- Beranda
- Berita dan Politik
Kaum Hawa Korban Pencurian Celana Dalam Tak Lapor Polisi: Lucu, Malu
...
TS
congormaut
Kaum Hawa Korban Pencurian Celana Dalam Tak Lapor Polisi: Lucu, Malu
Putri Akmal - detikNews

Kasus misterius pencurian barang
berharga milik perempuan alias
celana dalam yang kini marak terjadi
di Desa Kalirejo, Kecamatan Kabat,
Banyuwangi, bikin malu para ibu
rumah tangga dan gadis yang
kecolongan. Mereka enggan melapor
ke pihak berwajib dan memilih lapor
ke saudara, sang suami dan RT
setempat.
"Cerita ke suami, sempet lapor RT.
Tapi nggak lapor polisi. Cuma celana
dalam aja kok lapor polisi. Lucu,
malu. Tapi ya kok sering (kehilangan) dan jumlahnya banyak ya?" ungkap Nur Indayani (42),warga Desa Kalirejo, Kabat, sambil tertawa ketika berbincang dengan detikcom di warung kelontong miliknya, Sabtu (29/10/2016).
Hal senada juga diucapkan oleh
Asimah (32), warga Lingkungan
Lerek, Kelurahan Gombengsari,
Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, ia
mengaku memilih bercerita ke
saudara dan suami. Ibu 3 anak itu
enggan lapor ke pihak berwajib
lantaran merasa malu.
"Nggak, cuma cerita aja ke saudara
dan suami. Mau lapor polisi malu,
ini kan seperti aib. Barang pribadi
hilang itu risih rasanya kalau
dilaporkan," imbuh Asimah.
Sementara itu Ridwan, istri Nadiroh
salah satu korban maling celana
dalam lainnya, mengaku peristiwa
hilangnya pakaian dalam wanita ini
sebenarnya sudah cukup lama
berlangsung. Namun kejadiannya
semakin meningkat dalam sebulan
belakangan. Ridwan juga tidak
menaruh kecurigaan terhadap
siapapun.
Sesekali saat sore hari menjelang
petang, ia sering mencoba mengintai
dari dalam rumah untuk menangkap
basah pelaku. Namun sayang, upaya
Ridwan selama ini belum berhasil.
Siskamling di lingkungannya juga
gencar dilakukan, tapi tetap saja
belum membuahkan hasil.
Warga khawatir maling celana dalam
yang bergentayangan ini adalah ulah
seseorang dengan perilaku seks
menyimpang (fetisisme). Selain itu
mereka juga berjaga dari keusilan
orang yang sengaja mempelajari
ilmu hitam.
"Sering saya intai dari dalam kamar,
tapi tetap aja kecolongan. Kita
berjaga mungkin ini ulah orang
perilaku aneh atau menyimpang.
Aneh tapi lucu," kata Ridwan sambil
tertawa terkekeh.
Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek
Kabat,Banyuwangi, AKP Heri
Subagyo mengakui hingga kini
pihaknya belum ada laporan terkait
peristiwa raibnya puluhan celana
dalam milik wanita. Ia juga belum
mengambil tindakan apapun tentang
keresahan tersebut.
"Mohon maaf sampai sekarang
belum ada laporan ke Polsek tentang
pencurian celana dalam,"
pungkasnya.
SUMBER AIR
lebih malu mana lapor kehilangan celana dalam apa lu kaga pakek celana dalam buk?

Kasus misterius pencurian barang
berharga milik perempuan alias
celana dalam yang kini marak terjadi
di Desa Kalirejo, Kecamatan Kabat,
Banyuwangi, bikin malu para ibu
rumah tangga dan gadis yang
kecolongan. Mereka enggan melapor
ke pihak berwajib dan memilih lapor
ke saudara, sang suami dan RT
setempat.
"Cerita ke suami, sempet lapor RT.
Tapi nggak lapor polisi. Cuma celana
dalam aja kok lapor polisi. Lucu,
malu. Tapi ya kok sering (kehilangan) dan jumlahnya banyak ya?" ungkap Nur Indayani (42),warga Desa Kalirejo, Kabat, sambil tertawa ketika berbincang dengan detikcom di warung kelontong miliknya, Sabtu (29/10/2016).
Hal senada juga diucapkan oleh
Asimah (32), warga Lingkungan
Lerek, Kelurahan Gombengsari,
Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, ia
mengaku memilih bercerita ke
saudara dan suami. Ibu 3 anak itu
enggan lapor ke pihak berwajib
lantaran merasa malu.
"Nggak, cuma cerita aja ke saudara
dan suami. Mau lapor polisi malu,
ini kan seperti aib. Barang pribadi
hilang itu risih rasanya kalau
dilaporkan," imbuh Asimah.
Sementara itu Ridwan, istri Nadiroh
salah satu korban maling celana
dalam lainnya, mengaku peristiwa
hilangnya pakaian dalam wanita ini
sebenarnya sudah cukup lama
berlangsung. Namun kejadiannya
semakin meningkat dalam sebulan
belakangan. Ridwan juga tidak
menaruh kecurigaan terhadap
siapapun.
Sesekali saat sore hari menjelang
petang, ia sering mencoba mengintai
dari dalam rumah untuk menangkap
basah pelaku. Namun sayang, upaya
Ridwan selama ini belum berhasil.
Siskamling di lingkungannya juga
gencar dilakukan, tapi tetap saja
belum membuahkan hasil.
Warga khawatir maling celana dalam
yang bergentayangan ini adalah ulah
seseorang dengan perilaku seks
menyimpang (fetisisme). Selain itu
mereka juga berjaga dari keusilan
orang yang sengaja mempelajari
ilmu hitam.
"Sering saya intai dari dalam kamar,
tapi tetap aja kecolongan. Kita
berjaga mungkin ini ulah orang
perilaku aneh atau menyimpang.
Aneh tapi lucu," kata Ridwan sambil
tertawa terkekeh.
Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek
Kabat,Banyuwangi, AKP Heri
Subagyo mengakui hingga kini
pihaknya belum ada laporan terkait
peristiwa raibnya puluhan celana
dalam milik wanita. Ia juga belum
mengambil tindakan apapun tentang
keresahan tersebut.
"Mohon maaf sampai sekarang
belum ada laporan ke Polsek tentang
pencurian celana dalam,"
pungkasnya.
SUMBER AIR
lebih malu mana lapor kehilangan celana dalam apa lu kaga pakek celana dalam buk?

Diubah oleh congormaut 29-10-2016 18:26
tien212700 memberi reputasi
1
19.1K
39
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
696.2KThread•59.5KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya