- Beranda
- Berita dan Politik
IPW: Polri Seharusnya Sudah Bisa Menahan
...
TS
taht4ternod4
IPW: Polri Seharusnya Sudah Bisa Menahan
29 nop 16
TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta Sanusi Pane mengatakan Polri seharusnya sudah menahan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, tersangka dugaan penistaan agama. Pasalnya, kata Neta, Ahok telah melanggar ketentuan hukum karena penangguhan penahanannya itu. Jika tidak segera menahan Ahok berarti Polri telah menerapkan standar ganda dalam penegakan hukum.
“Ada pihak yang belum jelas kesalahannya, polisi langsung main tahan, sementara Ahok tidak ditahan padahal sesuai undang undang harusnya segera ditahan,” kata Neta secara tertulis, Selasa, 29 November 2016.
Neta juga menyayangkan sikap Polri yang mengistimewakan Ahok. Menurut Neta, di dalam undang-undang tertulis seorang tersangka bisa tidak ditahan dengan tiga alasan, tidak melarikan diri, tidak menghilangkan barang bukti, dan tidak mengulangi perbuatannya. Neta menilai Ahok telah mengulangi kesalahan yang sama dengan menuding bahwa para pendemo 4 November (411) mendapat bayaran dari pihak tertentu.
Saat diwawancarai oleh wartawan asing, yaitu Australian Broadcasting Corporation News (ABC News), Ahok diduga menyebut demonstran 4 November dibayar Rp 500 ribu. Atas keteleodorannya, Ahok kembali dilaporkan ke polisi. Menurut Neta, Polri menjadi kerepotan akibat ulah Ahok itu.
Atas dasar itu, Neta menyebutkan Polri seharusnya sudah bisa segera menahan Ahok. Apa yang dilakukan Ahok itu dinilai sudah masuk dalam tindakan yang mempersulit penyidik. Neta meminta Polri agar bersikap tegas pada Ahok. Jika tidak, Polri akan kerepotan menghadapi ulah Ahok lagi.
“Akibat ‘mulut’ Ahok, Polri bisa benturan dengan rakyat, yang akan terus melakukan demo menuntut agar Ahok segera ditahan,” ujar Neta.
IPW mengingatkan agar Polri tidak memasang badan untuk Ahok. Menurut dia, hanya karena persoalan Ahok aparatur Polri bisa berbenturan terus dengan rakyat. Kemudian, kasus Ahok ini juga bisa menyulut elit politik bertikai dan muncul kegaduhan.
“Solusi satu satunya adalah Polri harus segera menahan Ahok saat memeriksa kasus tudingan demo 411 menerima bayaran. Jika Ahok tidak segera ditahan gelombang protes akan terus bermunculan,” kata Neta.
Sumber https://m.tempo.co/read/news/2016/11...a-menahan-ahok
Koment ts..... Pendapat IPW sangat bagus dan patut diperhatikan
TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta Sanusi Pane mengatakan Polri seharusnya sudah menahan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, tersangka dugaan penistaan agama. Pasalnya, kata Neta, Ahok telah melanggar ketentuan hukum karena penangguhan penahanannya itu. Jika tidak segera menahan Ahok berarti Polri telah menerapkan standar ganda dalam penegakan hukum.
“Ada pihak yang belum jelas kesalahannya, polisi langsung main tahan, sementara Ahok tidak ditahan padahal sesuai undang undang harusnya segera ditahan,” kata Neta secara tertulis, Selasa, 29 November 2016.
Neta juga menyayangkan sikap Polri yang mengistimewakan Ahok. Menurut Neta, di dalam undang-undang tertulis seorang tersangka bisa tidak ditahan dengan tiga alasan, tidak melarikan diri, tidak menghilangkan barang bukti, dan tidak mengulangi perbuatannya. Neta menilai Ahok telah mengulangi kesalahan yang sama dengan menuding bahwa para pendemo 4 November (411) mendapat bayaran dari pihak tertentu.
Saat diwawancarai oleh wartawan asing, yaitu Australian Broadcasting Corporation News (ABC News), Ahok diduga menyebut demonstran 4 November dibayar Rp 500 ribu. Atas keteleodorannya, Ahok kembali dilaporkan ke polisi. Menurut Neta, Polri menjadi kerepotan akibat ulah Ahok itu.
Atas dasar itu, Neta menyebutkan Polri seharusnya sudah bisa segera menahan Ahok. Apa yang dilakukan Ahok itu dinilai sudah masuk dalam tindakan yang mempersulit penyidik. Neta meminta Polri agar bersikap tegas pada Ahok. Jika tidak, Polri akan kerepotan menghadapi ulah Ahok lagi.
“Akibat ‘mulut’ Ahok, Polri bisa benturan dengan rakyat, yang akan terus melakukan demo menuntut agar Ahok segera ditahan,” ujar Neta.
IPW mengingatkan agar Polri tidak memasang badan untuk Ahok. Menurut dia, hanya karena persoalan Ahok aparatur Polri bisa berbenturan terus dengan rakyat. Kemudian, kasus Ahok ini juga bisa menyulut elit politik bertikai dan muncul kegaduhan.
“Solusi satu satunya adalah Polri harus segera menahan Ahok saat memeriksa kasus tudingan demo 411 menerima bayaran. Jika Ahok tidak segera ditahan gelombang protes akan terus bermunculan,” kata Neta.
Sumber https://m.tempo.co/read/news/2016/11...a-menahan-ahok
Koment ts..... Pendapat IPW sangat bagus dan patut diperhatikan
Diubah oleh taht4ternod4 29-11-2016 19:44
tien212700 memberi reputasi
1
2.1K
15
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
694.9KThread•58.8KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya