Quote:
Liputan6.com, Makassar - Orangtua dan siswa melakukan penganiayaan dengan memukul wajah seorang guru SMK Negeri 2 Makassar, Sulawesi Selatan, hingga berdarah. Siswa tidak terima setelah ditegur karena tidak membawa peralatan menggambar.
Kekerasan ini terjadi di kawasan sekolah, saat jam pelajaran masih berlangsung. Berita itu mengawali Kilas Indonesia yang ditayangkan Liputan 6 Petang SCTV, Rabu (10/8/2016).
Di Cirebon, Jawa Barat, truk bermuatan furniture dari arah Jawa Tengah menuju Jakarta hilang kendali dan menerjang sebuah pick up yang tengah parkir di bahu jalan, di ruas Tol Kanci-Pejagan. Seorang penumpang truk dilarikan ke Rumah Sakit karena terluka berat.
Di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, satu orang tewas dan empat tenaga kerja asing asal Tiongkok lainnya dilarikan ke rumah sakit, setelah terjatuh dari ketinggian 15 meter akibat pengikat crane terlepas.
Kelimanya terlibat dalam pembangunan pabrik di Kabupaten Konawe. Polisi masih menyelidiki kecelakaan kerja ini.
Sementara di Jambi, ratusan penumpang terbengkalai di Bandara Sultan Thaha, Jambi, karena kedatangan dan keberangkatan pesawat Garuda Indonesia, terlambat berjam-jam. Menurut pihak maskapai, gangguan disebabkan baru beroperasinya Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.
http://tv.liputan6.com/read/2574072/...ingga-berdarah
Tak Terima Anaknya Dipukul, Orangtua Murid Balas Pukul Guru
BANGKAPOS.COM, MAKASSAR - Tak terima anaknya ditegur dan diduga dipukul oleh gurunya, Adnan Achmad (43), menganiaya guru SMK Negeri 2 Makassar, Muhammad Dahrul, Rabu (10/8/2016).
Adnan memukul bagian muka korban sehingga bersimbah darah.
Kejadian tersebut terjadi di lingkungan SMK 2 Makassar pada pukul 11.00 Wita
Usai kejadian tersebut pelaku diamankan Personil Polsek Tamalate di SMK 2 Makassar.
Informasi yang dihimpun alasan pelaku memukul korban dikarenakan tak terima anaknya dianiaya oleh pelaku saat jam sekolah.
http://bangka.tribunnews.com/2016/08...las-pukul-guru
wow jaman sekarang makin aneh saja...