- Beranda
- Berita dan Politik
Bila Duda Sedang Kesepian Nenek-Nenek pun Jadilah
...
TS
..om.
Bila Duda Sedang Kesepian Nenek-Nenek pun Jadilah
JIKA ada duda tak bisa menjaga amanah, inilah Kasimo, 37, dari Jambi. Dititipi kakak ipar untuk menjaga mertuanya, Ny. Aminah, 67, eh malah dirudapaksa sampai tiga kali. Hari pertama hingga hari ketiga sukses. Tapi hari ke-4 Mbah Putri teriak-teriak, sehingga Kasimo yang tukang mabok itu jadi urusan polisi.
Lelaki itu kelakuannya kadang seperti ayam. Jika tak ada aturan moral, agama dan hukum, rusaklah dunia ini gara-gara kaum lelaki.
Setiap melihat perempuan cantik, maunya main rudapaksa saja. Jadi benar-benar seperti ayam jago ketika melihat babon. Begitu ketemu langsung dikejar. Begitu terkejar di pembuangan sampah langsung dikimpoii saja sampai berkeyoook-keyoooook!
Kasimo yang tinggal di Kecamatan Jambi Selatan, Kota Jambi, rupanya sama dan sebangun kelakuannya. Sejak istrinya meninggal beberapa tahun lalu, hiburannya justru minum minuman keras sampai narkoba. Katanya, dengan cara itu dia bisa melupakan problematik dunia.
Meski pengidap narkoba dan demen bir, tapi sesungguhnya Kasimo bergaul cukup baik dengan lingkungan sekitarnya. Misalkan ketika kakak iparnya, Darmin, 40, sedang kerepotan mencarikan rumah tinggal karena kontrakannya habis, dia menitipkan sang mertua, Mbah Aminah, di rumah Kasimo.
Tuan rumah menerima dengan baik, dan akan menjaga sebaik-baiknya. Pokoknya Kasimo punya prinsip: menjaga amanah, sekaligus mbah Aminah.
Tapi kadang karena benturan problem di sekitarnya, karakter manusia bisa berubah. Ini dialami pula oleh Kasimo, ketika dia dalam kondisi mabuk berat. Seperti yang terjadi belum lama ini. Pulang dari mabuk-mabukan tengah malam, tiba di rumah kok melihat Mbah Aminah tidur di ruang tamu dengan rok tersingkap.
Meski sudah tua, sewaktu muda rupanya cantik juga, sehingga masih menampakkan sisa-sisa kecantikannya. Tambah-tambah setan juga mampir ke situ. Walhasil, Kasimo yang selama ini kesepian tanpa istri, tiba-tiba jadi mata gelap. Mbah Aminah yang sudah keriput itu dianggap seperti bidadari turun dari langit. “Sikat saja Bleh, “ kata setan mencoba menunggangi Kasimo demi kepentingan politiknya.
Maka Mbah Aminah yang tidur pules itu langsung dibetot rok dan celdamnya, dan terjadilah rudapaksaan yang maha dasyat. Hari berikutnya, kembali si nenek dinodai tanpa bisa melawan. Hari ke-3 begitu juga, si nenek diajak begituan. Pokknya Mbah Aminah sudah demikian lecek. Kasimo sendiri sudah lupa akan amanah yang harus dijaganya.
Hari ke-4 Kasimo hendak merudapaksa si nenek lagi. Tapi kali ini Aminah mengadakan perlawannan. Caranya langsung teriak sebelum kadung “masuk itu barang”. Kasimo terpaksa mengurungkan niatnya. Ketika tetangga berdatangan, awalnya mereka juga tak percaya. Bahkan mereka menuduh Mbah Aminah sengaja melakukan pembunuhan karakter atas nama Kasimo.
Akirnya, berkat keseriusan Mbah Aminah menyatakan pendapat di depan publik,
Kasimo diserahkan ke polisi, tanpa melaui gelar perkara dulu. Dalam pemerikaan Kasimo mengakui bahwa kejadian itu karena pengaruh alkohol dan markoba. “Saya minta maaf” ujarnya terbata-bata.
Maaf sih bisa saja, tapi proses hukum terus berlanjut. (JPNN/Gunarso TS)
Pesan Moral :
Jangan menitipkan SESUATU kepada pengangguran
Mari jadikan hidup kita lebih "BERARTI"
Karena Hidup hanya SEKALI kawan
Nb : OM bukan panastak atau panasbung atau panas2 yg lain.
OM hanyalah PENS Siluman Kepiting


Sumber :
OM TAMPAN
Lelaki itu kelakuannya kadang seperti ayam. Jika tak ada aturan moral, agama dan hukum, rusaklah dunia ini gara-gara kaum lelaki.
Setiap melihat perempuan cantik, maunya main rudapaksa saja. Jadi benar-benar seperti ayam jago ketika melihat babon. Begitu ketemu langsung dikejar. Begitu terkejar di pembuangan sampah langsung dikimpoii saja sampai berkeyoook-keyoooook!
Kasimo yang tinggal di Kecamatan Jambi Selatan, Kota Jambi, rupanya sama dan sebangun kelakuannya. Sejak istrinya meninggal beberapa tahun lalu, hiburannya justru minum minuman keras sampai narkoba. Katanya, dengan cara itu dia bisa melupakan problematik dunia.
Meski pengidap narkoba dan demen bir, tapi sesungguhnya Kasimo bergaul cukup baik dengan lingkungan sekitarnya. Misalkan ketika kakak iparnya, Darmin, 40, sedang kerepotan mencarikan rumah tinggal karena kontrakannya habis, dia menitipkan sang mertua, Mbah Aminah, di rumah Kasimo.
Tuan rumah menerima dengan baik, dan akan menjaga sebaik-baiknya. Pokoknya Kasimo punya prinsip: menjaga amanah, sekaligus mbah Aminah.
Tapi kadang karena benturan problem di sekitarnya, karakter manusia bisa berubah. Ini dialami pula oleh Kasimo, ketika dia dalam kondisi mabuk berat. Seperti yang terjadi belum lama ini. Pulang dari mabuk-mabukan tengah malam, tiba di rumah kok melihat Mbah Aminah tidur di ruang tamu dengan rok tersingkap.
Meski sudah tua, sewaktu muda rupanya cantik juga, sehingga masih menampakkan sisa-sisa kecantikannya. Tambah-tambah setan juga mampir ke situ. Walhasil, Kasimo yang selama ini kesepian tanpa istri, tiba-tiba jadi mata gelap. Mbah Aminah yang sudah keriput itu dianggap seperti bidadari turun dari langit. “Sikat saja Bleh, “ kata setan mencoba menunggangi Kasimo demi kepentingan politiknya.
Maka Mbah Aminah yang tidur pules itu langsung dibetot rok dan celdamnya, dan terjadilah rudapaksaan yang maha dasyat. Hari berikutnya, kembali si nenek dinodai tanpa bisa melawan. Hari ke-3 begitu juga, si nenek diajak begituan. Pokknya Mbah Aminah sudah demikian lecek. Kasimo sendiri sudah lupa akan amanah yang harus dijaganya.
Hari ke-4 Kasimo hendak merudapaksa si nenek lagi. Tapi kali ini Aminah mengadakan perlawannan. Caranya langsung teriak sebelum kadung “masuk itu barang”. Kasimo terpaksa mengurungkan niatnya. Ketika tetangga berdatangan, awalnya mereka juga tak percaya. Bahkan mereka menuduh Mbah Aminah sengaja melakukan pembunuhan karakter atas nama Kasimo.
Akirnya, berkat keseriusan Mbah Aminah menyatakan pendapat di depan publik,
Kasimo diserahkan ke polisi, tanpa melaui gelar perkara dulu. Dalam pemerikaan Kasimo mengakui bahwa kejadian itu karena pengaruh alkohol dan markoba. “Saya minta maaf” ujarnya terbata-bata.
Maaf sih bisa saja, tapi proses hukum terus berlanjut. (JPNN/Gunarso TS)
Pesan Moral :
Jangan menitipkan SESUATU kepada pengangguran
Mari jadikan hidup kita lebih "BERARTI"
Karena Hidup hanya SEKALI kawan
Nb : OM bukan panastak atau panasbung atau panas2 yg lain.
OM hanyalah PENS Siluman Kepiting


Sumber :
OM TAMPAN
0
18.6K
60
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
695.3KThread•59KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya