Kaskus

News

  • Beranda
  • ...
  • Pilkada
  • Melihat Anies Baswedan dan Sandiaga S Uno Cagub DKI Jakarta Dari Dekat

nandinanti13Avatar border
TS
nandinanti13
Melihat Anies Baswedan dan Sandiaga S Uno Cagub DKI Jakarta Dari Dekat
Melihat Anies Baswedan dan Sandiaga S Uno Cagub DKI Jakarta Dari Dekat

JAKARTA, INDONESIANINDUSTRY.com – Dari tiga pasangaan calon gubernur DKI yang telah memenuhi syarat pendaftaran di Komisi Pemilihan Umum DKI. Anies Baswedan dan Sandiaga S Uno (Anies-Sandi) merupakan pasangan cagub yang mendaftarkan pencalonannya di menit-menit akhir penutupan bakal calon gubernur di DKI Jakarta.

Lewat partai pengusungnya Gerindra dan PKS, melalui Prabowo Subianto, Cagub Anies-Sandi secara resmi di perkenalkan kepada publik. Pasangan tersebut di klaim berbasiskan pada visi pembangunan manusia yang lebih baik di ibukota jakarta untuk lima tahun kedepan.

Selain visi yang menarik perhatian banyak pihak, Penentuan Anies Baswedan sebagai Cagub nyata-nyata juga menyedot perhatian khalayak. Maklum, Anies selama ini dikenal bukan sebagai kader ataupun partisan dari partai politik manapun, termasuk bukan berasal dari Gerindra dan PKS.

Menurut Prabowo Subianto, mantan Menteri Pendidikan tersebut dipandang sebagai sosok yang terbaik yang ada dan bisa dipersembahkan untuk ibukota meskipun diakui bukan berasal dari kader partai pengusungnya.

Cucu dari pejuang kemerdekaan Abdurahman Baswedan ini, dikenal sebagai tokoh akademisi di Indonesia, memiliki integritas, profesional, cerdas, cakap, santun, religius dan beliau juga memiliki pengalaman panjang dalam berorganisasi. Anies juga dinilai berpengalaman dalam birokrasi, dengan menjabat Menteri Pendidikan dalam kabinet kerja jilid I pemerintahan Jokowi-JK.

Hal inilah, yang menurut Prabowo kemudian menjadi pertimbangan besar dalam penetapan Anies sebagai cagub berpasangan dengan Sandi. Khusus nama pasangan terakhir , sudah sedari awal diperkenalkan kepada masyarakat luas.

“Keduanya, baik Anies dan Sandi merupakan putra terbaik yang ada dan akan mampu membawa Jakarta kearah yang lebih baik, adil dan sejahtera.” Ucap Prabowo disaat meresmikan Cagub Anies-Sandi di kediamannya di Jakarta Selatan, Jumat (23/9).

Penetapan dan amanat ini, Buat Anies sendiri disikapi sebagai upaya dalam semangatnya melunasi janji kemerdekaan yang tercantum dalam UUD 1945.

“Menjadi Cagub DKI bukanlah sebuah cita-cita melainkan sebuah janji yang harus dilunasi, janji tersebut adalah untuk melindungi, menyejahterakan, mencerdaskan, dan membuat keadilan sosial bagi seluruh warga Jakarta khususnya dan Indonesia secara umum.” Kata Anies kepada IndonesianIndustry.com.

Selain itu, mantan ketua tim pemenangan Jokowi-JK pada Pilpres 2014 silam ini, juga menyampaikan apresiasi nya yang besar terhadap keputusan dari partai Gerindra dan PKS ini, dan berharap sikap mereka tersebut dapat menjadi contoh dalam berdemokrasi yang baik di indonesia.

“Sikap mereka (partai pengusung), sebetulnya tengah menunjukkan sebuah contoh keterbukaan dan kenegarawanan. Tambahnya.

Terlepas dari background partai-non partai, Anies yang pada tahun 2010 dinobatkan sebagai tokoh perubahan 20 orang 20 tahun kedepan versi majalah Foresight yang terbit di Jepang ini, juga memiliki konsen besar dalam membangun ibu kota yang notabenenya merupakan barometernya Indonesia. Jakarta yang lebih baik menurutnya, mesti dikerjakan secara bergotong royong, bersama sama dengan semua stake holder.
Baca Juga Indonesia-Singapura Jajaki Peluang Ekspor Agribisnis

Dirinya-pun mengakui kehadirannya bukanlah sebagai superman, melainkan sebagai super team untuk mewujudkan jakarta yang lebih baik.

Menurut penyandang gelar Ph.D ini, momentum pilkada adalah ajang festival gagasan, dimana semarak demokrasi berjalan dalam suasana yang gembira dan sejuk layaknya sebuah festival atau acara yang penuh silaturahim, dengan semangat memajukan dan jauh dari semangat demokrasi yang memecah belah.

“Kita memulai sebuah ikhtiar untuk ikut memperbaiki Jakarta. Kita ingin membuat Jakarta yang lebih baik untuk semua. Bukan sekedar kotanya yang lebih baik, tapi masyarakatnya merasa lebih bahagia,” kata Anies didampingi Sandi, pasangannya dalam pidato pertamanya di gedung KPU DKI.

Komitmen yang sama juga disampaikan oleh Cawagub Sandi , menurutnya pilkada DKI adalah sebuah momentum kegembiraan, jauh dari istilah tegang-tegangan, bukan juga seperti mau tempur-tempuran. Tapi pilkada penuh dengan nuansa kebahagiaan.

Pasangan ini berkomitmen akan menjaga semangat tersebut, sebagai wujud bahwa kita adalah bangsa yang beradab dan demokrasinya dijalankan secara terhormat.

“Kita akan menjadikan Indonesia bangga bahwa demokrasi di Jakarta ini akan menjadi showbiz, menjadi demokrasi yang ditonton bangsa-bangsa lain, menjadi festival gagasan,sebuah festival solusi dan ide-ide menarik yang bisa secara partisipatif menjadikan Jakarta semakin baik dan sejahtera,” Kata Sandi.

Duet pasangan calon professional ini pun menegaskan telah siap bekerja menunaikan tugasnya untuk mengabdikan dan membaktikan dirinya kepada masyarakat dengan memberikan solusi atas berbagai masalah yang dihadapi dan dirasakan oleh warga ibu kota Jakarta dewasa ini.

Sepak Terjang Anies-Sandi

Nama Anies Baswedan sudah tak asing lagi untuk masyarakat Indonesia. Calon Gubernur DKI ini lahir dikuningan jawa barat, 7 mei 1969, memiliki nama panjang Anies Rasyid Baswedan, dengan mengantongi gelar Ph.D, Ia merupakan Cucu dari pejuang kemerdekaan Abdurahman Baswedan dan mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia ke-26 kabinet kerja jilid I di pemerintahan Jokowi.

Anies dikenal sebagai akademisi dan aktivis gerakan Indonesia Mengajar. Beliau juga menjadi Rektor termuda yang pernah dilantik oleh sebuah perguruan tinggi di Indonesia yaitu Rektor Universitas Paramadina tahun 2007 atau tepat pada pada usia 38 tahun.

Kemampuannya berorganisasi telah diasahnya dari bangku SMP, Anies tercatat pernah menjadi Ketua OSIS se-Indonesia pada tahun 1985. Anies juga tergabung dalam organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) semasa kuliah di UGM yogyakarta. Dan Anies juga terlibat aktif dalam pembentukkan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Indonesia.

Setelah lulus dari UGM, Ia melanjutkan kuliah masternya dalam bidang keamanan internasional dan kebijakan ekonomi di School of Public Affairs, University of Maryland, College Park Amerika.

Anies melanjutkan kuliahnya dalam bidang ilmu politik di nothern Illionis University tahun 1989. Disertasinya doktoralnya dengan judul Regional Autonomy And Patterns of Democracy In Indonesia, menginvestigasi efek dari kebijakan desentralisasi terhadap daya respon dan transparansi pemerintah daerah serta partisipasi publik, menggunakan data survei dari 177 kabupaten/ kota di Indonesia mengantarkan nya lulus dengan hasiil memuaskan.
Baca Juga Mendikbud Minta Insan Perfilman Tingkatkan Percaya Diri

Anies juga merupakan aktor penting dari keberhasilan Jokowi-JK dalam memenangkan Pilpres 2014 lalu. Jokowi ketika itu mengungkapkan bahwa kehadiran Anies sangat penting dalam tim pemenangannya. Bagi Jokowi, Anies adalah sosok muda yang inspiratif dan dekat dengan kaum muda. Karena alasan tersebut Anies diminta untuk membantu dirinya dan JK dengan menjadi Juru Bicaranya.

Dalam kacamata Anies Baswedan, diolah dari berbagai sumber, Republik ini dibangun dengan ikatan janji, ia menyebutnya Janji Kemerdekaan. Janji kemerdekaan itu diantaranya janji perlindungan, kesejahteraan, pencerdasan dan peran global pada setiap anak bangsa.

Menurutnya masih banyak masyarakat yang belum dilunasi janji kemerdekaannya. Baginya pelunasan janji itu tidak hanya tanggung jawab konstitusional negara dan pemerintah, melainkan tanggung jawab moral setiap anak bangsa yang telah mendapat pelunasan janji yakni telah terlindungi, tersejahterakan, dan tercerdaskan. Untuk melunasi janji kemerdekaan tersebut, maka Anies Baswedan bersama-sama dengan Sandi bersedia turun tangan untuk berbuat bagi masyarakat Ibu kota yang lebih baik lagi.

Pasangan Cagub DKI Anies Baswedan ialah Sandiaga Salahuddin Uno, pria kelahiran Rumbai, Pekan baru 1969 ini merupakan Ikon pengusaha muda sukses di Indonesia.

Sandi juga sukses dalam akademisinya, Ia adalah lulusan dengan predikat summa cum laude dari Wichita State University, Amerika Serikat. Sandi melanjutkan pendidikan formil nya di George Washington University juga dengan dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) yang tinggi yaitu 4,00.

Sandi ternyata sempat menjadi seorang pengangguran ketika perusahaan yang mempekerjakannya jatuh bangkrut. Namun, Sandi kemudian bangkit dengan berlandaskan semangat , optimisme tinggi serta keberanian dalam memandang masa depan. Atas itu, Sandi dapat meraih kesuksesannya dalam dunia usaha.

Menurutnya, selain kerja keras, tekun, disiplin, amanah atau menjaga baik kepercayaan, untuk meraih kesuksesan, sesorang harus juga memiliki kompetensi, kapasitas dan kapabilitas yang memadai untuk mencapai kesuksesan.

Sandi Uno pernah tercatat sebagai orang terkaya ke-37 di Indonesia menurut majalah Forbes Tahun 2011, dengan total kekayaan US$ 660 juta.

Sandi Uno juga matang dalam berorganisasi, Ia pernah menjabat sebagai ketua umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI). Dan Sandi juga tercatat sebagai Ketua Komite Tetap Bidang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) sejak 2004 lalu.

Sejak 10 Juni 2015, Sandi resmi menyatakan mundur dari jabatannya sebagai Direktur Utama PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG). Perusahaan yang dia rintis dan yang turut membesarkan namanya.

Sandi juga tercatat melepaskan berbagai jabatan di beberapa perusahaan lain miliknya. Hal itu dilakukan, agar Sandi dapat fokus pada tugas barunya sebagai kader partai Gerindra dan Cawagub DKI Jakarta 2017 mendampingi Anies Baswedan. ( Nandi Nanti )
sources ; http://indonesianindustry.com/meliha...rta-dari-dekat
Diubah oleh nandinanti13 24-09-2016 16:09
anasabilaAvatar border
anasabila memberi reputasi
1
14.8K
24
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Pilkada
Pilkada
KASKUS Official
5.3KThread681Anggota
Urutkan
Terlama
Thread Digembok
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.