga yang kalap, langsung menghajar kedua pelaku begal tersebut hingga tewas.
"Melihat temannya dipukuli massa, dua pelaku lain langsung lari," ujarnya.
Setelah melakukan olah TKP, ungkap Subadri, satu pelaku diketahui identitasnya. Pelaku tersebut bernama Herman (25) warga Desa Kedung Banteng, Rembang, Kabupaten Pasuruan .
"Pelaku lainnya tak membawa identitas. Langsung kami evakuasi ke RS Pusdik Gasum Porong," bebernya.
Korban sendiri langsung dilarikan ke RSUD Bangil untuk mendapatkan perawatan intensif.
Tangan kanan korban hampir putus oleh sabetan para pelaku.
http://surabaya.tribunnews.com/2017/01/30/2-begal-dihajar-warga-hingga-tewas-netizen-ramai-ramai-ucap-syukur-dan-jempol-4?page=all
dihakimi massa ya resiko pasti kehilangan nyawa.
0
5.9K
69
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
695.8KThread•59.3KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya