- Beranda
- Berita dan Politik
Teman Ahok: Ahok Sudah Melupakan Djarot
...
TS
kurt.cob41n
Teman Ahok: Ahok Sudah Melupakan Djarot

Metrotvnews.com, Jakarta: Teman Ahok optimistis Heru Budi Hartono mampu menghadapi serangan lawan politik. Hal tersebut adalah salah satu konsekuensi dari posisi Heru sebagai calon wakil gubernur yang digandeng Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
"Kalau pribadi enggak ada (dukungan), beliau sudah tahu konsekuensinya. Jadi harus siap diserang. Kita sudah memberikan kepercayaan penuh kepada Pak Heru. Nanti juga terbiasa," kata founder Teman Ahok Singgih Widyastomo kepada Metrotvnews.com, Selasa (31/5/2016).
Heru diharapkan konsisten dan yakin maju lewat jalur independen. Soal isu mundurnya Heru diharapkan tak memengaruhi kepercayaan diri Ahok dan Heru. "Kita harus kuat. Saya harap semua kasus tidak dipolitisasi. Hanya itu harapan kami," terang Singgih.

Founder Teman Ahok Singgih Widyastomo--Metrotvnews.com/Dian Ihsan Siregar.
Singgih mengaku tidak mengetahui detail karakter Heru. Sebab hanya sekali Teman Ahok bertemu Heru. Pertemuan digelar di kediaman Ahok. "Baru ketemu satu kali di rumah Pak Ahok. Orangnya enggak banyak omong, pribadi baik dan cerdas. Jadi sosok Pak Heru seperti melengkapi sosok Ahok. Pak Heru pendiam," paparnya.

Heru Budi Hartono--MI/Susanto.
Singgih percaya Ahok tidak akan melirik pendamping lain dalam Pilkada DKI 2017. Ahok sempat menyebut nama Wakil Gubernur DKI Jakarta saat ini, Djarot Syaiful Hidayat, yang mungkin menggantikan posisi Heru sebagai bakal calon wakil gubernur. "Ahok sudah melupakan (Djarot). Kemarin itu hanya ngomong bercanda (soal ngalah buat Pak Djarot)," terang Singgih.
Ahok memastikan Heru Budi Hartono tetap mendampinginya pada Pilkada DKI 2017. Kepada Ahok, Heru menyampaikan apa yang ia rasakan setelah ditunjuk menjadi calon wakil gubernur. "Dia bilang, 'Pak, rasanya politik ini berat juga ya'," kata Ahok menirukan ucapan Heru usai meresmikan Ruang Publik Terbuka Ramah Anak di Sawo, Jakarta Selatan, Selasa 31 Mei.
Heru mengaku sering diserang lawan politik. Sejak memutuskan maju sebagai bakal calon wakil gubernur, waktu istirahat Heru terganggu. "Lama-lama bisa tidak tidur juga nih," ujar Ahok, kembali menirukan ucapan Heru.
Ahok berharap Heru terbiasa menghadapi tekanan politik. "Namanya juga revolusi mental. Kalau revolusi belum selesai, ya pasti akan menghadapi kesulitan," ucap Ahok.
Kemarin, 30 Mei, Ahok sempat menyebut nama Djarot saat ditanya soal kabar mundurnya Heru. "Beliau (Heru) enggak ngomong mundur. Mungkin beliau mau ngalah buat Pak Djarot kali," kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin 30 Mei.
Saat ditanya alasannya, Ahok tidak langsung menjawab seperti biasanya. Suami Veronica Tan itu memperlambat cara bicara. Dia bilang, isu itu hanya kabar burung. "Enggak tahu aku, habis kalian (wartawan) gosip. Ya, saya juga gosip," kata Ahok menjawab desakan wartawan.
http://news.metrotvnews.com/read/201...lupakan-djarot
djarot coba memecah

Wagub: Suara PDIP Banyak Inginkan Ahok-Djarot
JAKARTA (Pos Kota) – Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengatakan suara di PDI Perjuangan banyak yang menginginkan pasangan Ahok-Djarot dalam Pilkada DKI 2017.
“Saya tidak mengada-ada. Suara seperti itu betul-betul ada di partai kami. Katanya paling baik pasangan Ahok-Djarot,” ujarnya saat menghadiri perayaan hari lahir Pancasila di Lapangan Monas, Jakpus, Minggu (29/5).
Menurut Djarot, selain suara yang menginginkan pasangan Ahok dan Djarot, juga suara lainnya seandainya PDIP sudah resmi berkoalisi dengan Gerindra. “Banyak juga yang menginginkan saya berpasangan dengan Pak Syafri Syamsudin, calon dari Gerindra. Ada suara seperti Syafri-Djarot, atau Djarot-Syafri, maupun Djarot-Sandi,” ungkap politisi PDIP.
Namun itu tadi masih sebatas suara yang muncul secara informal, karena PDIP sendiri hingga saat ini belum menyinggung soal nama yang bakal dijagokan sebagai pasangan Cagub dan Cawagub pada Pilkada DKI 2017. “Perlu dicatat, hingga hari ini, PDIP belum bicara soal perorangan. Jadi, saya sendiri belum tahu, siapa yang akan diusung pada pilkada nanti,” jelas mantan Walikota Blitar.
SILATURAHMI
Menurutnya, PDIP saat ini sedang gencar melakukan penguatan politik, termasuk silaturahmi dengan parpol lain. Jika ada kesamaan pandangan dengan parpol lain, maka sangat memungkinkan membentuk koalisi, supaya potensi kemenangan lebih besar. Selain itu PDIP juga terus membuka telinga berupaya mendengar suara aspirasi dari akar rumput.
Kedatangan Djarot di Monas pada pagi itu untuk menghadiri peringatan hari lahir Pancasila yang diselenggarakan oleh Kosgoro 1957 di kawasan Monas, bersamaan dengan penyelenggaraan hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) di jalan protokol tersebut. Pada kegiatan ini menampilkan pidato Pancasila Bung Karno yang secara bergiliran dibawakan oleh sejumlah tokoh seperti Adhie Massardi, Lius Sungkarisma, dan lainnya. Usai menghadiri acara tersebut, Djarot melakukan sepeda santai di Jalan MH Thamrin.
http://poskotanews.com/2016/05/29/wa...n-ahok-djarot/
0
2.5K
11
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
695.6KThread•59.2KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya