metrotvnews.com
TS
MOD
metrotvnews.com
Massa Sempat Menjarah Mini Market di Penjaringan


Metrotvnews.com, Jakarta: Massa dan personel kepolisian di daerah Luar Batang, Penjaringan, Jakarta Utara, saling serang. Sekitar pukul 20.30 WIB, massa yang belum diketahui asal-usulnya itu sempat melakukan perusakan dan penjarahan mini market di kawasan tersebut.


"Itu ada pengerusakan motor dan kemudian menjarah alfamart," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono saat dikonfirmasi wartawan melalui sambungan telepon, Jumat (4/11/2016).


Awi menjelaskan, kericuhan tersebut tidak berlangsung lama. Personel kepolisian yang melakukan penjagaan di lokasi bisa mengendalikan situasi sekitar beberapa menit kemudian.


"Sudah diatasi pada pukul 21.00 WIB, massa ada sekitar tiga ratusan orang," jelas Awi.


Baca: Pedemo di Luar Batang Mengamuk


Awi menduga, massa tersebut mendapat informasi jika di Istana Negara terjadi kericuhan. Informasi tersebut membuat massa di Penjaringan ikut memanas hingga melakukan aksi perusakan.


"Itu akibat adanya informasi adanya ricuh di Istana, makannya mereka ada yang menggerakan itu, masih kita selidiki," pungkas Awi.


Sebelumnya ribuan orang berpakaian serba putih, sedari pagi hingga berita ini disusun, turun ke jalan. Mereka menuntut Basuki `Ahok` Tjahaja Purnama disanksi. Ahok dituding telah menistakan agama.


 

Sumber : http://news.metrotvnews.com/read/201...di-penjaringan

---

Kumpulan Berita Terkait UNJUK RASA :

- Plt Gubernur DKI Pastikan Kebersihan Lokasi Bekas Demonstrasi

- Massa Sempat Menjarah Mini Market di Penjaringan

- Arifin Ilham Bantah Tertembak

anasabila
anasabila memberi reputasi
1
108K
177
Berikan Komentar
Guest
Tulis komentar menarik atau mention replykgpt untuk ngobrol seru
Yuk bergabung agar dapat lebih banyak informasi yang dibagikan di Komunitas Medcom.id
Medcom.id
Medcom.id
icon
23KThread591Anggota
Terlama
Berikan Komentar
Guest
Tulis komentar menarik atau mention replykgpt untuk ngobrol seru
Ikuti KASKUS di
© 2023 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.