Kaskus

News

riosayangAvatar border
TS
riosayang
Kenapa Setan Dibenci Manusia
Kenapa Setan Dibenci Manusia, Ini Alasannya…

IGS GHOST- KENAPA setan dibenci?

Bisa dipastikan, kecuali bayi yang baru lahir, semua orang mengenal kata “setan”, tentu dengan istilahnya masing-masing. Bahkan, orangtua pun kerap menjadikan sosok “setan” untuk menakut-nakuti anaknya yang tidak mau tidur atau enggan menurut perintah.

Semua orang pun seolah sepakat, ketika disuruh membayangkan sosok setan, mereka pasti mengimajinasikan sebentuk makhluk yang menyeramkan, menyebalkan, dan menjijikan. Pokoknya yang mengundang kebencian.

Dalam Bahasa Ibrani, setan atau syetan disebut ha-Satan, yang berarti “sang penentang”. Sementara dalam Bahasa Arab disebut asy-Syaiton, yang berarti “sesat atau jauh”. Keduanya berasal dari akar kata Bahasa Semit: S-T-N.


Kenapa Setan Dibenci Manusia


Secara umum, kata setan itu merupakan ujud antagosnisme yang bersumber dari agama-agama Samawi – biasanya merujuk pada Lucifer dalam kepercayaan Yahudi dan Kristen, kemudian Iblis pada kepercayaan Islam.

Pada awalnya, istilah ini digunakan sebagai julukan untuk berbagai entitas yang menantang keimanan manusia di dalam Alkitab Ibrani. Sejak saat itu, agama-agama Samawi menggunakan istilah “Satan” sebagai nama untuk Iblis.

Di dalam Bahasa Indonesia, istilah Satan berbeda maknanya dengan setan. “Satan” (huruf besar) lebih condong pada sang Iblis (diabolos), sedangkan “setan” (huruf kecil) cenderung mengarah kepada roh-roh jahat (daemon).

Menurut Wikipedia, perubahan makna itu terjadi karena setan tidak diterjemahkan langsung dari Bahasa Ibrani, melainkan melalui Bahasa Arab, sehingga terjadi pergeseran makna.



Pemahaman Islam
Menurut ajaran Islam, kata setan itu pada dasarnya memiliki arti sebagai kata sifat, yang bisa digunakan kepada makhluk dari golongan jin, manusia, dan hewan. Kemudian, Ibnu Katsir menyatakan, setan adalah semua yang keluar dari segala jenis tabiat jelek.

“…dan demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap nabi itu musuh, yaitu setan-setan (dari jenis) manusia dan (dari jenis) jin, sebagian mereka membisikkan kepada sebagian yang lain perkataan-perkataan yang indah-indah untuk menipu (manusia).” (Al-An’am: 112)

Ayat ini menjelaskan, Allah menjadikan setan dari jenis manusia, seperti halnya setan dari jenis jin, dan hanyalah setiap yang durhaka disebut setan, karena akhlak dan perbuatannya menyelisihi akhlak dan perbuatan makhluk yang sejenisnya, dan karena jauhnya dari kebaikan.



Pemahaman Kristen
Menurut doktrin Kristen Trinitarian, pada mulanya setan adalah malaikat Tuhan yang bernama Lucifer. Istilah “malaikat” berarti “utusan”. Semua malaikat diciptakan oleh Tuhan. Kolose 1:16 mengatakan, “Karena di dalam Dia-lah telah diciptakan segala sesuatu, yang ada di sorga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik singgasana maupun kerajaan, baik pemerintah maupun penguasa; segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia.”

selengkapnya : klik disini
0
1.7K
17
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
Berita dan Politik
KASKUS Official
695.8KThread59.3KAnggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.